swanvara

Kata-kata

Kata-Kata Undangan Tujuh Bulanan: Contoh Islami, Mitoni, Santai, dan dari Eyang

Contoh kata-kata undangan tujuh bulanan siap pakai: formal islami dengan doa, mitoni bernuansa Jawa, santai untuk teman, atas nama eyang, dan versi WhatsApp.

Tim Swanvara

Kata-kata undangan tujuh bulanan adalah teks yang mengajak keluarga dan kerabat hadir di syukuran usia kandungan tujuh bulan, berisi nama calon orang tua, hari dan jam, lokasi, serta permohonan doa untuk ibu dan bayi. Di banyak keluarga Jawa acaranya disebut mitoni atau tingkeban, di Sunda disebut nujuh bulan, dan sebagian keluarga cukup menyebutnya tasyakuran kehamilan.

Halaman ini berisi contoh siap pakai yang dikelompokkan per nada: formal islami dengan doa, mitoni bernuansa Jawa, santai untuk teman, atas nama eyang, dan versi pendek untuk WhatsApp. Ambil satu, ganti isi kurung sikunya, lalu baca ulang sekali sebelum dikirim.

Bagian undangan tujuh bulanan dan contoh isinya

Apa pun nadanya, kerangkanya hampir selalu sama. Kalau semua bagian di tabel ini ada, undanganmu sudah lengkap.

Bagian undanganContoh isi
Salam pembuka"Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh" atau "Halo [Nama]"
Kabar syukur"Alhamdulillah, kandungan [Nama Ibu] genap tujuh bulan."
Nama acara"Tujuh Bulanan", "Mitoni", atau "Tasyakuran Kehamilan"
Ajakan mendoakan"Kami memohon doa agar ibu dan bayi sehat sampai hari kelahirannya."
Hari, tanggal, jam"Sabtu, [tanggal], pukul [jam] WIB"
Lokasi dan patokan"[Alamat], rumah cat putih, dekat masjid [Nama]"
Penutup dan pengundang"[Nama Ayah] dan [Nama Ibu]"

Tamunya hampir selalu keluarga dan tetangga dekat, jadi teksnya boleh pendek. Yang paling sering terlewat justru nama acara. Tanpa itu, tamu bisa mengira ini undangan makan-makan biasa.

Contoh undangan tujuh bulanan formal islami

Nada ini cocok untuk keluarga besar, tetangga, dan jamaah yang akan ikut membaca doa. Salamnya lengkap, kalimatnya utuh.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dengan memohon rahmat dan ridha Allah SWT, kami bermaksud mengadakan tasyakuran tujuh bulan kehamilan [Nama Ibu], dan mengundang Bapak/Ibu/Saudara untuk hadir pada:

Hari, tanggal: [hari], [tanggal]

Waktu: pukul [jam] WIB

Tempat: [alamat lengkap]

Kehadiran dan doa Bapak/Ibu/Saudara sangat kami harapkan, semoga ibu dan bayi diberi kesehatan dan kemudahan sampai hari kelahirannya.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Kami yang berbahagia, [Nama Ayah] dan [Nama Ibu]

Versi yang lebih ringkas, tetap sopan:

Alhamdulillah, kandungan kami genap berusia tujuh bulan. Dengan penuh syukur, kami mengundang Bapak/Ibu hadir di acara tasyakuran dan doa bersama pada [hari], [tanggal], pukul [jam], di [lokasi]. Doa Bapak/Ibu menjadi bekal bagi ibu dan calon buah hati kami.

Kalau acaranya diisi pembacaan ayat atau pengajian, sebut saja satu kalimat: "Acara diisi doa bersama, dilanjutkan ramah tamah." Format undangan pengajian yang lebih lengkap ada di kata-kata undangan pengajian.

Undangan mitoni bernuansa Jawa

Mitoni dan tingkeban rangkaiannya berbeda-beda antar keluarga, jadi jangan menyalin urutan prosesi dari internet. Cukup sebut nama acaranya, tulis rinciannya, dan biarkan tamu melihat sisanya di hari itu.

Soal bahasa, pegang satu aturan: pakai bahasa Indonesia yang santun, lalu selipkan beberapa kata Jawa yang lazim. Kalimat krama panjang yang tidak bisa kamu pastikan benar sebaiknya dilewatkan, karena yang membaca termasuk eyang dan sesepuh.

Dengan penuh syukur, kami nyuwun pangestu dan mengundang Bapak/Ibu/Saudara hadir pada acara Mitoni kehamilan [Nama Ibu].

