swanvara

Panduan

Cara Membuat Undangan Walimatussafar Digital untuk Pamitan Haji dan Umroh

Panduan membuat undangan walimatussafar digital: kapan acaranya, siapa yang diundang, isi yang wajib ada, jam ba'da Isya, dan cara mengisinya di Swanvara.

Tim Swanvara

Undangan walimatussafar digital adalah undangan berbentuk tautan untuk acara walimatussafar, yaitu doa bersama dan pamitan yang digelar keluarga sebelum seseorang berangkat haji atau umroh. Tamu membukanya di ponsel dan langsung melihat siapa yang akan berangkat, kapan acaranya, di mana rumahnya, dan siapa yang mengisi tausiah.

Tamu walimatussafar datang untuk mendoakan dan untuk bersalaman sebelum orang yang mereka kenal pergi jauh. Undangannya tidak perlu panjang. Yang penting nama calon jamaah tertulis benar, jamnya jelas, dan alamatnya bisa ditemukan oleh tetangga dan kerabat yang baru pertama kali datang.

Sekilas tentang walimatussafar

Kata walimatussafar (sering juga ditulis walimatus safar) berasal dari walimah, jamuan, dan safar, perjalanan. Di banyak tempat acaranya disebut dengan nama lain: tasyakuran keberangkatan haji, pamitan haji, atau cukup "pengajian sebelum berangkat". Isinya kurang lebih sama.

Susunan yang sering ditemui:

  • pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an,
  • tausiah singkat, sering tentang bekal dan adab berhaji,
  • doa bersama untuk keselamatan calon jamaah,
  • pamitan dan permohonan maaf dari calon jamaah kepada tamu,
  • ramah tamah dan makan bersama.

Praktiknya berbeda antardaerah dan antarkeluarga. Ada yang menggelarnya besar dengan tenda di depan rumah, ada yang cukup di ruang tamu bersama jamaah pengajian. Di banyak tempat, tamu juga menitipkan doa untuk dipanjatkan calon jamaah di Tanah Suci. Ikuti saja kebiasaan keluarga dan lingkunganmu. Kalau ragu soal urutannya, tanyakan ke ustaz yang akan mengisi acara.

Kapan digelar dan kapan undangannya dikirim

Walimatussafar umumnya digelar beberapa hari sampai sekitar dua minggu sebelum kloter berangkat. Jangan terlalu mepet dengan hari masuk asrama haji (atau hari berangkat, untuk jamaah haji khusus dan umroh). Hari-hari terakhir biasanya habis untuk berkemas, mengurus dokumen, dan menerima tamu yang datang sendiri tanpa diundang.

Jadwal kloter kadang bergeser. Kalau tanggal acaramu bergantung pada jadwal itu, tunggu sampai jadwalnya cukup pasti sebelum undangan disebar, atau siapkan diri untuk memperbaruinya.

Walimatussafar hajiWalimatussafar umroh
Kapan acaranyaUmumnya beberapa hari sampai dua minggu sebelum kloter berangkatSering lebih dekat ke hari berangkat, kadang dua atau tiga hari sebelumnya
SkalaSering besar, karena haji ditunggu bertahun-tahunBiasanya lebih kecil, sebagian keluarga cukup doa bersama
TamuKeluarga besar, tetangga, jamaah pengajian, rekan kerjaKeluarga dekat, tetangga kiri-kanan, teman pengajian
Kirim undangan1 sampai 2 minggu sebelum acara, pengingat sehari sebelumnya3 sampai 7 hari sebelum acara

Semua angka di tabel itu kebiasaan umum, bukan aturan. Keluarga yang tamunya banyak dari luar kota sebaiknya mengabari lebih awal.

Siapa yang diundang

Walimatussafar sering lebih ramai dari pengajian biasa, karena calon jamaah dikenal di beberapa kalangan sekaligus:

  • keluarga besar, termasuk yang tinggal di kota lain,
  • tetangga satu RT atau satu kompleks,
  • jamaah pengajian atau majelis taklim tempat calon jamaah biasa ikut,
  • rekan kerja, terutama kalau calon jamaah masih aktif bekerja atau baru pensiun,
  • ustaz atau kiai yang mengisi tausiah dan memimpin doa.

Tiap kalangan dikabari dengan cara berbeda. Tetangga dan jamaah pengajian cukup dikabari lewat grup. Keluarga besar dan rekan kerja lebih enak dikirimi pesan pribadi. Penceramah sebaiknya dihubungi langsung jauh sebelum undangan disebar, supaya namanya sudah pasti saat ditulis.

