swanvara

Etiket

Urutan Adat Pernikahan Minang: dari Maresek dan Maminang sampai Manjapuik Marapulai dan Manjalang, serta Mana yang Masuk Undangan

Urutan adat pernikahan Minang dari maresek, maminang, manjapuik marapulai, akad, basandiang, sampai manjalang, siapa yang diundang, dan isi undangan digital.

Tim Swanvara
Daftar isi(17)

Urutan adat pernikahan Minang, dalam praktiknya, berjalan dari maresek dan maminang, lewat manjapuik marapulai dan akad, sampai basandiang di baralek dan manjalang. Karena garis keturunan mengikuti ibu, keluarga anak daro (pengantin perempuan) yang berangkat menjemput marapulai (pengantin laki-laki), bukan sebaliknya.

Bayangkan seorang sepupu di Jakarta menerima link undangan dan bertanya di grup keluarga: "Manjapuik itu jam berapa? Aku datang ke rumah anak daro atau ke rumah marapulai?" Pertanyaan itu wajar. Rangkaian adat Minang panjang, namanya banyak, dan setiap tahap punya orang yang bergerak dari satu rumah ke rumah lain. Tulisan ini menyusun urutannya, mencatat siapa mendatangi siapa, lalu memilah mana yang perlu tertulis di undangan.

Urutan dalam satu tabel

Tabel ini memakai urutan yang paling sering dijumpai. Kolom terakhir adalah usul kami, bukan aturan adat.

TahapSiapa bergerak ke siapaIsi singkatnyaTamu undangan?
MaresekUtusan keluarga anak daro ke rumah keluarga marapulaiMenjajaki, belum meminangTidak
Maminang dan batimbang tandoKeluarga anak daro ke keluarga marapulaiPinangan resmi, saling menukar tanda ikatanTidak
Mahanta siriahKeluarga kedua pihak ke kerabat masing-masingMengabarkan dan mengajak kerabat dengan sirihTidak, ini cara mengundang kerabat
Babako-babakiKeluarga dari pihak ayah (bako) ke anak daroDatang membawa dukungan dan mengantar anak daroTidak
Malam bainaiKerabat dan sahabat ke rumah anak daroMemberi inai di jariTidak, keluarga dan sahabat dekat
Manjapuik marapulaiRombongan anak daro ke rumah marapulaiMenjemput marapulai untuk dibawa ke acaraTidak sebagai acara terpisah
AkadMarapulai dan rombongannya ke tempat akadIjab kabulYa, sebagai blok acara
Basandiang di baralekTamu ke rumah atau gedung anak daroDuduk bersanding di pelaminan, tamu memberi selamatYa, sebagai blok acara
ManjalangAnak daro dan rombongan ke keluarga marapulaiKunjungan balasan ke rumah mintuoLingkaran lain, undangan terpisah

Sebelum hari akad

Maresek

Maresek berarti menjajaki. Beberapa orang tua atau kerabat dari pihak anak daro datang ke keluarga marapulai, bertanya dengan halus apakah ada kecocokan, sebelum ada ikatan apa pun. Suasananya bincang-bincang, bukan acara. Kalau jawabannya baik, barulah masuk ke tahap meminang.

Maminang dan batimbang tando

Dalam adat Minang, umumnya pihak perempuan yang meminang, dengan alasan yang sama seperti manjapuik: garis keturunan mengikuti ibu. Saat maminang, keluarga anak daro datang dengan sirih dalam carano dan perwakilan yang pandai berbicara. Di banyak keluarga, pertemuan ditutup dengan batimbang tando: kedua pihak saling bertukar benda sebagai tanda ikatan, dan di situ biasanya ditegaskan juga kapan baralek akan digelar.

Mirip lamaran di daerah lain, tetapi arah kunjungannya terbalik. Kalau kalian memegang acara ini, kerangka naskah pembawa acaranya bisa dipinjam dari teks MC lamaran, dengan pasambahan diganti versi keluarga.

Mahanta siriah

Mahanta siriah berarti mengantar sirih. Dengan cara ini keluarga memberi kabar dan mengajak kerabat: mamak, sumando, dan kaum datang membantu atau hadir di baralek. Sirih dalam carano menjadi pembuka bicara. Dari tahap ini terlihat bahwa mengundang kerabat di kampung berarti mendatangi orang yang tepat. Mengirim satu link saja tidak cukup.

Babako-babaki

Keluarga dari pihak ayah anak daro, yang disebut bako, biasanya datang menjelang baralek untuk menjemput atau mengantar anak daro dan membawa dukungan. Istilah babako-babaki dan cara menjalankannya berbeda antar nagari, termasuk siapa yang disebut babaki, jadi tanyakan versi keluarga kalian kepada mamak dan ibu.

Malam bainai

Di malam sebelum akad, banyak keluarga menggelar bainai di rumah anak daro. Makna inai, urutan malamnya, dan perlu tidaknya ditulis di undangan utama dibahas di arti malam bainai.

