swanvara

Kata-kata

Teks MC Lamaran: Naskah Formal dan Santai untuk Tiap Segmen Acara

Teks MC lamaran per segmen, formal dan santai: salam, rombongan, juru bicara, cincin, seserahan, doa, ramah tamah, penutup, plus kalimat jembatan musyawarah.

Tim Swanvara
Daftar isi(16)

Teks MC lamaran berupa naskah pendek yang dibacakan pembawa acara untuk mengantar tiap bagian lamaran, dari salam pembuka sampai penutup, sambil menjaga urutan antara dua keluarga. Naskahnya jauh lebih pendek daripada naskah resepsi, karena panggung utamanya milik juru bicara.

Biasanya begini kejadiannya. Seorang sepupu diberi mikrofon dua hari sebelum lamaran, dengan pesan singkat: "Tolong jadi MC ya, formal tapi jangan kaku." Ia sudah hafal rasanya memegang mikrofon di arisan, tetapi belum pernah memandu pertemuan dua keluarga yang masih saling menjaga sikap. Ia tidak tahu siapa dipanggil lebih dulu, kapan cincin dipasang, dan apa yang harus dikatakan kalau jawabannya belum siap.

Halaman ini menyiapkan kalimat-kalimatnya. Ada sembilan segmen, masing-masing dalam versi formal dan santai. Kalimat dalam kurung siku diganti dengan data kalian. Isi pidato juru bicara tidak dibahas di sini, karena sudah ada di contoh sambutan lamaran.

Peta segmen: tugas MC dan isyarat waktunya

Tabel ini meringkas apa yang dikerjakan MC di tiap segmen dan kapan ia harus bicara. Naskah lengkapnya ada di bagian berikutnya. Rundown menit per menit lengkap dengan siapa yang memegang tiap bagian ada di contoh susunan acara lamaran.

SegmenTugas MCIsyarat waktu
Pembukaan dan salamMenyapa, membuka acara, menyebut dua keluargaBegitu rombongan sudah duduk
Menyambut rombonganMenyebut nama keluarga yang datang, memberi tempatSebelum teh atau hidangan ringan disajikan
Juru bicara pihak laki-lakiMempersilakan, lalu diamSetelah sambutan tuan rumah
Juru bicara pihak perempuanMempersilakan jawaban, lalu diamSegera setelah pihak laki-laki selesai
Pemasangan cincinMengumumkan, meminta tamu merapat atau berdiriSetelah jawaban diterima
Penyerahan seserahanMenyebut perwakilan yang menyerahkan dan menerimaSesudah atau sebelum cincin, mengikuti adat
DoaMenyerahkan kepada tokoh agama, meminta heningSesudah penyerahan selesai
Ramah tamahMengumumkan makan bersama dan sesi fotoLima menit setelah doa
PenutupBerterima kasih, menyebut jam selesaiSaat tamu mulai bergerak berpamitan

Pembukaan dan salam

Kalimat pertama MC menentukan nada acara. Sebut nama kedua keluarga dengan pelan dan jelas, karena tidak semua tamu saling kenal.

Formal

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi Bapak, Ibu, dan hadirin yang kami hormati. Puji syukur kita panjatkan karena hari ini keluarga [Nama Keluarga Pria] dan keluarga [Nama Keluarga Wanita] dapat berkumpul dalam keadaan sehat. Perkenankan saya, [Nama MC], memandu acara lamaran [Nama Calon Mempelai Pria] dan [Nama Calon Mempelai Wanita] pada pagi ini.

Santai

Selamat pagi semuanya. Terima kasih sudah datang. Silakan duduk yang nyaman. Saya [Nama MC], sepupunya [Nama], dan pagi ini saya yang akan memandu acara sampai selesai. Hari ini dua keluarga bertemu untuk satu niat baik, jadi mari kita mulai pelan-pelan.

Kalau keluarga tidak memakai salam Islam, ganti dengan salam yang biasa dipakai di rumah itu.

Menyambut rombongan

Di bagian ini MC mengalihkan perhatian dari pintu masuk ke ruangan. Tuan rumah sering lebih dulu menyapa langsung, jadi MC cukup menegaskan dan memberi jeda.