Isi yang wajib ada di undangannya

Nama calon jamaah, lengkap dengan bin atau binti

Baris paling atas menjawab "ini acara siapa". Tulis nama lengkap calon jamaah. Kalau keluargamu terbiasa memakai bin atau binti (misalnya Ahmad Fauzi bin Abdul Karim), tulis juga, dan cek ejaan nama ayahnya ke anggota keluarga yang paling tahu.

Kalau ini haji pertamanya, di banyak keluarga gelar H. atau Hj. belum dipakai karena ibadahnya belum dijalankan. Gelar akademik boleh ditulis kalau memang biasa dipakai.

Untuk suami istri yang berangkat bersama, tulis keduanya. Kalau hanya satu orang, sebut juga siapa yang mengundang, misalnya "Keluarga Besar Bapak Sutrisno".

Jam dalam angka, ba'da Ashar atau ba'da Isya sebagai penjelas

Banyak walimatussafar digelar ba'da Isya, sebagian ba'da Ashar atau pagi di akhir pekan. Tulis jamnya dalam angka dulu, lalu penanda salatnya di dalam kurung. Tetangga hafal jadwal masjid setempat, tapi kerabat dari luar kota tidak.

Kalau acaranya ba'da Ashar dan kemungkinan melewati Maghrib, tambahkan satu kalimat soal salat Maghrib berjamaah di tempat supaya tamu tidak perlu bertanya-tanya.

Penceramah, alamat, dan busana

Tulis nama penceramah lengkap dengan gelar yang biasa beliau pakai. Alamat ditulis lengkap dengan satu patokan yang mudah dikenali, ditambah tautan peta yang sudah kamu buka sendiri untuk memastikan pinnya jatuh di rumah yang benar.

Untuk busana, satu baris cukup: busana muslim, atau busana muslim bernuansa putih kalau keluargamu memintanya. Kalau jamaah putra dan putri duduk terpisah, sebut pintu masuk masing-masing.

Susunannya kurang lebih seperti ini:

Walimatussafar
Ahmad Fauzi bin Abdul Karim dan Siti Aminah binti Hasan
[Hari], [tanggal] [bulan] [tahun], pukul 19.30 WIB (ba'da Isya)
Tausiah oleh Ustaz [Nama]
Kediaman kami, Jl. Melati No. 8, Sleman
Busana muslim

Contoh kalimat pembuka dan penutup yang lebih lengkap ada di kata-kata undangan walimatussafar. Untuk acara sepulang dari Tanah Suci nanti, contohnya ada di bagian pulang haji dalam kata-kata undangan syukuran.

Satu tautan di grup, tautan personal untuk yang perlu dihitung

Sebagian besar undangan walimatussafar akan beredar lewat grup: grup RT, grup pengajian, grup keluarga besar. Untuk itu, satu tautan umum yang sama sudah cukup.

Tautan umum itu hanya untuk dibaca. Siapa pun yang membukanya bisa melihat seluruh isi undangan, tapi tidak bisa mengirim konfirmasi kehadiran atau menulis di buku tamu. Untuk walimatussafar, itu jarang jadi masalah. Banyak tamu datang tanpa mengabari lebih dulu, dan di banyak lingkungan memang begitu kebiasaannya.

Tautan personal berguna untuk tamu yang jumlahnya perlu kamu takar: keluarga besar dari luar kota, rombongan kantor, atau penceramah beserta pendampingnya. Tiap tamu mendapat tautannya sendiri lewat kode pendek yang dibuat otomatis, undangannya menyapa mereka dengan nama, dan dari tautan itulah mereka bisa mengisi konfirmasi kehadiran beserta jumlah orang yang ikut. Hitungannya kamu pakai untuk menakar kursi dan nasi kotak, lalu sisakan ruang untuk tamu yang datang tanpa kabar.

Teks pengantar untuk grup dan cara mengirim tautan personal satu per satu dibahas di cara menyebar undangan via WhatsApp.

Membuatnya di Swanvara, langkah demi langkah

Form Swanvara dirancang untuk undangan pernikahan dan dipakai sama persis untuk acara apa pun. Tidak ada mode khusus walimatussafar, jadi cara mengisinya yang kamu sesuaikan. Tabel ini memetakan bagian form ke kebutuhan acaranya.

