Kata-Kata Undangan Walimatussafar: Contoh untuk Haji dan Umroh
Contoh kata-kata undangan walimatussafar haji dan umroh: versi keluarga, warga RT, majelis taklim, dari anak, grup WhatsApp, dan pesan pribadi untuk sesepuh.

Kata-kata undangan walimatussafar adalah teks yang mengundang keluarga, tetangga, dan jamaah untuk hadir dalam doa bersama sebelum seseorang berangkat haji atau umroh. Undangan ini sekaligus menjadi pamitan dan permohonan maaf dari yang akan berangkat.
Di bawah ada contoh untuk tujuh keadaan: undangan resmi dari keluarga, versi untuk warga RT, versi pengajian, undangan dari anak atas nama orang tua, walimatussafar umroh, pesan singkat untuk grup WhatsApp, dan pesan pribadi untuk sesepuh. Pilih yang paling dekat dengan keadaanmu, ganti isi kurung sikunya, lalu baca ulang sekali sebelum dikirim.
Yang biasanya ada di undangan walimatussafar
Susunannya mirip undangan pengajian, dengan dua tambahan yang membuatnya khas: pamitan dan permohonan maaf.
- Salam pembuka lengkap. "Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh". Di undangan tertulis, jangan disingkat.
- Maksud acara. Sebut siapa yang akan berangkat dan ke mana: "insya Allah akan menunaikan ibadah haji tahun [tahun] H". Tamu langsung tahu ini acara pamitan haji, bukan syukuran biasa.
- Waktu dan tempat. Hari, tanggal, jam dalam angka, alamat, dan satu patokan. Kalau acaranya ba'da Isya, tetap tulis perkiraan jamnya.
- Pengisi tausiyah. Nama ustadz atau kiai yang memberi tausiyah dan memimpin doa, kalau sudah pasti.
- Pamitan dan maaf. Satu kalimat yang hampir selalu ada di walimatussafar, dibahas di bawah.
- Permohonan doa. Yang diminta dari tamu terutama doanya, bukan sekadar kehadiran.
- Salam penutup dan nama pengundang. "Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh", lalu nama keluarga.
Pamitan dan permohonan maaf
Perjalanan haji panjang dan melelahkan, dan sudah jadi kebiasaan untuk berangkat setelah urusan dengan sesama diselesaikan, termasuk saling memaafkan. Karena itu kalimat maaf di undangan walimatussafar bukan basa-basi. Bentuk yang lazim:
Sekaligus kami berpamitan dan memohon maaf lahir dan batin atas segala salah dan khilaf, yang disengaja maupun tidak.
Kalau yang berangkat ingin bicara sendiri, ganti subjeknya: "Saya pamit, dan mohon dimaafkan atas segala salah dan khilaf selama ini." Kalimat orang pertama seperti ini terasa lebih menyentuh di pesan pribadi.
Doa yang lazim ditulis
Untuk haji, harapan yang paling sering ditulis berbunyi "semoga menjadi haji yang mabrur". Sebagian keluarga menambahkan doa dalam transliterasi Arab, misalnya "hajjan mabruran wa sa'yan masykuran wa dzanban maghfuran". Ejaan latinnya berbeda-beda di tiap sumber, jadi kalau ingin menulisnya, cocokkan dulu dengan ustadz yang mengisi atau buku manasik yang kamu pegang.
Untuk umroh, harapannya biasanya "semoga umrohnya maqbul" atau "umroh yang mabrur". Tulisan "umrah" dan "umroh" sama-sama dipakai. Pilih satu dan pakai konsisten dari awal sampai akhir.
