Undangan untuk Siraman, Akad, dan Resepsi: Mana yang Perlu Diundang?
Pernikahan dengan banyak acara tidak perlu memasukkan semuanya ke undangan. Pilah siraman, akad, resepsi, dan ngunduh mantu: mana tampil, mana disampaikan langsung.

Undangan rangkaian acara pernikahan adalah undangan yang hanya memuat acara yang ingin kamu ajak tamu hadiri, bukan seluruh kegiatan adat dan keluarga di belakangnya. Pernikahan dengan siraman, akad, resepsi, dan ngunduh mantu bisa punya lima atau enam acara, tapi hampir tidak ada tamu yang diundang ke semuanya.
Jadi pertanyaannya bergeser. Bukan lagi "bagaimana menuliskan semua acara", tapi "acara mana yang pantas tampil di halaman yang akan dibuka seratus orang".
Rangkaian acara dan daftar undangan itu dua hal berbeda
Rangkaian acara menjawab apa saja yang terjadi selama hari-hari pernikahan. Undangan menjawab satu hal saja: kamu diminta datang ke mana.
Begitu jam dan tempat tertulis di undangan, tamu membacanya sebagai ajakan. Itu juga yang dibahas di beda akad dan resepsi. Siraman yang ditaruh sejajar dengan resepsi membuat teman kantor berpikir, "Aku juga diundang ke sana?" Lalu ia ragu, atau bertanya lewat chat, atau datang ke acara yang ternyata tertutup.
Rundown lengkap per jam tetap perlu ada, tapi ia dipegang panitia dan keluarga. Cara menyusunnya sudah ada di panduan susunan acara pernikahan, jadi di sini kita fokus ke satu keputusan: acara mana yang masuk undangan.
Tiga pertanyaan untuk menyaring tiap acara
Ambil daftar acaramu, lalu tanyakan tiga hal ini untuk masing-masingnya.
- Siapa yang akan datang? Kalau hadirinnya hanya keluarga inti dan sesepuh, kamu sudah punya jalur yang lebih cepat: grup keluarga dan telepon.
- Apakah mereka perlu membuka halaman untuk tahu jam dan tempatnya? Kalau iya, karena butuh peta, jam, atau konfirmasi kehadiran, acara itu layak masuk undangan.
- Apakah daftar tamunya mirip dengan acara lain? Kalau banyak yang sama, acara-acara itu bisa hidup di satu undangan. Kalau hampir terpisah, pikirkan undangan sendiri.
Dari tiga pertanyaan ini, kebanyakan pasangan akan menemukan bahwa undangan digitalnya cuma perlu memuat dua acara: akad atau pemberkatan, dan resepsi. Itu kebetulan pas dengan batas teknis di bagian berikutnya.
Batas yang perlu kamu tahu dulu: dua blok acara
Satu undangan di Swanvara memuat tepat dua blok acara, dan minimal satu harus aktif. Blok pertama untuk akad atau pemberkatan. Pilihannya Akad Nikah, Pemberkatan Protestan, Misa Kudus, Pawiwahan, Pemberkatan Buddhis, atau Lainnya dengan label yang kamu tulis sendiri. Blok kedua untuk resepsi, atau label lain yang kamu tentukan.
Tiap blok punya jam mulai dan selesai (atau "Sampai selesai"), tempat, tautan maps yang opsional, dan opsi tanggal yang berbeda kalau acaranya jatuh di hari lain. Tidak ada blok ketiga.
Ada dua hal lagi yang menentukan cara kamu memilah.
- Semua tamu satu undangan melihat halaman yang sama. Link pribadi hanya mengubah sapaan, jadi tiap tamu disapa dengan namanya sendiri, tapi kedua blok acara tampil untuk semua orang. Tidak ada pengaturan acara per tamu.
- Tidak ada password atau mode privat. Siapa pun yang memegang link bisa membuka halamannya. Halaman undangan memang tidak diindeks mesin pencari, tapi itu bukan kunci.
Artinya, apa pun yang kamu tulis di blok acara bisa dibaca semua tamu undangan itu. Acara yang tidak ingin kamu perlihatkan ke semua orang tidak seharusnya ada di sana.