Formal

Kami mengucapkan selamat datang kepada rombongan keluarga [Nama Keluarga Pria]. Terima kasih telah menempuh perjalanan sampai ke rumah ini. Semoga Bapak dan Ibu merasa seperti di rumah sendiri.

Santai

Selamat datang untuk rombongan keluarga [Nama Keluarga Pria]. Semoga perjalanannya lancar dan tidak terlalu macet. Silakan menikmati minumannya, sebentar lagi kita masuk ke acara inti.

Mengantar juru bicara pihak laki-laki

Tugas MC pendek: memanggil, lalu menyingkir dari mikrofon. Jangan mengulang atau merangkum maksud yang akan disampaikan, karena itu mengambil giliran juru bicara.

Formal

Acara berikutnya adalah penyampaian maksud kedatangan. Kepada Bapak [Nama Juru Bicara Pria], mewakili keluarga [Nama Keluarga Pria], kami persilakan.

Santai

Sekarang giliran keluarga [Nama Keluarga Pria] menyampaikan niatnya. Om [Nama], silakan.

Mengantar juru bicara pihak perempuan

Setelah pihak laki-laki selesai, beri jeda sejenak sebelum memanggil. Kalimat terima kasih singkat sudah cukup.

Formal

Terima kasih, Bapak [Nama]. Selanjutnya, kami persilakan Bapak [Nama Juru Bicara Wanita], mewakili keluarga [Nama Keluarga Wanita], untuk menanggapi dan memberikan jawaban.

Santai

Terima kasih, Om [Nama]. Sekarang kita dengar tanggapan dari keluarga [Nama Keluarga Wanita]. Pak [Nama], silakan.

Kalau jawabannya: "kami minta waktu bermusyawarah"

Jawaban ini wajar dan tidak berarti penolakan. Tugas MC hanya menjembatani supaya ruangan tidak mendadak canggung.

Terima kasih kepada kedua keluarga atas keterbukaannya. Keluarga [Nama Keluarga Wanita] akan bermusyawarah terlebih dahulu dan menyampaikan kabar pada [hari/tanggal]. Sambil menunggu, mari kita lanjutkan acara dengan ramah tamah.

Kalimat itu langsung melewati cincin dan seserahan. Karena itu, sepakati dengan keluarga sebelum hari acara apakah kedua bagian itu tetap dilakukan atau ditunda.

Pemasangan cincin

Segmen ini singkat tetapi paling banyak difoto. MC mengumumkan, lalu meminta orang yang tidak terlibat memberi ruang.

Formal

Hadirin yang kami hormati, acara berikutnya adalah pemasangan cincin sebagai tanda ikatan. Kami persilakan [Nama yang Memasangkan] untuk memasangkan cincin kepada [Nama Calon Mempelai Wanita]. Mohon hadirin berkenan memberi ruang.

Santai

Sekarang bagian yang paling ditunggu: pemasangan cincin. Bu [Nama], silakan. Yang mau memotret, boleh merapat pelan-pelan, tapi jangan sampai menutupi yang sedang berdiri.

Siapa yang memasangkan cincin berbeda antarkeluarga. Di banyak keluarga Muslim, ibu pihak laki-laki yang memasangkannya, karena kedua calon belum menikah. Tanyakan lebih dulu dan tuliskan nama pelakunya di naskah. Sepakati juga tangan mana yang dipakai; pilihannya dibahas di cincin nikah di tangan kanan atau kiri.

Penyerahan seserahan

Di sini MC menyebut siapa yang menyerahkan dan siapa yang menerima. Urutan segmen ini dan cincin sering bertukar tempat, jadi ikuti rundown keluarga. Istilah hantaran dan seserahan dibedakan di perbedaan seserahan dan hantaran.

Formal

Sebagai bentuk penghormatan dan tanda keseriusan, keluarga [Nama Keluarga Pria] menyerahkan seserahan. Kepada Bapak [Nama] kami persilakan menyerahkan, dan kepada Ibu [Nama] kami persilakan menerima.

Santai

Keluarga [Nama Keluarga Pria] juga membawa seserahan untuk [Nama Calon Mempelai Wanita]. Pak [Nama], silakan diserahkan. Bu [Nama], silakan diterima.