[Hari], [tanggal] [bulan] [tahun] Pukul [jam] WIB Di kediaman kami, [alamat]

Acara dimulai dengan siraman, dilanjutkan doa bersama dan ramah tamah. Matur nuwun atas doa dan kehadirannya.

[Nama Ayah] dan [Nama Ibu]

Kalau keluargamu ingin versi bahasa Jawa penuh, susun dulu dalam bahasa Indonesia, lalu minta eyang menerjemahkan dan memeriksanya. Contoh nada bahasa Jawa yang lebih panjang untuk pernikahan ada di kata-kata undangan pernikahan bahasa Jawa, tapi tanyakan dulu ke sesepuh sebelum memakainya untuk mitoni.

Kata-kata santai untuk teman

Undangan formal untuk teman seumuran sering membuat jarak. Tulis seperti kamu mengabari lewat chat, karena begitulah pesannya akan dibaca.

Kabar bahagia: kandunganku sudah tujuh bulan! Kami bikin tasyakuran kecil di rumah, [hari], [tanggal], jam [jam]. Datang ya, doamu yang kami tunggu.

Halo [Nama], kami mau ngumpulin orang-orang terdekat buat doa bareng karena si kecil sudah tujuh bulan di perut. [Hari], [tanggal], jam [jam], di [lokasi]. Ditunggu, ya.

Alhamdulillah, si kecil sudah tujuh bulan di perut. Yuk mampir ke syukuran kecil kami di [lokasi], [tanggal], jam [jam]. Cukup datang, tidak perlu bawa apa-apa.

Kalimat "tidak perlu bawa apa-apa" cukup satu baris. Kalau ditambah penjelasan panjang, undangannya berubah jadi daftar peraturan.

Kata-kata dari eyang atau orang tua

Di banyak keluarga, tujuh bulanan digelar di rumah orang tua si calon ibu, dan tamunya sebagian besar kenalan orang tua. Karena itu wajar kalau yang mengundang adalah eyang atau orang tua, bukan pasangan muda.

Eyang sebagai tuan rumah:

Dengan penuh syukur atas kehamilan putri/menantu kami, [Nama Ibu], yang kini memasuki bulan ketujuh, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara untuk hadir pada acara tasyakuran dan doa bersama.

[Hari], [tanggal], pukul [jam] WIB Di kediaman kami, [alamat]

Kehadiran dan doa restu Bapak/Ibu/Saudara menjadi kebahagiaan bagi kami sekeluarga.

Kami yang berbahagia, [Sebutan Eyang Kakung] dan [Sebutan Eyang Putri]

Pasangan sebagai pengundang, eyang disebut di penutup:

... Kami yang berbahagia, [Nama Ayah] dan [Nama Ibu] beserta Eyang [Nama] dan Eyang [Nama]

Kalau eyang dari kedua pihak ingin tercantum, bicarakan urutan namanya sebelum undangan disebar, bukan sesudah ada yang tersinggung. Untuk eyang yang tidak pegang ponsel, telepon atau datangi dulu. Undangan tertulis menyusul sebagai pengingat.

Versi singkat untuk WhatsApp

Pesan di ponsel dibaca sambil lalu. Taruh hari, jam, dan lokasi di baris sendiri-sendiri, lalu ganti alamat panjang dengan link.

Assalamu'alaikum [Nama]. Alhamdulillah kandungan [Nama Ibu] sudah tujuh bulan. Insya Allah kami syukuran dan doa bersama pada [hari], [tanggal], pukul [jam], di [lokasi]. Detail dan petanya ada di sini: [link]. Mohon doanya, ya.

Halo [Nama], kami mengundangmu di tujuh bulanan [Nama Ibu] pada [hari], [tanggal], jam [jam], di [lokasi]. Petanya: [link]. Kabari kami kalau berhalangan, ya. Terima kasih sebelumnya.

Soal waktu, satu sampai dua minggu sebelum acara sudah cukup untuk kebanyakan keluarga. Sesepuh dan saudara yang harus datang dari luar kota sebaiknya dikabari lebih awal lewat telepon atau pesan pribadi. Lalu kirim satu pengingat singkat di H-1 berisi jam dan lokasi. Cara mengirim, satu per satu atau lewat grup, dibahas di cara menyebar undangan via WhatsApp.

Satu baris doa untuk penutup

Doa penutup tidak harus panjang. Satu kalimat yang kamu yakini sudah cukup, dan kalau ada keraguan soal kutipan Arab, tinggalkan saja.