Acara mana ke mana: tabel pembagian
Berikut pembagian yang paling sering pas untuk pernikahan dengan banyak acara. Hadirin di tabel ini gambaran umum, karena kebiasaan tiap keluarga berbeda.
| Acara | Siapa yang hadir | Letaknya |
|---|---|---|
| Siraman | Keluarga inti dan sesepuh | Disampaikan langsung lewat grup keluarga atau telepon. Undangan keluarga terpisah kalau ada kerabat jauh yang butuh peta |
| Midodareni | Keluarga kedua pihak dan kerabat dekat | Sama seperti siraman. Kalau tanggal, tempat, dan tamunya sama, dan jamnya bersambung, bisa digabung dengan siraman jadi satu label di undangan keluarga |
| Akad atau pemberkatan | Keluarga dan kerabat dekat, kadang juga tamu umum | Blok 1 |
| Resepsi | Semua tamu | Blok 2 |
| Ngunduh mantu | Keluarga dan tamu pihak mempelai pria | Undangan terpisah, karena tuan rumah dan tamunya berbeda |
| After-party | Teman sebaya | Pesan WhatsApp ke temanmu. Undangan terpisah kalau tempat dan tanggalnya berbeda |
Untuk membedakan siraman dan midodareni sebelum memutuskan siapa yang diundang ke mana, ada penjelasan siraman dan midodareni. Sementara posisi ngunduh mantu terhadap resepsi dibahas di perbedaan ngunduh mantu dan resepsi.
Menggabungkan beberapa acara jadi satu label
Kalau acaramu lebih dari dua dan tamunya sama, kamu bisa menggabungkan dua acara jadi satu blok dengan label sendiri. Pakai pilihan Lainnya untuk menulis labelnya, misalnya "Akad & Resepsi".
Penggabungan hanya masuk akal kalau empat hal ini cocok:
- Tanggalnya. Satu blok hanya punya satu tanggal.
- Tempatnya. Satu blok hanya punya satu tempat dan satu tautan maps.
- Orang yang diundang. Kalau sebagian tamu hanya diundang ke acara pertama, penggabungan membuat mereka mengira diundang ke dua-duanya.
- Jamnya. Satu blok hanya punya satu rentang jam, jadi kedua acara harus bersambung.
Jam ini yang paling sering terlewat. Kalau akad pukul 09.00 dan resepsi pukul 11.00 di gedung yang sama, menggabungnya jadi "Akad & Resepsi, 09.00 - selesai" membuat tamu resepsi datang dua jam terlalu pagi. Untuk kasus itu dua blok terpisah jauh lebih jelas, dan memang itu yang tersedia.
Jadi gabungkan hanya acara yang memang satu kesatuan. Kalau jam atau tamunya berbeda, jangan dipaksa.
Acara yang cukup disampaikan langsung
Sebagian acara tidak membutuhkan halaman sama sekali. Siraman, midodareni, atau pertemuan dua keluarga sebelum hari-H biasanya hadirinnya bisa kamu hitung dengan jari. Mereka lebih nyaman dikabari langsung, dan itu juga cara yang paling sopan.
Untuk tamu yang mendapat link undangan, ada dua tempat yang bisa kamu pakai untuk menjelaskan acara yang tidak masuk blok:
- Pesan WhatsApp. Pesan untuk semua tamu kamu atur sekali di "Atur pesan WhatsApp", dengan isian Nama tamu, Jumlah orang, dan Link undangan. Tombol "Kirim via WhatsApp" di baris tiap tamu membuka WhatsApp dengan pesan yang sudah terisi, dan kamu yang menekan kirim. Karena pesannya terbuka di WhatsApp dan baru terkirim setelah kamu menekan kirim, kamu bisa menambah satu kalimat untuk tamu tertentu, misalnya "Kami harap Bapak bisa hadir juga di acara keluarga malam sebelumnya, nanti kami kabari alamatnya."
- Kalimat pembuka undangan. Itu satu-satunya kolom paragraf bebas di form, maksimal 300 karakter, dan dibaca semua tamu. Cocok untuk salam hangat atau informasi yang berlaku untuk semua orang, bukan untuk jadwal acara keluarga.
Pesan WhatsApp menyampaikan acara kepada orang yang tepat tanpa menampilkannya ke yang lain. Karena itu, untuk acara yang khusus keluarga, pesan langsung hampir selalu lebih baik daripada halaman.