Hari akad dan baralek

Manjapuik marapulai

Pada hari akad, rombongan anak daro datang ke rumah marapulai untuk menjemputnya. Di banyak keluarga ada sambutan balas-berbalas pasambahan, lalu marapulai diarak menuju tempat acara. Sesampainya di rumah anak daro, banyak keluarga menyambutnya dengan tari galombang, payung kuning, dan taburan beras kuning. Di Pariaman, jemputan ini terhubung dengan tradisi bajapuik, yang dibahas di uang japuik Pariaman.

Karena manjapuik terjadi di hari yang sama dengan akad, tamu undangan tidak perlu diberi acara tersendiri untuknya. Cukup jam akad yang jelas.

Akad

Akad nikah menjadi inti hari itu. Tempatnya berbeda antar keluarga: rumah anak daro, masjid, atau gedung, dan ada yang digelar pagi lalu disusul baralek siangnya. Tamu perlu tahu tanggal, jam, dan tempatnya, termasuk kalau akad dan baralek berada di lokasi berbeda.

Basandiang

Setelah akad, anak daro dan marapulai duduk basandiang, bersanding di pelaminan, sementara tamu datang memberi selamat. Inilah bagian baralek yang paling banyak ditonton tamu, dan bagian yang paling pantas diundang luas. Kalau kalian menyebut acaranya "Baralek" di undangan, tamu Minang langsung tahu inilah pestanya. Kalau banyak tamu dari luar Minang, tulis "Baralek (Resepsi)" agar maksudnya jelas.

Manjalang

Manjalang berarti berkunjung, biasanya dari yang muda kepada yang dituakan. Setelah baralek, anak daro datang bersama rombongan ke rumah keluarga marapulai, memperkenalkan diri kepada mintuo dan kerabat di sana, sering sambil membawa makanan. Waktunya berbeda: ada yang beberapa hari setelah baralek, ada yang digabung dengan hari pertama pulang kampung.

Lingkaran yang hadir di manjalang tidak sama dengan lingkaran baralek: yang hadir keluarga marapulai dan kerabat mereka, yang menyambut rombongan anak daro. Karena itu manjalang sebaiknya tidak dimasukkan sebagai bagian undangan baralek.

Perantau: semua dalam satu akhir pekan

Banyak pasangan Minang menikah jauh dari kampung, dan keluarga besarnya baru bisa berkumpul satu kali. Yang biasa terjadi, rangkaian dipadatkan. Maresek dan maminang dilakukan di bulan-bulan sebelumnya, kadang lewat telepon dan pertemuan keluarga di kota rantau. Bainai, manjapuik, akad, dan baralek dipadatkan ke satu akhir pekan, dan manjalang digelar sebentar di hari terakhir sebelum semua pulang.

Banyak keluarga menganggap pemadatan itu tetap beradat, selama mamak dan orang tua sepakat. Ada dua hal yang membantu: tuliskan jam akad dan baralek dengan jelas, dan kabari kerabat dekat untuk bainai dan manjalang lewat pesan pribadi, bukan lewat undangan utama.

Pariaman, Padang, Darek, dan rantau tidak sama

Rangkaian di atas adalah kerangka, bukan satu-satunya versi yang benar. Pariaman punya tradisi bajapuik yang khas. Padang, Darek (daerah asal di dataran tinggi, seperti Tanah Datar, Agam, dan Lima Puluh Kota), dan daerah rantau lain, seperti Pesisir Selatan atau Pasaman, punya urutan dan sebutan sendiri. Sebagian tahap di satu nagari menyatu atau berganti nama di nagari lain, dan keluarga perantau sering menyusunnya lebih ringkas.

Pegangan yang aman:

  • Tanyakan urutan kepada mamak dan orang tua, lalu ikuti versi mereka.
  • Jangan menulis nama tahap di undangan sebelum urutannya pasti. Tamu butuh jam dan tempat, bukan nama setiap langkah.
  • Soal bahasa dan siapa yang tampil sebagai tuan rumah di halaman pembuka dibahas di inspirasi undangan pernikahan Minang.

Yang masuk undangan

Satu pertanyaan untuk setiap tahap: apakah tamu yang membuka link ini diminta datang ke sana, pada jam itu? Kalau tidak, tahap itu tidak perlu menjadi acara di undangan.

  • Blok pertama, Akad Nikah: tanggal, jam, tempat, dan link maps. Manjapuik marapulai terjadi di hari ini, jadi cukup disebut lewat jam akad.
  • Blok kedua, baralek: tempat basandiang. Beri nama sendiri blok ini, misalnya "Baralek" atau "Baralek (Resepsi)".
  • Disampaikan langsung: maresek, maminang, mahanta siriah, babako-babaki, dan bainai, lewat telepon, kunjungan, atau grup keluarga.
  • Undangan terpisah: manjalang, karena lingkarannya lain. Semua tamu dalam satu undangan melihat susunan acara yang sama. Pembagian untuk rangkaian yang lebih panjang ada di undangan untuk rangkaian acara pernikahan.

