swanvara

Kata-kata

Contoh Sambutan Lamaran: Kata-Kata Juru Bicara Pihak Laki-laki dan Perempuan

Contoh sambutan lamaran untuk juru bicara pihak laki-laki yang meminang dan pihak perempuan yang menjawab, plus penutup, versi formal, santai, dan islami.

Tim Swanvara
Daftar isi(13)

Sambutan lamaran, dalam praktiknya, berarti dua pidato pendek yang saling menjawab: juru bicara pihak laki-laki menyampaikan maksud kedatangan, lalu juru bicara pihak perempuan menyambut dan memberi jawaban. Sesudah jawaban, banyak keluarga menyerahkan hantaran atau seserahan, lalu menutup dengan doa.

Bayangkan ruang tamu yang penuh. Rombongan calon mempelai laki-laki baru duduk, teh belum diminum, dan semua mata tertuju pada seorang paman yang berdiri dengan kertas terlipat di tangan. Ia menarik napas, dan satu ruangan mendadak hening. Paman itu tidak sedang berpidato untuk dirinya sendiri. Ia membawa nama satu keluarga, dan kalimat pertamanya menentukan suasana seluruh acara.

Halaman ini berisi kerangka dan contoh jadi untuk kedua juru bicara. Ambil, ganti isi kurung siku, lalu sesuaikan dengan kebiasaan keluarga kalian.

Siapa bicara, dan dalam urutan apa

Urutan yang paling umum kira-kira seperti ini. Tiap daerah punya bentuknya sendiri. Banyak keluarga Melayu berbalas pantun, banyak keluarga Jawa memakai bahasa krama dan pranatacara, dan di adat Minangkabau justru keluarga perempuan yang datang meminang. Jadi anggap tabel di bawah sebagai rangka, bukan aturan baku.

UrutanSiapaIsinya
1Pembawa acaraMembuka acara, mempersilakan juru bicara
2Juru bicara pihak perempuanMenyambut rombongan, mempersilakan pihak laki-laki berbicara
3Juru bicara pihak laki-lakiMemperkenalkan keluarga, menyampaikan niat meminang
4Juru bicara pihak perempuanMenerima maksud, menyampaikan jawaban
5Juru bicara pihak laki-lakiMenyerahkan hantaran atau seserahan (di banyak keluarga), menyampaikan terima kasih
6Pemuka agama atau yang dituakanDoa penutup

Isi seserahannya dibahas terpisah di perbedaan seserahan dan hantaran. Kalau istilah lamaran sendiri masih tertukar dengan tunangan, perbedaan lamaran dan tunangan menjelaskannya. Persiapan di luar sambutan, dari ruangan dan hidangan sampai contoh susunan acaranya, ada di persiapan acara lamaran.

Memilih juru bicara

Orang tua tidak harus yang berbicara. Banyak keluarga menunjuk paman, kakak tertua, atau tokoh yang dituakan dan pandai menyusun kalimat. Dua syarat saja: ia dipercaya kedua keluarga, dan ia tahu persis apa yang sudah disepakati sebelum hari itu.

Hal kedua itu sering diremehkan. Lamaran biasanya sudah dirundingkan diam-diam antarkeluarga, jadi sambutan hari-H lebih mirip peresmian daripada kejutan. Juru bicara yang belum tahu kesepakatannya bisa tanpa sengaja menyebut sesuatu yang belum diputuskan, misalnya tanggal akad, di depan semua tamu.

Sambutan pihak laki-laki: menyampaikan maksud

Strukturnya empat bagian: salam dan terima kasih atas sambutan, perkenalan rombongan, maksud kedatangan, lalu permohonan jawaban. Panjangnya cukup sampai tiga menit.

Versi formal

Bapak dan Ibu sekalian, yang kami hormati.

Pertama-tama, izinkan kami mengucapkan terima kasih atas sambutan yang hangat di rumah ini. Kami datang dalam satu rombongan yang terdiri atas keluarga besar [Nama Ayah Calon Mempelai Laki-laki], dan saya, [Nama Juru Bicara], diberi amanah untuk menyampaikan maksud kedatangan kami.

Kami mengenal putra kami, [Nama Calon Mempelai Laki-laki], sebagai pribadi yang bertanggung jawab. Dengan niat yang baik dan restu kedua orang tuanya, ia ingin meminang putri Bapak dan Ibu, [Nama Calon Mempelai Perempuan], untuk menjadi pendamping hidupnya.

Kami sadar bahwa permohonan ini tidak kecil. Karena itu kami datang secara langsung, dengan hormat dan dengan harapan yang baik. Atas nama keluarga, kami memohon kesediaan Bapak dan Ibu untuk menerima pinangan ini.

