Susunan Acara Ngunduh Mantu: Rundown 2-3 Jam untuk Keluarga Pihak Pria
Susunan acara ngunduh mantu dalam tabel menit: versi adat Jawa, islami sederhana, dan resepsi modern di rumah, plus pembagian tugas panitia pihak pria.

Daftar isi(10)
- Susunan acara ngunduh mantu dalam satu tabel
- Versi formal adat Jawa
- Versi islami yang sederhana
- Versi resepsi modern di rumah
- Di rumah atau di gedung?
- Pembagian tugas panitia pihak pria
- Apakah di Sunda disebut mulung mantu?
- Yang masuk undangan
- Undangan ngunduh mantu di Swanvara
- Langkah berikutnya di Swanvara
Susunan acara ngunduh mantu biasanya berjalan dua sampai tiga jam, dari menyambut rombongan keluarga mempelai wanita sampai jamuan dan foto bersama. Keluarga pihak pria yang menjadi tuan rumah, dan banyak yang mengurusnya sendiri tanpa WO.
Bayangkan Minggu pagi di halaman rumah ayah mempelai pria. Tenda sudah berdiri, kursi sudah berjajar, dan sepupu yang ditunjuk jadi MC memegang selembar kertas sambil bertanya untuk ketiga kalinya, "Rombongan dari Solo itu tiba jam berapa, dan sungkemannya sebelum atau sesudah sambutan?" Tidak ada yang yakin. Rundown di kepala tiap orang ternyata berbeda. Tulisan ini membantu kalian menyamakannya, dengan tiga versi yang bisa disesuaikan.
Isinya kebiasaan yang lazim, bukan aturan baku. Ngunduh mantu berangkat dari adat Jawa dan kini digelar juga oleh keluarga dari daerah lain, jadi keluarga kalian atau pranatacaranya mungkin punya urutan sendiri. Kalau begitu, ikuti urutan itu. Untuk perbedaan acara ini dengan resepsi utama, lihat perbedaan ngunduh mantu dan resepsi.
Susunan acara ngunduh mantu dalam satu tabel
Tabel ini memakai kerangka yang paling umum dan bisa dipotong atau diperpanjang. Anggap menitnya sebagai perkiraan.
| Segmen | Perkiraan menit | Siapa yang memimpin |
|---|---|---|
| Rombongan keluarga wanita tiba, dipersilakan duduk | 15 | Penerima tamu dan penghubung rombongan |
| Pembukaan dan salam | 5 | MC atau pranatacara |
| Penyambutan pengantin | 15 | MC, diiringi musik atau gending |
| Sambutan dua keluarga | 15 | Wakil keluarga pria dan wakil keluarga wanita |
| Sungkeman atau memohon restu | 10 | Kedua pengantin |
| Doa | 5-10 | Sesepuh atau tokoh agama |
| Jamuan makan | 45-60 | Semua tamu |
| Foto bersama keluarga dan tamu | 20-30 | Dokumentasi, MC mengarahkan |
| Penutup | 5 | MC |
Totalnya sekitar 135 sampai 165 menit. Jamuan paling banyak memakan waktu, dan di bagian itulah acara paling mudah molor, jadi taruh foto keluarga inti sebelum makan kalau tamu banyak yang harus pulang cepat.
Teks yang diucapkan MC di tiap segmen ada di teks MC resepsi pernikahan. Untuk kata-kata sambutan dari wakil keluarga, contoh sambutan pernikahan wakil keluarga bisa jadi bahan.
Versi formal adat Jawa
Versi ini dipakai keluarga yang masih menjalankan urutan adat dan biasanya dipandu pranatacara. Lebih lama, lebih tertata, dan setiap bagian punya pelaku yang jelas.
| Segmen | Perkiraan menit | Siapa yang memimpin |
|---|---|---|
| Rombongan tiba, tamu dipersilakan duduk | 20 | Among tamu |
| Pembukaan | 5 | Pranatacara |
| Penyambutan pengantin dengan gending | 15 | Pranatacara, pemusik atau pemutar musik |
| Imbal wicara atau penyerahan dan penerimaan | 15 | Wakil keluarga wanita dan wakil keluarga pria |
| Sungkeman kepada orang tua pria | 10 | Kedua pengantin |
| Orang tua mempelai wanita dipersilakan duduk | 5 | Pranatacara, dibantu among tamu |
| Doa | 10 | Sesepuh atau tokoh agama |
| Jamuan | 45 | Semua tamu |
| Foto bersama | 20 | Dokumentasi |
Beberapa catatan untuk tabel ini:
- Imbal wicara adalah dialog tertata antara dua wakil keluarga. Yang satu menyampaikan bahwa putri mereka diantar untuk diterima di keluarga pria, yang lain menjawab bahwa ia diterima dengan tangan terbuka. Sebagian keluarga menyebut bagian yang serupa pasrah tampi, yaitu penyerahan dan penerimaan pengantin. Bahasanya bisa Jawa krama, Indonesia, atau campuran, sesuai pranatacara dan tamunya.