Nada menurut siapa yang mengundang
| Pengundang | Nada | Contoh pembuka |
|---|---|---|
| Keluarga yang akan berangkat | Khidmat dan resmi, memohon doa restu | "Dengan memohon rahmat Allah, insya Allah kami akan menunaikan ibadah haji tahun [tahun] H." |
| Pengurus RT atau warga | Akrab, seperti kabar dari tetangga | "Bapak/Ibu warga RT [nomor], tetangga kita Bapak [Nama] dan Ibu [Nama] insya Allah berangkat haji bulan depan." |
| Majelis taklim | Teduh, antarjamaah | "Ibu-ibu jamaah yang dirahmati Allah, salah satu jamaah kita insya Allah akan berangkat ke Tanah Suci." |
| Anak atas nama orang tua | Hormat, penuh bakti | "Kami, putra-putri dari Bapak [Nama] dan Ibu [Nama], mengundang Bapak/Ibu..." |
| Keluarga yang berangkat umroh | Sederhana, lebih kecil skalanya | "Insya Allah pekan depan kami berangkat umroh, dan sebelum itu kami ingin berpamitan." |
| Pesan pribadi ke sesepuh | Rendah hati, memohon doa dan nasihat | "Assalamu'alaikum, Pak Kiai. Saya [Nama], insya Allah berangkat haji tanggal [tanggal]." |
Perbedaan terbesarnya ada pada siapa yang bicara. Keluarga dan anak memakai "kami" yang memohon. Pengurus RT dan majelis memakai "kita", karena yang berangkat bagian dari kelompok itu sendiri.
Contoh undangan walimatussafar resmi dari keluarga
Untuk undangan yang dikirim ke kerabat, rekan kerja, dan kenalan yang lebih luas.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Dengan memohon rahmat dan ridha Allah, insya Allah kami akan menunaikan ibadah haji tahun [tahun] H / [tahun] M. Sebelum berangkat, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dalam walimatussafar dan doa bersama pada:
Hari, tanggal: [hari], [tanggal]
Waktu: pukul [jam mulai] sampai [jam selesai] WIB
Tempat: [alamat lengkap], dekat [patokan]
Tausiyah dan doa: Ustadz [Nama]Sekaligus kami berpamitan dan memohon maaf lahir dan batin atas segala salah dan khilaf. Mohon doa Bapak/Ibu agar perjalanan kami dimudahkan dan kami kembali sebagai haji yang mabrur.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
[Nama Suami] dan [Nama Istri]
beserta keluarga
Kalau yang berangkat hanya satu orang, ubah "kami akan menunaikan" menjadi "[Nama] akan menunaikan", lalu yang menandatangani keluarganya.
Versi untuk tetangga dan warga RT
Di banyak kampung, walimatussafar jadi acara warga. Pengurus RT atau masjid yang mengumumkan, tuan rumah yang menyiapkan tempat.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Bapak/Ibu warga RT [nomor] RW [nomor] yang dirahmati Allah. Tetangga kita, Bapak [Nama] dan Ibu [Nama], insya Allah akan berangkat menunaikan ibadah haji. Keluarga mengundang kita semua untuk hadir dalam walimatussafar pada:
[hari], [tanggal], ba'da Isya (sekitar pukul [jam] WIB)
Di kediaman beliau, [alamat], dekat [patokan]Mari kita hadir untuk mendoakan keselamatan beliau berdua di perjalanan dan di Tanah Suci.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pengurus RT [nomor]
Kalau rumahnya sempit dan acara digelar di mushala atau masjid terdekat, sebut itu dengan jelas. Tamu yang hafal alamat tuan rumah akan langsung ke sana kalau tidak diberi tahu.
Versi pengajian atau majelis taklim
Kalau yang berangkat aktif di majelis taklim, jamaahnya sering ingin mendoakan secara khusus, kadang di pertemuan rutin, kadang di acara tersendiri.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ibu-ibu jamaah Majelis Taklim [Nama] yang dirahmati Allah. Alhamdulillah, Ibu [Nama], jamaah kita, insya Allah akan berangkat haji bersama suaminya pada [bulan] ini. Pada pertemuan pekan ini kita akan mengadakan doa bersama untuk beliau:
[hari], [tanggal], pukul [jam] WIB
[nama masjid atau rumah], [alamat]
Tausiyah: Ustadzah [Nama]Semoga beliau diberi kesehatan selama di Tanah Suci dan kembali sebagai hajjah yang mabrurah.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Pengurus Majelis Taklim [Nama]
Contoh pengajian untuk hajat lain ada di kata-kata undangan pengajian.