Menyusunnya di Swanvara

Swanvara belum punya template khusus Minang. Untuk adat ini, kami menyarankan kerangka yang netral dan membiarkan nama, foto, serta kalimat kalian yang membawa Minangnya.

Imprint cocok sebagai kerangka itu. Halaman pertamanya berupa amplop tertutup bertuliskan nama kalian, dengan baris "Kepada Yth." dan nama tamu di bawahnya. Setelah dibuka, halamannya seperti undangan cetak letterpress: kertas krem, judul yang muncul seperti dicap, serif tipis dengan tinta hangat, dan segel lilin merah tua berinisial kalian di penutup. Susunan acaranya ditulis seperti program cetak: nama acara dan jamnya, lalu tanggal dan tempat di bawahnya. Imprint tidak membawa motif adat apa pun, jadi tidak ada yang bisa salah daerah. Artikel inspirasi undangan pernikahan Minang memakai Imprint sebagai titik mulai yang sama.

Beberapa pengaturan yang pas untuk pernikahan Minang:

  • Nama orang tua ditulis di kolom "Keterangan singkat" tiap mempelai, misalnya "putri dari Bapak ... dan Ibu ...". Imprint menampilkannya di bawah nama.
  • Anak daro lebih dulu. Di bagian nama ada pilihan "Urutan nama di undangan". Pilih nama mempelai wanita agar anak daro tampil pertama, sesuai keluarga yang mengundang. Inisial di segel penutup mengikuti urutan yang kalian pilih.
  • Dua blok acara: Akad Nikah, dan blok kedua dengan nama "Baralek". Masing-masing punya tanggal, jam, tempat, dan link maps.
  • Manjalang di keluarga marapulai: buat undangan terpisah dengan daftar tamunya sendiri, dengan tuan rumah dan jam yang kalian sesuaikan.

Template ada di semua paket, dibayar sekali per undangan. Detailnya ada di halaman harga. Kalau ingin membandingkan dengan yang lain, buka galeri template.

Langkah berikutnya di Swanvara

  1. Pilih template, misalnya Imprint, lalu cek preview-nya.
  2. Isi form: nama kedua mempelai, nama orang tua di "Keterangan singkat", pilihan "Urutan nama di undangan", blok Akad Nikah dan blok Baralek, foto, dan kalimat pembuka.
  3. Lihat preview-nya dalam tampilan ponsel. Form bisa diisi dan dilihat dulu sebelum membayar; pembayaran adalah langkah terakhir sebelum undangan terbit.
  4. Setelah terbit, tambahkan tamu dan kirim link pribadi masing-masing lewat tombol "Kirim via WhatsApp". RSVP dan buku tamu hanya bisa diisi dari link pribadi itu.

Rumah gadang berdiri jauh sebelum ada undangan di ponsel, dan maresek sampai manjalang sudah dijalani keluarga Minang sejak lama. Undangan cukup memastikan tamu datang ke tempat dan jam yang benar, sisanya biar mamak dan adat yang berjalan.

Template

Template yang dibahas di artikel ini

Buka halamannya untuk melihat contoh lengkap dan detail desainnya.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apa urutan adat pernikahan Minang?
Garis besarnya: maresek, maminang dan batimbang tando, mahanta siriah, babako-babaki, malam bainai, manjapuik marapulai, akad, basandiang di baralek, lalu manjalang. Nama tahap, urutan, dan jumlah hari berbeda antar nagari dan antar keluarga, jadi pakai urutan ini sebagai kerangka dan cocokkan dengan kebiasaan keluarga kalian.
Kenapa keluarga perempuan yang menjemput mempelai laki-laki dalam adat Minang?
Karena Minangkabau menganut garis keturunan ibu (matrilineal). Rumah pusaka dan baralek berpusat di pihak anak daro, sehingga keluarga anak daro yang meminang dan yang datang menjemput marapulai. Prosesi itulah yang disebut manjapuik marapulai.
Apa bedanya maresek dan maminang?
Maresek adalah kunjungan awal untuk menjajaki, biasanya diwakili beberapa orang tua atau kerabat dari pihak anak daro, dan belum membawa ikatan apa pun. Maminang adalah pinangan resmi, dan di banyak keluarga ditutup dengan batimbang tando, yaitu saling bertukar tanda ikatan.
Prosesi Minang mana yang perlu ditulis di undangan?
Biasanya dua saja: akad dan baralek (tempat basandiang). Maresek, maminang, mahanta siriah, babako-babaki, dan bainai adalah acara keluarga. Manjapuik marapulai berlangsung di hari akad dan cukup disampaikan lewat jam akad. Manjalang dihadiri lingkaran lain, yaitu keluarga marapulai, sehingga lebih rapi dibuatkan undangan terpisah.
Apakah ada template undangan khusus adat Minang di Swanvara?
Belum ada template Minang. Imprint dipakai sebagai kerangka netral: kertas krem, serif tipis, dan segel lilin merah tua. Minangnya datang dari foto, nama, dan kalimat yang kalian tulis sendiri.

Baca juga