- Sungkeman di ngunduh mantu biasanya ditujukan kepada orang tua mempelai pria, karena pengantin wanita sedang diterima di keluarga itu. Orang tuanya sendiri sudah ia sungkemi di acara sebelumnya.
- Orang tua mempelai wanita dipersilakan duduk di tempat yang terhormat, biasanya berdampingan dengan besan. Di sebagian keluarga Jawa, bagian ini disebut mapag besan, yaitu menjemput besan untuk duduk di depan. Siapkan kursi dan penunjuk jalan sejak awal supaya tidak ada yang kebingungan di depan tamu.
- Gending yang dipilih mengikuti kebiasaan keluarga dan pranatacara. Tanyakan langsung, jangan menebak.
- Sebagian keluarga juga mengulang panggih dalam versi singkat. Kalau itu rencana kalian, tambahkan 10 sampai 15 menit dan bicarakan dengan juru rias. Urutan lengkap adat Jawa dibahas di urutan upacara pernikahan adat Jawa.
Versi islami yang sederhana
Untuk keluarga yang ingin acaranya lebih ringkas dan khidmat, tanpa rangkaian adat.
| Segmen | Perkiraan menit | Siapa yang memimpin |
|---|---|---|
| Pembukaan dan salam | 5 | MC |
| Tilawah Al-Qur'an | 7 | Qari atau anggota keluarga |
| Sambutan keluarga pria sebagai tuan rumah | 7 | Ayah atau wakil keluarga |
| Sambutan wakil keluarga wanita | 5 | Wakil keluarga wanita |
| Doa | 5 | Ustaz atau tokoh yang dituakan |
| Jamuan makan | 45-60 | Semua tamu |
| Foto bersama | 20-30 | Dokumentasi |
Totalnya sekitar dua jam. Karena pengantin sudah menikah, tidak ada akad di sini. Fokusnya syukur dan doa bersama keluarga besar, lalu makan. Kalau ingin ada tausiyah singkat, taruh sebelum doa dan batasi sampai 10 menit supaya jamuan tidak mundur.
Versi resepsi modern di rumah
Pola ini lebih longgar: tamu datang kapan saja dalam rentang jam yang ditentukan, dan acara intinya hanya beberapa menit.
| Segmen | Perkiraan menit | Siapa yang memimpin |
|---|---|---|
| Tamu datang, welcome drink, buku tamu | 30 | Penerima tamu |
| Pengantin masuk dan sambutan singkat | 15 | MC, ayah mempelai pria |
| Foto keluarga besar | 15 | Dokumentasi |
| Makan prasmanan | 60 | Konsumsi |
| Foto dengan tamu, hiburan akustik | 30 | MC, pemusik |
| Penutup | 5 | MC |
Versi ini paling cocok untuk lingkaran tamu yang santai, seperti teman sekolah, tetangga, dan rekan kerja ayah. Karena tamu datang bergiliran, rundown-nya lebih berfungsi sebagai pegangan panitia daripada jadwal yang diumumkan.
Di rumah atau di gedung?
Banyak ngunduh mantu digelar di rumah orang tua mempelai pria, terutama di kota kecil atau kampung. Pilihan tempat ikut menentukan rundown.
| Pertimbangan | Di rumah | Di gedung |
|---|---|---|
| Suasana | Akrab, tetangga ikut membantu | Lebih rapi, durasi tegas |
| Persiapan | Tenda atau tarub, kursi, dapur, parkir sendiri | Sebagian besar disediakan pengelola |
| Rundown | Lebih lentur, bisa molor | Terikat jam sewa |
| Tamu | Cocok untuk lingkaran yang akrab | Cocok untuk jumlah tamu yang besar |
| Hal yang perlu diurus | Izin lingkungan, tenda, listrik | Kontrak sewa dan batas jam |
Kalau acaranya di rumah dan tamunya banyak, cek izin hajatan pernikahan di rumah dan undangan digital untuk pernikahan di rumah. Kalau di gedung, pastikan rundown selesai 15 menit sebelum jam sewa habis.