Bagian formDiisi apa untuk walimatussafar
Dua slot nama (Mempelai Pria dan Mempelai Wanita)Nama suami dan istri yang berangkat bersama. Keduanya wajib diisi, masing-masing dengan satu foto
Foto sampulWajib. Foto rumah, sajadah, mushaf, atau koper yang sudah siap juga bisa
Blok acara pertamaPilih "Lainnya", lalu tulis "Walimatussafar" atau "Tasyakuran Keberangkatan Haji"
Blok acara keduaOpsional. Pakai kalau ada acara terpisah, misalnya pelepasan dari rumah menuju asrama haji
Dress codeKolom terpisah untuk laki-laki dan perempuan. Ketik sendiri, misalnya "Busana muslim"
KutipanSatu ayat atau doa pendek tentang perjalanan
Amplop digitalBisa dimatikan kalau keluargamu tidak mengharapkan hadiah
GaleriOpsional

1. Pilih template yang teduh

Buka galeri template. Ada lebih dari 30 pilihan, dan untuk walimatussafar yang paling pas biasanya yang warnanya tenang dan hurufnya mudah dibaca, karena banyak tamunya orang tua. Imprint yang bergaya letterpress di atas kertas krem terasa khidmat, dan Verdant yang hijau lembut juga enak untuk acara siang. Warna dan huruf tiap template sudah tetap, jadi pilih yang dari awal sudah terasa pas.

2. Isi dua slot nama dan fotonya

Form meminta dua nama, masing-masing dengan satu foto, dan kamu bisa memilih nama siapa yang tampil lebih dulu. Kalau suami dan istri berangkat bersama, isi dengan nama keduanya. Kasus ini paling pas dengan bentuk formnya.

Kalau yang berangkat hanya satu orang, kami katakan terus terang: kedua slot tetap wajib diisi, dan formnya tidak punya pilihan satu nama. Beberapa cara yang bisa kamu coba:

  • isi slot pertama dengan nama calon jamaah, dan slot kedua dengan nama pasangan atau anak yang mengundang,
  • isi slot kedua dengan nama keluarga pengundang, misalnya "Keluarga Besar Bapak Sutrisno".

Di banyak template kedua nama tampil berdampingan seperti nama sepasang pengantin, jadi buka pratinjaunya dan pastikan susunannya terbaca wajar di template pilihanmu. Kalau terasa janggal, coba template lain.

Fotonya tidak harus potret wajah. Foto tangan memegang tasbih, sajadah yang terlipat, atau detail kain ihram juga bisa.

3. Tulis label acara lewat "Lainnya"

Di blok acara pertama, pilih "Lainnya" dan tulis nama acaranya, misalnya "Walimatussafar". Label ini tampil sebagai judul bagian acara dan muncul juga di pilihan konfirmasi kehadiran, jadi tulis yang jelas. Isi tanggal, Waktu Mulai dan Waktu Selesai, lokasi, dan tautan peta.

Blok kedua bisa kamu pakai untuk acara lain dengan tanggal atau tempat sendiri, misalnya pelepasan dari rumah pada hari keberangkatan. Kalau acaranya cuma satu, matikan saja blok kedua.

4. Atur dress code dan amplop digital

Nyalakan dress code dan isi kolom laki-laki dan perempuan masing-masing, misalnya baju koko dan peci untuk bapak-bapak, gamis atau busana muslim untuk ibu-ibu. Kalau ada permintaan warna, tambahkan di tema warna.

Bagian amplop digital punya saklar sendiri. Kebiasaannya berbeda-beda. Di sebagian tempat tamu cukup datang untuk mendoakan, di tempat lain tamu lazim menitipkan sangu (uang saku) untuk calon jamaah. Kalau keluargamu tidak mengharapkan apa-apa, matikan saja bagian ini.

5. Tambahkan kutipan, lagu, dan foto secukupnya

Satu ayat atau doa safar di bagian kutipan sudah cukup sebagai pembuka. Paket Lite memakai lagu dari katalog, dan mulai paket Pro kamu bisa mengunggah rekaman sendiri, misalnya lantunan salawat dari jamaah pengajianmu. Galeri tidak wajib. Kalau ingin menampilkan beberapa foto calon jamaah bersama keluarga, jatahnya 10 foto di Lite, 20 di Pro, dan 40 di Max, dan form unggahnya tidak menerima foto melebihi jatah paketmu. Mulai paket Pro, bagian Cerita bisa menampung beberapa kalimat tentang penantian panjang sebelum berangkat.