Jangan menyebut nilai atau isi seserahan satu per satu, kecuali adat keluarga memang mengumumkannya. Kalimat yang diucapkan juru bicara kedua pihak sesudah MC memanggil ada di kata-kata penyerahan seserahan.

Doa: menyerahkan kepada tokoh agama

Segmen paling tenang. MC tidak bercanda, dan tidak bicara sebelum ruangan benar-benar diam.

Formal

Marilah kita memanjatkan doa agar niat baik dua keluarga ini dimudahkan. Doa akan dipimpin oleh Bapak [Nama Tokoh Agama]. Kepada hadirin, kami mohon keheningan sejenak.

Santai

Sebelum kita lanjut, kita berdoa dulu untuk [Nama] dan [Nama]. Doanya dipimpin Pak [Nama]. Mohon tenang sebentar, ya.

Untuk tamu dengan keyakinan yang berbeda, kalimat "sesuai keyakinan masing-masing" cukup untuk mengajak semua orang berdoa tanpa MC menebak agama siapa pun.

Ramah tamah

Setelah bagian inti selesai, suasana biasanya lebih cair. MC mengumumkan hal praktis dan tidak perlu mengisi setiap menit.

Formal

Rangkaian acara inti telah selesai. Kami persilakan Bapak, Ibu, dan hadirin untuk menikmati hidangan yang telah disiapkan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama. Mohon maaf apabila ada kekurangan dalam penyambutan kami.

Santai

Acara intinya sudah selesai, sekarang waktunya makan. Silakan ambil sendiri, tidak perlu menunggu dipanggil. Sesi foto bersama sekitar lima belas menit lagi di ruang tengah.

Pengumuman yang menyangkut jam, seperti sesi foto, sebaiknya disebut dua kali: sekali saat ramah tamah dimulai, sekali lima menit sebelumnya.

Penutup

MC menutup dengan terima kasih dan satu informasi konkret. Rombongan dari luar kota biasanya harus pulang sebelum sore, jadi sebut jam selesai.

Formal

Dengan ini rangkaian acara lamaran kami akhiri. Atas nama kedua keluarga, kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan doa restunya. Mohon maaf atas segala kekurangan. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Santai

Itu dia acara hari ini. Terima kasih sudah datang, makan, dan mendoakan [Nama] dan [Nama]. Hati-hati di jalan, dan sampai bertemu di acara berikutnya.

Bagaimana kalau urutannya terbalik, seperti di adat Minang?

Semua naskah di atas mengikuti pola yang paling umum: pihak laki-laki datang, meminang, lalu pihak perempuan menjawab. Di adat Minangkabau, keluarga perempuan yang datang meminang, sehingga dua segmen juru bicara bertukar tempat. Segmen pembukaan, doa, dan penutup tetap sama.

Pertukaran itu mudah dilakukan di naskah: tukar nama keluarga dan juru bicara di dua segmen tadi, lalu minta MC membaca ulang urutannya sekali. Tiap daerah juga punya bentuk sendiri, misalnya berbalas pantun atau bahasa halus tertentu. Tanyakan kepada orang yang dituakan di keluarga, lalu tulis hasilnya di rundown sebelum MC menyalinnya.

Kebanyakan salah sebut terjadi karena MC memegang versi yang berbeda dari yang dibaca tamu: ejaan dari chat keluarga, jam dari rundown lama. Cara paling sederhana mencegahnya adalah mengirim link undangan ke MC.

Di Swanvara, halaman undangan menampilkan nama sesuai pilihan Urutan nama di undangan dan tiap blok acara tampil dengan jamnya. Salin link umum lewat ikon Salin link umum di halaman acara kalian, lalu kirim ke MC, supaya yang dibaca MC sama persis dengan yang dilihat tamu. Isi undangan tetap bisa diedit setelah terbit, dan link yang sama menampilkan versi terbarunya.

Satu hal yang perlu kalian periksa lebih dulu. Lamaran memakai form yang sama dengan pernikahan, dan teks bawaan template berbasis pernikahan, misalnya "Undangan Pernikahan" di layar pembuka. Lihat preview-nya sebelum membayar. Langkah mengisi form untuk lamaran, termasuk memilih "Lainnya" untuk nama acaranya, ada di cara membuat undangan lamaran digital.