Versi santai

Cocok untuk keluarga yang sudah akrab dan acaranya kecil. Nadanya hangat, tetapi niatnya tetap disebut jelas.

Bapak, Ibu, terima kasih sudah menerima kami dengan begitu baik. Rasanya kami sudah seperti keluarga sendiri.

Saya [Nama Juru Bicara], mewakili keluarga [Nama Keluarga]. Hari ini kami datang membawa satu niat: [Nama Calon Mempelai Laki-laki] ingin melamar [Nama Calon Mempelai Perempuan]. Keduanya sudah saling mengenal cukup lama, dan kami sebagai orang tua mendukung sepenuhnya.

Kalau Bapak dan Ibu berkenan, kami mohon izin untuk melanjutkan niat baik ini.

Sambutan pihak perempuan: menjawab

Ada dua tugas yang berbeda. Pertama menyambut sebelum pihak laki-laki berbicara, kedua menjawab sesudahnya. Dua-duanya sebaiknya pendek.

Sambutan awal

Bapak dan Ibu rombongan keluarga [Nama Keluarga] yang kami muliakan, selamat datang di rumah kami.

Kami berterima kasih Bapak dan Ibu sudah meluangkan waktu untuk datang. Kami bersyukur bisa bertemu dalam keadaan sehat. Dengan senang hati, kami persilakan Bapak dan Ibu menyampaikan maksud kedatangan.

Jawaban

Ada tiga jenis jawaban yang lazim: menerima, menerima dengan syarat yang sudah disepakati, atau meminta waktu bermusyawarah. Yang pertama paling sering terdengar, karena jawaban sebenarnya biasanya sudah dibicarakan sebelumnya.

Bapak dan Ibu sekalian, kami sudah mendengar maksud baik yang disampaikan. Setelah kami bermusyawarah dengan keluarga, dan setelah menanyakan kesediaan putri kami, [Nama Calon Mempelai Perempuan], dengan mengucap syukur kami menerima pinangan [Nama Calon Mempelai Laki-laki] untuk putri kami.

Semoga niat baik ini dilancarkan sampai hari pernikahannya nanti. Mengenai waktu dan teknis selanjutnya, mari kita bicarakan bersama dalam suasana kekeluargaan.

Kalau keluarga belum siap menjawab hari itu:

Bapak dan Ibu sekalian, kami menghargai niat baik yang telah disampaikan. Izinkan kami bermusyawarah terlebih dahulu dengan keluarga besar. Kami akan menyampaikan jawaban paling lambat [hari/tanggal]. Terima kasih atas pengertiannya.

Penutup

Penutup bisa dibawakan salah satu juru bicara atau pembawa acara, dan lebih baik tidak lebih dari satu menit. Isinya terima kasih, doa, lalu mempersilakan tamu menikmati hidangan.

Alhamdulillah, rangkaian acara lamaran hari ini sudah berjalan dengan baik. Terima kasih kepada seluruh keluarga dan tamu yang hadir. Semoga niat baik ini diberi kemudahan sampai ke hari pernikahan. Mari kita tutup dengan doa, lalu menikmati hidangan yang telah disiapkan.

Kalau keluarganya bukan Muslim, ganti "Alhamdulillah" dengan "Puji Tuhan" atau "Syukur kepada Tuhan", dan sesuaikan doanya dengan tradisi keluarga. Untuk sambutan tuan rumah di resepsi nanti, contohnya ada di contoh sambutan pernikahan mewakili keluarga.

Versi islami yang singkat

Banyak keluarga membuka dan menutup dengan salam serta hamdalah. Versi pendek ini bisa dipakai juru bicara pihak laki-laki, dan pihak perempuan tinggal membalas dengan pola yang sama.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Alhamdulillahi rabbil 'alamin, segala puji bagi Allah yang telah mempertemukan kita dalam keadaan sehat. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi Muhammad SAW.

Bapak dan Ibu yang kami hormati, kami datang dengan niat menyambung silaturahmi sekaligus meminang putri Bapak dan Ibu, [Nama Calon Mempelai Perempuan], untuk putra kami, [Nama Calon Mempelai Laki-laki]. Kami memohon kesediaan Bapak dan Ibu, dan semoga Allah meridhai niat baik ini.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Satu catatan: doa "barakallahu laka wa baraka 'alaika" diajarkan untuk pasangan yang sudah menikah, jadi sebaiknya disimpan untuk hari akad. Di lamaran, doa kemudahan dan keberkahan niat lebih tepat.