Dari anak, atas nama orang tua yang berangkat
Sering orang tua yang akan berangkat sudah sepuh, dan anak-anaknya yang mengurus undangan. Nadanya bakti: anak mengundang supaya orang tuanya didoakan.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Alhamdulillah, dengan izin Allah, orang tua kami
Bapak [Nama Ayah] dan Ibu [Nama Ibu]
insya Allah akan menunaikan ibadah haji tahun [tahun] H.Kami, putra-putri beliau, mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dalam walimatussafar dan doa bersama pada:
[hari], [tanggal]
Pukul [jam] WIB
[alamat lengkap]Atas nama orang tua kami, kami menyampaikan pamitan beliau dan permohonan maaf atas segala salah dan khilaf. Mohon doakan agar Bapak dan Ibu diberi kesehatan dan kembali sebagai haji yang mabrur.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Putra-putri Bapak [Nama Ayah] dan Ibu [Nama Ibu]
Satu hal kecil: nama orang tua yang akan berangkat ditulis tanpa H. atau Hj. Menurut kebiasaan yang umum, gelar itu baru dipakai setelah mereka pulang. Kakek, nenek, atau paman yang sudah berhaji tentu boleh ditulis dengan gelarnya.
Walimatussafar untuk umroh
Tidak semua keluarga mengadakan walimatussafar untuk umroh. Banyak yang cukup berpamitan dari rumah ke rumah. Kalau kamu ingin mengadakannya, biasanya skalanya kecil: keluarga dekat dan tetangga kanan kiri.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Insya Allah pada [tanggal keberangkatan] kami sekeluarga akan berangkat umroh. Sebelum berangkat, kami ingin berpamitan dan memohon doa dalam acara doa bersama sederhana di rumah:
[hari], [tanggal], ba'da Maghrib (sekitar pukul [jam] WIB)
[alamat]Kami mohon maaf atas segala salah dan khilaf. Semoga umroh kami maqbul dan kami kembali dengan selamat.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Keluarga [Nama]
Versi singkat untuk grup WhatsApp
Di grup, baris pertama yang paling dibaca. Taruh inti acaranya di sana.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Insya Allah Bapak dan Ibu kami berangkat haji tanggal [tanggal]. Walimatussafar dan doa bersama [hari], [tanggal], pukul [jam] di rumah, [alamat singkat]. Mohon doa dan kehadirannya, serta maafkan segala salah kami.
Assalamu'alaikum, Bapak/Ibu warga RT [nomor]. Walimatussafar Bapak [Nama] dan Ibu [Nama] malam [hari] ini ba'da Isya di rumah beliau. Mari kita doakan bersama. Jazakumullah khairan.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Kami sekeluarga pamit umroh [tanggal]. Doa bersama kecil di rumah [hari] ba'da Maghrib, detail dan petanya di sini: [tautan undangan]. Mohon maaf lahir batin, mohon doanya.
Pesan pribadi untuk sesepuh, memohon doa
Untuk kiai, guru ngaji, atau kerabat tua yang sudah berhaji, pesan grup kurang pantas. Datangi langsung kalau bisa. Kalau jaraknya jauh, kirim pesan pribadi seperti ini, dan kalau sempat, telepon setelahnya.
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Pak Kiai.
Saya [Nama], [hubungan atau keterangan singkat, misalnya "putra Bapak [Nama] dari [tempat]"]. Alhamdulillah, insya Allah saya dan istri berangkat haji tanggal [tanggal] bersama kloter [nomor kloter].
Sebelum berangkat, saya ingin mohon doa dan nasihat dari Bapak. Saya juga mohon maaf kalau selama ini ada salah dan khilaf. Kalau Bapak berkenan, kami mengadakan walimatussafar di rumah pada [hari], [tanggal], pukul [jam].
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ganti "Pak Kiai" dengan sapaan yang biasa kamu pakai untuk beliau: Pak Haji, Bu Hajjah, Uwak, Eyang. Sapaan yang biasa dipakai sehari-hari terasa lebih tulus daripada yang dicari-cari.