Pembagian tugas panitia pihak pria
Karena keluarga pria menjadi tuan rumah, merekalah yang menyiapkan semuanya. Tanpa WO, tugas yang tidak tertulis akan jatuh ke orang yang sama. Berikut pembagian yang khusus untuk ngunduh mantu. Untuk peran panitia pernikahan secara umum, lihat susunan panitia pernikahan.
| Peran | Tugas utama | Sebaiknya dipegang oleh |
|---|---|---|
| Koordinator keluarga | Satu pintu keputusan, memegang rundown | Kakak atau paman mempelai pria |
| MC atau pranatacara | Memandu acara sesuai rundown | Orang yang dikenal tamu dan fasih adat |
| Penghubung rombongan keluarga wanita | Menanyakan jumlah dan jam tiba, mengarahkan parkir dan tempat duduk | Sepupu yang kenal keluarga wanita |
| Among tamu | Menyambut dan mengantar tamu ke kursi | Tiga sampai lima kerabat muda |
| Konsumsi | Menghitung porsi, mengatur giliran makan | Bibi atau tetangga yang biasa mengurus hajatan |
| Dokumentasi | Foto keluarga, foto pengantin, video singkat | Fotografer atau kerabat yang membawa kamera |
| Pendamping pengantin wanita | Menemani menantu baru di keluarga yang baru ia kenal | Kakak atau adik perempuan mempelai pria |
Peran terakhir sering terlupa. Pengantin wanita berada di rumah yang belum akrab dengannya, dan satu orang yang menemaninya sepanjang acara besar sekali artinya. Soal mengatur rombongan yang datang bersama, mengatur rombongan keluarga pengantin membahas jam berangkat, bus, dan titik kumpul.
Apakah di Sunda disebut mulung mantu?
Di sebagian keluarga Sunda, acara yang serupa dikenal dengan nama mulung mantu, meski banyak keluarga Sunda tetap menyebutnya ngunduh mantu. Istilah dan urutannya bisa berbeda antardaerah dan antarkeluarga, jadi anggap tabel umum di atas sebagai kerangka, bukan salinan. Versi adat Jawa juga jangan dipindahkan begitu saja ke acara adat Sunda. Tanyakan ke sesepuh keluarga sebelum menyusun rundown, dan ganti nama acaranya di undangan sesuai yang dipakai keluarga kalian.
Yang masuk undangan
Rundown menit per menit untuk panitia, ringkasannya untuk tamu. Di undangan cukup:
- nama acara (misalnya "Ngunduh Mantu" atau "Resepsi Pihak Mempelai Pria"),
- tanggal dan jam mulai, dengan jam selesai kalau jelas,
- alamat lengkap dengan link peta,
- nama orang tua yang mengundang.
Jam kedatangan rombongan keluarga wanita, urutan sungkeman, dan nama gending tidak perlu masuk. Itu bahan MC, bukan tamu. Kalau ada dress code, sebut singkat. Kata-kata undangannya sendiri dibahas di kata-kata undangan ngunduh mantu.
Undangan ngunduh mantu di Swanvara
Ngunduh mantu punya daftar tamu yang berbeda dari resepsi utama, jadi acara ini sebaiknya punya undangan sendiri. Di Swanvara, link personal hanya mengubah sapaan, dan semua tamu melihat isi yang sama. Karena itu, dua kelompok tamu yang hampir tidak beririsan butuh dua undangan, masing-masing dibayar terpisah.
Beberapa bagian form-nya berguna untuk acara ini:
- Setiap blok acara bisa diberi nama sendiri lewat pilihan "Lainnya" atau nama resepsi sendiri, lengkap dengan jam mulai dan selesai, tempat, dan link peta. Kalian bisa memakai satu blok untuk "Ngunduh Mantu", atau dua blok untuk penyambutan dan jamuan.
- Nama orang tua mempelai pria bisa ditulis di baris "Keterangan singkat" di bawah nama kalian.
- Tamu yang diundang bisa mengonfirmasi kehadiran dari link personalnya.
Tiga template cocok untuk keluarga Jawa:
- Janur cocok untuk hajatan di rumah dengan tarub. Undangan dibuka dari gerbang janur dengan papan "Selamat Datang di Pernikahan", lalu tamu berjalan di bawah tarub dengan setiap acara sebagai papan penunjuk arah. Nama acara yang kalian tulis tampil di papan itu.
- Kirab cocok hanya kalau pengantin benar-benar diarak dengan kereta. Temanya kereta pengantin, dengan lampu kereta untuk setiap acara. Kalau keluarga kalian tidak menyiapkan kereta kuda, misalnya kirabnya hanya berjalan kaki di belakang cucuk lampah, pilih yang lain.
- Jati cocok untuk keluarga Jawa Tengah, terutama yang dekat dengan Jepara: panel ukir jati yang diterangi pelita, dengan cahaya yang berpindah dari malam sampai pagi.