Kapan undangan kedua lebih rapi
Ada saatnya dua blok dan pesan tambahan tidak lagi cukup. Tandanya sederhana: kamu mulai menulis banyak catatan seperti "yang ini hanya untuk keluarga" atau "yang ini hanya untuk teman".
Buat undangan kedua kalau:
- Daftar tamunya hampir tidak beririsan. Ngunduh mantu di kota pihak mempelai pria adalah contoh paling umum. Kolega mempelai wanita tidak perlu membaca alamat gedung yang tidak akan mereka datangi.
- Acaranya khusus keluarga dan butuh peta serta jam. Siraman dan midodareni bisa dimuat sebagai dua blok di satu undangan keluarga, masing-masing dengan label sendiri, dan link-nya hanya kamu kirim ke kerabat. Hadirin undangan utama tidak ikut melihatnya.
- Tempat dan tanggalnya berbeda jauh. After-party di kota lain, misalnya, lebih rapi sebagai undangan tersendiri.
Undangan kedua dibayar terpisah, sesuai paket yang kamu pilih untuknya (Lite Rp 99rb, Pro Rp 199rb, Max Rp 349rb, sekali bayar per undangan). Alamatnya juga berbeda, jadi kamu perlu memilih nama subdomain lain. Di Lite dan Pro, subdomain tidak bisa diganti setelah terbit, jadi pilih yang rapi dan mudah dibedakan.
Form-nya juga meminta data yang sama lagi: dua nama mempelai dengan foto masing-masing, plus foto sampul. Kalau undangan keduanya hanya untuk keluarga, kamu tetap perlu mengisinya. Hitung ini sebelum memutuskan, supaya undangan kedua tidak jadi kerja dobel di menit-menit terakhir.
Untuk teknis dua tempat berbeda, cara membuat undangan pernikahan dua lokasi membahasnya langkah demi langkah. Kalau akad saja yang dilakukan tertutup dan resepsi tidak diadakan, lihat undangan pernikahan tanpa resepsi.
Tiga susunan yang paling sering muncul
Adat Jawa dengan siraman dan midodareni. Undangan utama berisi Akad Nikah di blok 1 dan Resepsi di blok 2. Siraman dan midodareni dikabari langsung ke keluarga. Kalau banyak kerabat dari luar kota yang perlu tahu tempat dan jamnya, buat undangan keluarga terpisah. Template seperti Pesona, yang bermotif batik, cocok untuk undangan seperti ini.
Resepsi di satu kota dan ngunduh mantu di kota lain. Undangan pertama untuk akad dan resepsi pihak mempelai wanita. Undangan kedua, dengan alamat sendiri, untuk ngunduh mantu dan tamu pihak mempelai pria.
Akad, resepsi, dan after-party. Undangan berisi akad dan resepsi. After-party diundang lewat pesan WhatsApp ke teman yang memang akan datang. Kalau tamunya cukup banyak dan tempatnya berbeda, jadikan undangan sendiri.
Bagaimana RSVP ikut mengatur ini
RSVP selalu aktif dan hanya bisa diisi dari link pribadi tamu. Link umum, yang bisa kamu salin lewat "Salin link umum", hanya untuk dilihat. Jadi kalau kamu ingin tahu siapa yang akan datang ke acara yang mana, kirim link pribadi ke setiap orang, jangan satu link ke grup.
Di formnya, tamu memilih hadir atau tidak hadir, lalu acara mana yang akan didatangi atau keduanya, dan jumlah tamunya. Satu konfirmasi maksimal 20 orang, jadi keluarga yang sangat besar sebaiknya dipecah jadi beberapa nama. Ringkasan kehadiran di dashboard dihitung per orang, dan saat kedua blok acara aktif, jumlahnya dipisah untuk tiap acara dan untuk yang datang ke keduanya. Jadi kamu tahu berapa orang di akad dan berapa di resepsi tanpa merekap dari chat.
Langkah berikutnya di Swanvara
Kalau susunan acaramu sudah kamu pilah, langkah selanjutnya pendek.
- Buka galeri template dan pilih yang paling dekat dengan suasana kalian. Form-nya sama untuk template mana pun.
- Isi form: nama dan foto kedua mempelai, foto sampul, lalu dua blok acara dengan jam, tempat, dan tautan maps masing-masing.
- Lihat preview-nya dulu. Template memakai teks bawaan bertema pernikahan, seperti "Undangan Pernikahan" dan "Mempelai", jadi periksa apakah nadanya sudah pas sebelum membayar.