Hal kecil yang sering terlewat
- Jadwal keberangkatan belum pasti. Jangan tulis tanggal keberangkatan di undangan sebelum jadwal resminya keluar (jadwal kloter untuk haji reguler, jadwal dari travel untuk haji khusus dan umroh). Kalau belum pasti, cukup tulis "tahun [tahun] H" atau bulannya.
- Jam hanya ditulis ba'da Isya. Tamu yang tidak salat berjamaah di masjid dekat rumah jadi menebak. Tambahkan angkanya.
- Nama ustadz ditulis sebelum dikonfirmasi. Kalau pengisinya belum pasti, tulis "tausiyah dan doa bersama" saja.
- Lupa pamitan ke yang tidak diundang. Tetangga yang tidak sempat diundang tetap baik didatangi sebentar untuk pamit. Di banyak kampung, kunjungan singkat itu sering lebih diingat orang daripada acaranya.
Sepulang dari Tanah Suci, banyak keluarga mengadakan syukuran. Contoh teks undangannya ada di kata-kata undangan syukuran, dan untuk ucapan yang kamu kirim ke kerabat yang baru pulang, lihat ucapan selamat pulang haji dan umroh.
Membuatnya di Swanvara
Untuk walimatussafar di tingkat RT, pesan WhatsApp biasanya sudah cukup. Halaman undangan lebih berguna kalau tamunya datang dari banyak tempat, perlu peta, dan kamu ingin tahu berapa orang yang akan hadir supaya hidangannya pas. Langkah teknisnya kami bahas di cara membuat undangan walimatussafar digital.
Perlu kami sampaikan terus terang: form di Swanvara dirancang untuk pernikahan, dan form yang sama dipakai untuk semua jenis acara. Tidak ada mode khusus walimatussafar. Bagian nama punya dua kolom berlabel Mempelai Pria dan Mempelai Wanita, keduanya wajib, dan masing-masing meminta satu foto. Untuk suami istri yang berangkat bersama, dua kolom ini pas diisi nama keduanya, lalu kamu pilih siapa yang tampil duluan. Kalau yang berangkat hanya satu orang, kolom kedua tetap harus diisi, dan hasilnya memang kurang wajar. Lebih baik kamu tahu itu sebelum membayar. Fotonya tidak harus potret: sajadah, tasbih, atau sudut rumah juga bisa. Form juga mewajibkan satu foto sampul.
Bagian acara punya tepat dua blok, masing-masing dengan tanggal, jam mulai, jam selesai, lokasi, dan tautan peta. Jenis blok pertama bisa diganti "Lainnya" dengan label sendiri, misalnya "Walimatussafar dan Doa Bersama", dan label itu yang tampil sebagai judul blok dan di pilihan RSVP. Blok kedua bisa diberi label "Ramah Tamah" atau dimatikan kalau acaranya hanya satu. Lebih dari dua acara tidak bisa dimasukkan. Dress code punya kolom terpisah untuk pria dan wanita, jadi "baju koko dan peci" serta "gamis dan kerudung" bisa ditulis di tempatnya masing-masing.
Setiap tamu bisa mendapat tautan pribadi dari kode pendek yang dibuatkan sistem, dan halamannya menyapa tamu itu dengan nama. Konfirmasi kehadiran dan doa di buku tamu hanya bisa dikirim dari tautan pribadi ini. Tautan umum yang kamu tempel di grup keluarga hanya untuk dibaca: tamu bisa melihat semuanya, tapi tidak bisa mengisi RSVP atau menulis di buku tamu. Daftar tamu, status kehadiran, dan jumlah orangnya hanya bisa kamu baca di dasbor. Di tiap baris tamu ada ikon kecil untuk mengambil pesan undangan tamu itu, lengkap dengan nama dan tautannya, siap ditempel di chat. Pesan di buku tamu langsung tampil tanpa antrean persetujuan.