Semuanya ada di galeri template, dan ketiganya tersedia di semua paket.
Langkah berikutnya di Swanvara
Tentukan dulu versi rundown yang kalian pakai dan tulis jam kedatangan serta tempatnya. Setelah itu buka galeri template dan pilih satu yang cocok dengan suasana acara. Isi form-nya, termasuk nama acara dan keterangan orang tua, lalu lihat preview-nya di ponsel. Kalian baru membayar saat siap menerbitkan. Harga paketnya ada di halaman harga, mulai Rp 99rb per undangan.
Setelah terbit, tambahkan tamu dari pihak keluarga pria satu per satu atau tempel daftar namanya, lalu kirim link personal lewat tombol "Kirim via WhatsApp" di dashboard. Untuk rombongan keluarga wanita yang sudah kalian kenal, kirim juga link personal supaya mereka bisa mengonfirmasi jumlah yang datang.
Template
Template yang dibahas di artikel ini
Buka halamannya untuk melihat contoh lengkap dan detail desainnya.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
- Berapa lama acara ngunduh mantu biasanya berlangsung?
- Kebanyakan dua sampai tiga jam, dari rombongan keluarga mempelai wanita tiba sampai foto bersama. Versi adat Jawa yang lengkap memakan waktu sekitar dua setengah jam, versi islami yang sederhana sekitar dua jam, dan resepsi modern di rumah bisa dua setengah sampai tiga jam karena tamu datang bergiliran.
- Bagaimana urutan acara ngunduh mantu adat Jawa?
- Umumnya rombongan keluarga wanita disambut dan dipersilakan duduk, MC atau pranatacara membuka, pengantin disambut dengan gending, lalu dua wakil keluarga berbicara lewat imbal wicara atau pasrah tampi (penyerahan dan penerimaan). Sesudahnya pengantin sungkem kepada orang tua pria, orang tua wanita dipersilakan duduk, lalu doa, jamuan, dan foto. Urutan ini berbeda dari keluarga ke keluarga, jadi tanyakan ke sesepuh atau pranatacara yang kalian pilih.
- Siapa yang menjadi tuan rumah dan menyusun acara ngunduh mantu?
- Keluarga mempelai pria. Orang tua atau wakil keluarga biasanya menunjuk satu koordinator, satu MC, dan beberapa orang yang mengurus rombongan tamu, konsumsi, dan dokumentasi. Banyak keluarga menjalankannya tanpa WO dengan pembagian tugas yang tertulis.
- Apakah ngunduh mantu perlu undangan digital sendiri?
- Sebaiknya ya kalau tamunya berbeda dari resepsi utama. Di Swanvara, link personal hanya mengubah sapaan, dan semua tamu melihat isi yang sama, jadi daftar tamu yang berlainan butuh undangan terpisah, dibayar terpisah. Form-nya bisa diisi dan dilihat preview-nya dulu, dan pembayaran baru di langkah terakhir sebelum terbit.
- Apakah ngunduh mantu sama dengan mulung mantu?
- Di sebagian keluarga Sunda, acara serupa disebut mulung mantu, meski banyak juga yang tetap menyebutnya ngunduh mantu. Namanya dan urutannya mengikuti kebiasaan setempat, jadi tanyakan ke sesepuh keluarga sebelum menyalin rundown dari tempat lain.
Baca juga
Langkah berikutnyaCara Membuat Undangan Digital untuk Pernikahan (Panduan Lengkap)Panduan membuat undangan pernikahan digital: pilih template, isi data dan foto, pilih alamat, bayar di akhir, lalu kirim link pribadi ke tiap tamu.Kata-kata
Kata-Kata Undangan Ngunduh Mantu: Contoh dari Orang Tua Pria
Contoh kata-kata undangan ngunduh mantu dari orang tua mempelai pria: formal, islami, bernuansa Jawa, versi WhatsApp, plus cara menyebut akad yang sudah berlangsung.
Etiket
Urutan Prosesi Pernikahan Adat Jawa: dari Pasang Tarub sampai Sungkeman, dan Mana yang Masuk Undangan
Urutan prosesi pernikahan adat Jawa dari pasang tarub sampai sungkeman, siapa yang hadir di tiap prosesi, dan mana yang ditulis di undangan digital.
Etiket
Lamaran Adat Jawa: Urutan dari Nontoni sampai Menentukan Tanggal, dan Mana yang Perlu Undangan
Urutan lamaran adat Jawa: nontoni, nakokake atau nembung, lamaran resmi, paningsetan, lalu menentukan tanggal. Siapa yang hadir dan mana yang perlu undangan.