Naskah MC tetap dikirim terpisah. Link undangan menjadi pegangan untuk nama dan jam.

Template yang memperjelas jam

Tepian cocok kalau MC dan tamu sama-sama perlu melihat jam dengan jelas. Template ini menggambarkan dua keluarga yang saling mendekat: dua dermaga di tepi kanal, satu jembatan kecil yang kedua ujungnya bertemu di tengah, dan tiap acara tampil sebagai jembatan bernomor dengan tanggal dan jamnya.

Template lain ada di galeri template.

Persiapan sehari sebelum acara

  • Kirim link umum undangan ke MC dan pastikan ia membukanya sendiri.
  • Cocokkan ejaan nama keluarga, gelar, dan nama juru bicara kedua pihak.
  • Sepakati urutan cincin dan seserahan, dan siapa yang memasangkan cincin.
  • Tentukan siapa yang memberi isyarat saat bagian berganti.
  • Baca satu kali dengan suara keras bersama MC, termasuk nama yang panjang.

Untuk sambutan masing-masing pihak, serahkan ke juru bicara dan contoh sambutan lamaran. Kalau resepsi menyusul di hari lain, naskah MC-nya dibahas terpisah di teks MC resepsi pernikahan.

Langkah berikutnya di Swanvara

  1. Pilih nada utama, formal atau santai, lalu salin naskah per segmen dan ganti isi kurung siku.
  2. Pilih template dari galeri template dan isi form dengan nama, tanggal, jam, dan tempat. Untuk nama acaranya, pilih "Lainnya" lalu ketik "Lamaran".
  3. Lihat preview-nya dan periksa teks bawaan template sebelum membayar. Form bisa diisi dan dilihat dulu, dan pembayaran adalah langkah terakhir sebelum terbit, dengan paket mulai Rp 99rb (lengkapnya di halaman harga).
  4. Setelah terbit, kirim link umum ke MC bersama naskahnya, lalu bagikan link personal ke tiap tamu.

Bacakan naskahnya keras-keras sekali bersama MC. Kalimat yang tersandung di lidah hari ini akan tersandung juga di depan keluarga besar.

Template

Template yang dibahas di artikel ini

Buka halamannya untuk melihat contoh lengkap dan detail desainnya.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apa tugas MC di acara lamaran?
MC menjaga urutan dan memberi isyarat. Ia membuka acara, menyambut rombongan, memanggil juru bicara pihak laki-laki lalu pihak perempuan, mengantar pemasangan cincin dan penyerahan seserahan, menyerahkan doa kepada tokoh agama, lalu menutup. MC tidak berpidato soal niat meminang, karena itu bagian juru bicara.
Siapa yang sebaiknya menjadi MC lamaran?
Orang yang dikenal kedua keluarga dan tenang memegang mikrofon, biasanya sepupu, paman, atau teman dekat keluarga. Ia tidak harus fasih berbahasa formal, karena naskah santai di atas sengaja disiapkan untuk keluarga yang akrab. Yang wajib ia pegang adalah ejaan nama dan jam tiap bagian.
Bagaimana kalau pihak perempuan meminta waktu bermusyawarah?
MC tidak ikut menjawab. Ia mengucapkan terima kasih atas keterbukaan kedua pihak, menyebut bahwa keluarga akan bermusyawarah, lalu meneruskan acara ke ramah tamah. Kalimat jembatan yang bisa dipakai ada di bagian musyawarah di atas, dan sebaiknya hal ini sudah dibicarakan sebelum hari acara.
Apakah urutan acara lamaran selalu sama?
Tidak. Urutan dalam artikel ini mengikuti pola yang umum, yaitu pihak laki-laki datang dan meminang. Di adat Minangkabau, keluarga perempuan yang datang meminang, jadi urutan juru bicaranya terbalik. Pemasangan cincin dan penyerahan seserahan juga sering bertukar tempat, tergantung keluarga.
Bagaimana memastikan MC menyebut nama dan jam yang sama dengan undangan?
Kirim link umum undangan ke MC sebelum hari acara. Nama dan jam tiap acara tampil di halaman itu persis seperti yang dibaca tamu. Isi undangan bisa diedit setelah terbit dan link yang sama menampilkan versi terbaru, jadi MC tidak memegang salinan lama.

Baca juga