- Bayar di akhir, saat kamu siap menerbitkan. Lite Rp 99rb, Pro Rp 199rb, Max Rp 349rb, sekali bayar per undangan.
- Tambahkan tamu satu per satu atau lewat "Tempel daftar", lalu kirim link pribadinya lewat tombol "Kirim via WhatsApp". Tambahkan kalimat penjelas untuk tamu yang hanya diundang ke satu acara.
Kalau kamu memutuskan perlu undangan kedua, ulangi alurnya dengan alamat dan daftar tamu yang berbeda. Template-nya boleh sama, boleh juga berbeda, misalnya yang lebih santai untuk undangan keluarga. Pilih dulu lewat galeri template.
Pada akhirnya, undangan yang baik tidak memuat semua acara. Ia memuat acara yang tepat untuk orang yang tepat, dan sisanya kamu sampaikan dengan cara yang lebih dekat.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
- Apakah siraman dan midodareni perlu dimasukkan ke undangan digital?
- Biasanya tidak. Keduanya acara keluarga yang hadirinnya sudah kamu kenal satu per satu, jadi cukup disampaikan langsung lewat grup keluarga atau telepon. Menaruhnya di undangan yang dibuka banyak orang membuat tamu lain bertanya apakah mereka juga diundang. Kalau ada kerabat jauh yang butuh peta dan jam, buat undangan keluarga terpisah.
- Berapa acara yang bisa dimuat dalam satu undangan Swanvara?
- Tepat dua blok acara, dan minimal satu harus aktif. Blok pertama untuk akad, pemberkatan, atau label lain yang kamu tulis sendiri, blok kedua untuk resepsi atau label lain. Tidak ada blok ketiga, jadi acara selebihnya perlu disampaikan lewat pesan atau dibuatkan undangan terpisah.
- Bagaimana kalau sebagian tamu hanya diundang ke resepsi?
- Di Swanvara, link pribadi hanya mengubah sapaan. Semua tamu dalam satu undangan melihat halaman yang sama dengan kedua blok acara. Jadi katakan acara mana yang dimaksud di pesan WhatsApp yang kamu kirim bersama link-nya. Saat RSVP, tamu memilih acara yang akan didatangi atau keduanya. Kalau satu kelompok tamu benar-benar hanya untuk satu acara, undangan kedua lebih rapi.
- Kapan sebaiknya membuat undangan kedua?
- Ketika daftar tamunya hampir tidak beririsan dengan undangan pertama, misalnya ngunduh mantu di kota pihak mempelai pria, acara khusus keluarga, atau after-party untuk teman sebaya di tempat berbeda. Undangan kedua punya alamat, daftar tamu, dan RSVP sendiri, dan dibayar terpisah dari undangan pertama.
- Bisakah acara keluarga disembunyikan dari tamu umum di halaman yang sama?
- Tidak. Semua yang tertulis di halaman undangan terlihat oleh siapa saja yang memegang link-nya, dan tidak ada password atau mode privat. Acara yang hanya untuk keluarga sebaiknya disampaikan langsung atau dibuat sebagai undangan terpisah yang link-nya hanya kamu kirim ke keluarga.
Baca juga
Pertimbangan
Cara Memilih Platform Undangan Digital: Checklist Sebelum Kamu Bayar
Cara memilih platform undangan digital: delapan hal yang dicek sebelum bayar, dari link per tamu, RSVP, masa aktif, sampai harga, plus pertanyaan untuk penjual.
Pertimbangan
Undangan lewat Pesan WhatsApp Saja atau Undangan Digital? Perbandingan Jujurnya
Cukup kirim teks atau JPG lewat WhatsApp, atau perlu halaman undangan? Kapan pesan saja cukup, apa yang retak saat tamu bertambah, dan contoh pesan dengan tautan.
Pertimbangan
Jasa Desain Undangan Digital atau Buat Sendiri? Perbandingan Jujur
Pakai jasa desainer undangan digital atau isi template sendiri? Bandingkan biaya, waktu jadi, revisi, kendali setelah disebar, dan RSVP, lengkap dengan tabelnya.
Siap membuat undangan kalian sendiri?
Pilih template, isi detail acara, dan bagikan tautannya ke tamu. Semuanya bisa selesai dalam satu sore.