Tips supaya sambutan tidak canggung

  • Tulis, jangan hafalkan. Pegang naskah saja. Tidak ada yang menilai hafalan, tapi semua orang akan menyimak kalau kalimatnya jelas.
  • Baca keras sekali. Kalimat yang enak ditulis sering macet di lidah. Dengar sendiri sebelum hari-H.
  • Sebut nama lengkap dengan benar. Kesalahan nama di depan keluarga besar bukan bahan candaan.
  • Satu pesan per bagian. Tiap paragraf cukup membawa satu maksud.
  • Jangan menyebut nilai seserahan atau mahar. Itu urusan yang sudah disepakati, bukan bahan pidato. Pengecualiannya adat yang memang mengumumkannya, seperti uang panai di banyak keluarga Bugis dan Makassar.
  • Siapkan cadangan. Dua lembar naskah, satu di tangan juru bicara, satu di tangan pembawa acara.

Kaitannya dengan undangan lamaran

Sambutan dibuka tepat setelah rombongan duduk, jadi jam mulai di undangan harus tegas. Tamu yang datang telat bisa melewatkan bagian yang paling penting, dan bagian itu tidak diulang. Teks undangannya dibahas di kata-kata undangan lamaran.

Kalau kalian membuat undangan digital di Swanvara, naskah sambutan tidak perlu masuk ke sana. Satu-satunya paragraf bebas di form adalah kalimat pembuka undangan, dengan batas 300 karakter. Pakai kalimat pembuka itu untuk niat acara, dan taruh jam mulai yang tegas di blok acara. Untuk judul blok, pilih "Lainnya" lalu ketik "Lamaran".

Teks bawaan template dan tampilan link saat dibagikan di WhatsApp tetap menyebut pernikahan, jadi isi form dan cek preview-nya dulu sebelum membayar. Pembayaran menjadi langkah terakhir, tepat sebelum undangan terbit, dengan paket mulai Rp 99rb (detailnya di halaman harga). RSVP dan buku tamu hanya bisa dipakai dari link personal tiap tamu, dan jumlah yang hadir bisa kalian baca di dashboard, jadi tuan rumah tahu berapa kursi yang perlu disiapkan. Langkah lengkapnya ada di cara membuat undangan lamaran digital.

Langkah berikutnya

Tunjuk juru bicara untuk masing-masing pihak, tulis naskahnya dari contoh di atas, dan baca keras sekali bersama keluarga. Setelah itu buka galeri template, pilih tampilan yang cocok dengan suasana keluarga, isi form dengan nama, tanggal, jam mulai yang tegas, dan tempat, lalu cek preview-nya. Bayar ketika sudah yakin, kirim link personal ke tiap tamu, dan biarkan juru bicara fokus pada kata-katanya.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Siapa yang berbicara lebih dulu di acara lamaran?
Umumnya juru bicara pihak laki-laki, karena merekalah yang datang membawa maksud. Setelah tuan rumah menyambut rombongan, juru bicara pihak laki-laki memperkenalkan keluarga dan menyampaikan niat meminang. Juru bicara pihak perempuan baru menjawab sesudahnya. Urutan ini bisa berbeda di adat tertentu, misalnya di Minangkabau, tempat keluarga perempuan yang datang meminang, jadi tanyakan kebiasaan keluarga sebelum hari acara.
Berapa lama sambutan lamaran yang pas?
Sekitar dua sampai lima menit per pihak. Sambutan yang terlalu panjang membuat tamu yang berdiri atau duduk bersila mulai gelisah, sedangkan inti acaranya memang singkat: niat disampaikan, lalu dijawab. Naskah sepanjang 250-400 kata sudah cukup. Baca keras-keras sekali sebelum hari-H.
Apakah juru bicara harus orang tua calon pengantin?
Tidak harus. Banyak keluarga menunjuk paman, kakak laki-laki tertua, atau tokoh yang pandai berbicara dan dituakan. Yang penting ia dipercaya kedua keluarga dan tahu betul maksud serta batasan yang sudah disepakati. Calon pengantin sendiri biasanya tidak menjadi juru bicara.
Bagaimana kalau pihak perempuan belum siap memberi jawaban hari itu?
Jawaban boleh berupa permintaan waktu untuk bermusyawarah, dan itu wajar di banyak keluarga. Juru bicara menyampaikannya dengan sopan, menyebut kapan keluarga akan memberi kabar, lalu menutup dengan terima kasih. Sebaiknya hal ini sudah dibicarakan diam-diam antarkeluarga sebelum hari acara, supaya tidak mengejutkan siapa pun.
Apakah teks sambutan lamaran perlu ditulis di undangan?
Tidak. Undangan cukup memuat siapa yang mengundang, hari, jam, tempat, dan satu kalimat pembuka. Naskah sambutan dipegang juru bicara masing-masing. Yang perlu masuk ke undangan adalah jam mulai yang tegas, karena sambutan dibuka tepat setelah rombongan duduk.

Baca juga