6. Cek di ponsel, lalu bagikan

Buka pratinjaunya di ponsel, karena di situ semua tamu akan membacanya. Setelah terbit, kirim tautan umum ke grup. Untuk tamu yang ingin kamu hitung, tiap baris tamu di dashboard punya ikon kecil untuk menyalin pesan undangan orang itu, berisi nama dan tautan personalnya, yang tinggal kamu tempel di chat pribadi.

Isi undangan tetap bisa diubah setelah terbit, dan tamu yang membuka ulang tautan yang sama langsung melihat versi terbarunya. Ini berguna kalau jadwal kloter bergeser dan acaranya ikut dimajukan, atau kalau penceramah berhalangan dan diganti.

Yang perlu kamu tahu sebelum membayar

Semua paket Swanvara berbayar. Lite Rp 99rb, Pro Rp 199rb, Max Rp 349rb, sekali bayar untuk satu undangan. Rinciannya ada di bagian harga.

Alamat undangan kamu tentukan sendiri, misalnya walimatussafar-keluarga-fauzi.swanvara.com. Di paket Lite dan Pro alamat itu permanen. Paket Max memberi lima kali penggantian, dan alamat lama langsung mati tanpa pengalihan, jadi tautan yang sudah beredar di grup ikut tidak bisa dibuka.

Halamannya tidak punya masa aktif. Undangan tetap bisa dibuka sampai kamu sendiri mematikannya lewat satu saklar yang menyembunyikan seluruh halaman. Undangan tidak muncul di mesin pencari, tapi tidak ada kata sandi, jadi siapa pun yang memegang tautannya bisa membukanya. Untuk acara yang memang terbuka bagi tetangga dan jamaah, itu sesuai.

Doa dan pesan di buku tamu langsung tampil di halaman, dan pemilik undangan tidak bisa menyembunyikan atau menghapusnya dari dashboard. Untuk walimatussafar, isinya hampir selalu titipan doa, dan banyak keluarga senang membacanya lagi. Daftar tamu, status konfirmasi, dan jumlah orang yang ikut hanya bisa kamu lihat di dashboard.

Yang tidak kami kerjakan: undangan cetak, undangan video, siaran langsung, kode QR, dan desain khusus dari nol. Yang kamu dapat satu halaman yang rapi dan cepat dibuka, dengan nama calon jamaah, jam, dan alamat yang terbaca dalam sekali gulir. Kalau yang kamu siapkan pengajian di luar rangkaian haji, panduannya ada di cara membuat undangan pengajian digital.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apa itu walimatussafar?
Walimatussafar adalah acara doa bersama dan pamitan yang digelar keluarga sebelum seseorang berangkat haji atau umroh. Namanya berasal dari kata walimah (jamuan) dan safar (perjalanan). Isinya biasanya pembacaan doa, tausiah singkat, lalu calon jamaah berpamitan dan meminta maaf kepada tamu. Di sebagian daerah acara ini disebut tasyakuran keberangkatan haji atau pamitan haji, dan susunannya berbeda-beda antarkeluarga.
Kapan walimatussafar sebaiknya diadakan?
Umumnya beberapa hari sampai sekitar dua minggu sebelum kloter berangkat, tergantung kebiasaan keluarga dan daerah. Yang penting, acaranya tidak terlalu mepet dengan hari masuk asrama haji, karena hari-hari terakhir biasanya habis untuk berkemas dan menerima tamu yang datang sendiri. Untuk umroh, acaranya sering lebih kecil dan lebih dekat ke hari keberangkatan.
Apa saja yang ditulis di undangan walimatussafar?
Nama calon jamaah haji atau umroh, lengkap dengan bin atau binti kalau keluargamu memakainya, jenis acaranya, nama penceramah, hari dan tanggal, jam mulai dalam angka dengan ba'da Ashar atau ba'da Isya sebagai penjelas, alamat lengkap dengan tautan peta, dan imbauan busana. Tutup dengan permohonan doa dan satu nomor yang bisa dihubungi.
Perlukah konfirmasi kehadiran untuk walimatussafar?
Untuk tetangga dan jamaah pengajian biasanya tidak. Banyak tamu datang tanpa mengabari lebih dulu, dan itu wajar untuk acara seperti ini. Konfirmasi berguna untuk tamu yang perlu kamu hitung, misalnya penceramah, keluarga besar dari luar kota, atau rombongan kantor. Di Swanvara, konfirmasi kehadiran hanya bisa dikirim dari tautan personal milik tiap tamu, bukan dari tautan umum yang dibagikan di grup.

Baca juga

Siap membuat undangan kalian sendiri?

Pilih template, isi detail acara, dan bagikan tautannya ke tamu — semua bisa selesai dalam satu sore.