  • "Ya Allah, jagalah ibu dan bayi yang dikandungnya, mudahkan kelahirannya, dan jadikan ia anak yang saleh atau salehah. Aamiin."
  • "Semoga ibu dan bayi sehat sampai hari kelahirannya, dan semuanya dimudahkan."
  • "Doa Bapak/Ibu/Saudara menjadi bekal bagi kami menyambut si kecil."

Kalau keluargamu tidak memakai salam keagamaan, versi ketiga atau kalimat syukur biasa seperti "Kami bersyukur, dan ingin berbagi kabar ini dengan orang-orang terdekat" sudah pas.

Yang sebaiknya tidak ditulis

  • Harapan jenis kelamin. Kalimat seperti "semoga laki-laki" membuat undangan jadi terasa menuntut. Tulis "calon buah hati" atau "si kecil". Mengumumkan jenis kelamin boleh, tapi itu urusan kalian berdua.
  • Perkiraan tanggal lahir. Tamu tidak perlu tahu hari perkiraan lahirnya, dan angka itu sering bergeser.
  • Urutan prosesi lengkap. Daftar siraman, ganti kain, dan seterusnya akan membuat undangan seperti naskah. Satu kalimat acara cukup.
  • Permintaan kado atau amplop. Kalau kamu tidak ingin menerima kado, satu baris sopan di bagian bawah sudah cukup, misalnya "Doamu sudah lebih dari cukup". Jangan dijadikan peraturan.
  • Krama panjang yang belum diperiksa. Satu kata yang keliru lebih terlihat daripada seratus kata yang benar. Lebih aman pakai kata Jawa yang lazim dan sisanya bahasa Indonesia.
  • Nama acara yang berbeda-beda. Kalau judulnya "Mitoni", jangan berubah jadi "Tingkeban" di paragraf bawah. Pilih satu sebutan sampai penutup.
  • Hari baik yang belum dicek. Kalau tanggalnya dipilih sesepuh, tulis saja tanggal itu tanpa penjelasan tambahan. Kalau keluarga memang tidak memakai hitungan hari, tidak perlu menambah kalimat soal itu.

Memindahkannya ke undangan digital

Teks di atas bisa langsung dikirim sebagai pesan. Kalau kamu ingin tamu membuka satu halaman berisi peta, foto kalian berdua, dan tempat mengonfirmasi kehadiran, langkah lengkapnya ada di cara membuat undangan tujuh bulanan digital. Kalau yang kamu rencanakan lebih mirip pesta kecil dengan tema, baca dulu cara membuat undangan baby shower digital.

Satu catatan jujur: form Swanvara dirancang untuk pernikahan, dan form yang sama dipakai untuk semua jenis acara. Bagian nama punya dua kolom wajib berlabel Mempelai Pria dan Mempelai Wanita, masing-masing dengan satu foto. Untuk tujuh bulanan, isi dengan nama calon ayah dan ibu. Form juga mewajibkan satu foto sampul, jadi siapkan foto kalian berdua sebelum mulai.

Ada satu hal lagi yang perlu kamu tahu sebelum membayar: tulisan bawaan di template masih bernada pernikahan, misalnya "Undangan Pernikahan" di halaman pembuka dan "Mempelai" atau "Pengantin" di atas nama kalian. Pratinjau tautan di WhatsApp juga menyebut "hari pernikahan". Tulisan itu tidak bisa diubah. Yang bisa kamu tulis sendiri adalah kalimat pembuka di form, jadi sebut di sana bahwa ini syukuran tujuh bulan. Lihat pratinjaunya dulu, lalu putuskan apakah hasilnya pas untuk keluargamu.

Bagian acara punya tepat dua blok. Ubah blok pertama ke "Lainnya", beri label "Tujuh Bulanan" atau "Mitoni", dan label itu yang tampil sebagai judul blok sekaligus di pilihan RSVP. Tiap blok punya satu jam mulai dan selesai, plus lokasi dengan tautan peta. Blok kedua bisa dipakai untuk ramah tamah kalau jamnya terpisah, atau dimatikan.

Kalau kamu ingin bercerita soal masa menunggunya, bagian "Kisah Kami" tersedia dari paket Pro (sampai 5 momen) dan Max (sampai 10), tidak di Lite. Tiap momen punya judul, cerita, dan foto opsional. Nyalakan lewat "Tampilkan Kisah Kami".

Untuk bingkainya, Pesona menggambar motif batik seperti kawung dan parang sebagai garis emas, jadi cocok untuk mitoni keluarga Jawa. Untuk keluarga Sunda atau yang ingin tampilan netral, Imprint dan Verdant lebih tenang. Jangan memakai template daerah yang tidak sesuai dengan keluargamu. Pilihan lainnya ada di galeri template.