Isinya tetap bisa diubah setelah terbit, jadi kalau jadwal kloter bergeser dan acaranya ikut maju, tamu yang membuka tautan lama langsung melihat versi terbaru. Alamat halamannya kamu tentukan sendiri, misalnya walimatussafar-keluarga-hasan.swanvara.com. Alamat itu permanen di Lite dan Pro, sementara Max memberi lima kali penggantian, dan alamat lama langsung mati tanpa pengalihan. Halamannya tidak diindeks mesin pencari, tapi tidak memakai kata sandi, jadi siapa pun yang memegang tautannya bisa membukanya.
Swanvara berbayar, sekali bayar per undangan: Lite Rp 99rb, Pro Rp 199rb, Max Rp 349rb (rinciannya di bagian harga). Undangan cetak dan undangan video tidak termasuk layanan kami. Untuk acara pamitan yang khidmat, template bernada tenang dan tidak terlalu meriah biasanya lebih pas. Lebih dari 30 pilihan bisa kamu lihat di galeri template.
Yang paling diingat tamu dari undangan walimatussafar jarang kalimat pembukanya. Biasanya justru kalimat maafnya, dan doa yang mereka titipkan untuk dibawa sampai ke Tanah Suci.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
- Apa arti walimatussafar?
- Walimatussafar berasal dari dua kata Arab: walimah (jamuan) dan safar (perjalanan). Di Indonesia, istilah ini dipakai untuk acara doa bersama sebelum seseorang berangkat haji atau umroh. Isinya biasanya tausiyah, doa, pamitan dari yang akan berangkat, dan permohonan maaf kepada keluarga serta tetangga.
- Kapan walimatussafar diadakan dan kapan undangannya dikirim?
- Umumnya beberapa hari sampai dua minggu sebelum berangkat, setelah jadwal keberangkatan keluar. Untuk haji reguler, patokannya tanggal masuk asrama haji sesuai jadwal kloter. Undangan dikirim sekitar satu minggu sebelum acara. Untuk sesepuh dan ustadz yang mengisi, sampaikan lebih dulu secara langsung atau lewat telepon, lalu kirim teksnya sebagai pengingat.
- Bolehkah menulis gelar H. atau Hj. di undangan walimatussafar?
- Menurut kebiasaan yang umum, belum. Gelar H. dan Hj. dipakai setelah seseorang pulang menunaikan haji, jadi di undangan walimatussafar nama yang berangkat ditulis tanpa gelar itu. Anggota keluarga lain yang sudah berhaji tentu boleh ditulis dengan gelarnya.
- Apakah walimatussafar juga diadakan untuk umroh?
- Ada yang mengadakan, biasanya dalam skala lebih kecil: keluarga dekat, tetangga kanan kiri, atau jamaah pengajian. Banyak keluarga juga cukup berpamitan dari rumah ke rumah. Kalau diadakan, teksnya sama dengan walimatussafar haji, hanya doanya diganti menjadi harapan agar umrohnya maqbul atau mabrur.
Baca juga
Kata-kata
Kata-Kata Undangan Tedak Siten: Contoh dari Orang Tua, Eyang, dan untuk Grup WhatsApp
Contoh kata-kata undangan tedak siten siap pakai: formal dari orang tua, hangat untuk keluarga, atas nama eyang, grup WhatsApp, pesan sesepuh, dan hari pasaran.
Kata-kata
Ucapan Selamat Lamaran untuk Sahabat, Rekan Kerja, dan Keluarga
Contoh ucapan selamat lamaran dan tunangan untuk sahabat, teman kantor, keluarga, dan calon besan, lengkap dengan versi islami, kristiani, dan komentar Instagram.
Kata-kata
Kata-Kata Undangan Pensiun: Contoh untuk Kantor, Keluarga, dan WhatsApp
Contoh kata-kata undangan pensiun siap pakai: pelepasan instansi, perpisahan kantor, syukuran keluarga, versi Islami, versi WhatsApp, dan pesan untuk mentor.
Siap membuat undangan kalian sendiri?
Pilih template, isi detail acara, dan bagikan tautannya ke tamu — semua bisa selesai dalam satu sore.