Langkah berikutnya di Swanvara

Urutannya sederhana, dan kamu bisa melihat hasilnya sebelum membayar:

  1. Pilih template di galeri template.
  2. Isi form: nama kalian, hari dan jam, lokasi, foto sampul, dan kalimat pembuka (maksimal 300 karakter, jadi pakai versi ringkas dari contoh di atas). Cek pratinjaunya di ponsel.
  3. Bayar hanya saat kamu siap menerbitkan. Harga sekali bayar per undangan: Lite Rp 99rb, Pro Rp 199rb, Max Rp 349rb.
  4. Bagikan tautan pribadi ke tiap tamu.

Tautan pribadi dibuat dari kode pendek dan menyapa tamu dengan nama. Konfirmasi hadir dan ucapan di buku tamu hanya bisa dikirim dari tautan pribadi itu, sedangkan tautan umum yang kamu tempel di grup keluarga hanya untuk dibaca. Daftar tamu, status RSVP, dan jumlah yang hadir hanya bisa kamu baca di dashboard. Di tiap baris tamu ada tombol Kirim via WhatsApp yang membuka WhatsApp dengan pesan untuk tamu itu, dan kamu sendiri yang menekan kirim.

Isinya tetap bisa diubah setelah terbit, jadi kalau sesepuh menggeser jam acara, tamu yang membuka tautan lama langsung melihat jam yang baru. Alamat halamannya kamu pilih sendiri, misalnya sinta-dan-bima.swanvara.com, dan alamat itu permanen di Lite dan Pro. Halaman undangan tidak muncul di mesin pencari, tapi tidak memakai kata sandi, jadi siapa pun yang memegang tautannya bisa membukanya.

Undangan tujuh bulanan yang paling diingat biasanya yang paling sederhana: nama kalian, nama acaranya, jam dan alamat yang jelas, dan satu kalimat doa. Selebihnya biar hari itu sendiri yang bercerita.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apa saja isi undangan tujuh bulanan?
Nama calon ayah dan ibu sebagai pengundang, nama acaranya (tujuh bulanan, mitoni, atau tasyakuran kehamilan), hari, tanggal, jam, alamat dengan patokan, lalu permohonan doa untuk ibu dan bayi. Salam pembuka dan satu doa pendek boleh ditambahkan sesuai kebiasaan keluarga. Rincian prosesi adat tidak perlu masuk undangan.
Perlukah menulis jenis kelamin bayi di undangan tujuh bulanan?
Tidak perlu. Banyak pasangan memilih menulis "calon buah hati" atau "si kecil", dan itu cukup. Kalau kalian memang ingin mengumumkannya, itu pilihan kalian, tapi jangan sampai undangan memuat harapan soal jenis kelamin, karena doa yang paling aman dan tulus adalah agar ibu dan bayi sehat dan persalinannya dimudahkan.
Bagaimana menulis undangan tujuh bulanan atas nama eyang?
Kalau acaranya digelar di rumah eyang, eyang boleh ditulis sebagai pengundang utama, lalu calon ayah dan ibu disebut sebagai anak dan menantu atau cucu. Kalau orang tua yang mengundang, eyang cukup disebut di penutup sesudah nama kalian. Pakai sebutan yang biasa dipakai keluarga, misalnya Eyang Kakung dan Eyang Putri, dan sepakati urutan nama sebelum undangan disebar.
Boleh memakai bahasa Jawa di undangan mitoni?
Boleh, asal pendek dan lazim, misalnya kata "mitoni", "matur nuwun", dan "nyuwun pangestu". Bahasa Jawa punya tingkat tutur, dan kalimat krama yang keliru lebih mengganggu daripada bahasa Indonesia yang santun. Untuk kalimat yang lebih panjang, minta eyang atau sesepuh yang fasih memeriksanya sebelum disebar.
Kapan undangan tujuh bulanan sebaiknya disebar?
Satu sampai dua minggu sebelum acara sudah cukup untuk kebanyakan keluarga. Sesepuh dan keluarga yang harus datang dari luar kota sebaiknya dikabari lebih awal, lewat telepon atau pesan pribadi. Kirim satu pengingat singkat di H-1 berisi jam dan lokasi.

Baca juga

Siap membuat undangan kalian sendiri?

Pilih template, isi detail acara, dan bagikan tautannya ke tamu. Semuanya bisa selesai dalam satu sore.