Ucapan Terima Kasih kepada Besan: Contoh Pesan Orang Tua Setelah Resepsi dan Ngunduh Mantu
Contoh ucapan terima kasih kepada besan setelah resepsi dan ngunduh mantu, termasuk untuk besan yang membantu biaya, dalam nada formal, islami, dan Jawa.

Daftar isi(10)
Ucapan terima kasih kepada besan berupa pesan singkat dari orang tua satu pihak untuk orang tua pihak lainnya, dikirim setelah resepsi atau ngunduh mantu, yang mengakui kerja dua keluarga dan menutup hari itu dengan hangat. Isinya cukup tiga hal: terima kasih, satu hal yang diingat, dan harapan untuk hubungan ke depan.
Biasanya pesan ini ditulis pukul sepuluh malam, di kursi pinggir ruang yang mulai kosong. Sepatu sudah dilepas, kotak kue sudah dibagi, dan kalian baru sadar belum sempat bicara panjang dengan orang tua pasangan anak kalian, padahal dua keluarga itu sekarang terhubung seumur hidup. Menulis kepada orang yang baru kalian kenal beberapa bulan, tapi sekarang berbagi cucu dan hari raya, memang butuh nada yang pas.
Halaman ini khusus untuk setelah pernikahan. Kalau kalian mencari pesan untuk malam lamaran, contohnya ada di bagian calon besan dalam ucapan selamat lamaran. Untuk pengantin yang ingin berterima kasih kepada tamu dan vendor, ada ucapan terima kasih setelah pernikahan.
Siapa mengirim kepada siapa, dan kapan
Pesan ke besan bukan satu jenis. Isinya bergeser menurut acara yang baru selesai dan peran tiap keluarga di hari itu.
| Situasi | Pengirim | Kapan | Isi utama |
|---|---|---|---|
| Setelah resepsi di pihak wanita | Orang tua pria | Malam itu atau esok pagi | Terima kasih atas sambutan, sebut satu hal konkret |
| Setelah resepsi di pihak wanita | Orang tua wanita | Esok hari | Terima kasih atas kehadiran rombongan dan kesabaran |
| Setelah ngunduh mantu | Orang tua wanita | Malam itu | Terima kasih atas penerimaan putri mereka |
| Setelah ngunduh mantu | Orang tua pria | Esok hari | Terima kasih atas kehadiran dan titipan doa |
| Besan membantu biaya atau tempat | Pihak penerima bantuan | Hari yang sama, lalu telepon | Terima kasih tanpa menyebut angka |
| Besan menampung kerabat dari jauh | Pihak yang kerabatnya menginap | Setelah semua pulang | Terima kasih atas keramahan rumah |
Tidak perlu saling menunggu. Dua pesan yang saling menyilang di malam yang sama justru wajar, dan sering membuat kedua pihak tersenyum.
Setelah resepsi
Di banyak keluarga, resepsi utama digelar pihak wanita, sehingga keluarga wanita menjadi tuan rumah dan keluarga pria datang sebagai rombongan. Kalau kebiasaan di keluarga kalian terbalik, tukar saja perannya, dan kalau resepsinya digelar bersama, ambil kalimat yang paling cocok dari keduanya. Dua pesan di bawah ini mengikuti peran itu. Kalimatnya sengaja pendek dan memakai "Bapak" dan "Ibu", karena banyak orang tua masih lebih nyaman dengan sapaan itu untuk besan yang baru dikenal.
Dari orang tua pihak pria kepada tuan rumah:
Bapak dan Ibu [nama keluarga], terima kasih atas sambutan yang begitu hangat kemarin. Kami sekeluarga pulang dengan hati lega, dan kami tahu betapa banyak yang Bapak dan Ibu siapkan. Semoga silaturahmi kita terus terjaga.
Dari orang tua pihak wanita kepada besan:
Bapak dan Ibu [nama keluarga], terima kasih sudah datang jauh-jauh bersama rombongan. Maaf kalau ada yang kurang berkenan dalam penyambutan kami. Kami bersyukur anak-anak kita sekarang menjadi satu keluarga.
Satu detail konkret mengubah pesan sopan jadi pesan yang diingat. Contohnya: "Kami masih ingat Bapak yang ikut mengangkat meja di belakang tenda." Kalimat seperti itu membuktikan kalian memperhatikan orangnya, bukan menyalin contoh.
Setelah ngunduh mantu
Ngunduh mantu membalik posisi. Kali ini keluarga pria yang menjadi tuan rumah, dan di banyak keluarga, orang tua wanita datang sebagai tamu setelah melepas putrinya. Kalau kalian ingin tahu bedanya lebih lengkap, perbedaan ngunduh mantu dan resepsi menjelaskan siapa menjadi tuan rumah dan kenapa tamunya berbeda.
Pesan dari keluarga pria biasanya berisi terima kasih karena besan bersedia datang dan menitipkan putrinya.
Bapak dan Ibu [nama keluarga], terima kasih sudah berkenan hadir di acara kami. Kami merasa terhormat Bapak dan Ibu mempercayakan [Nama] kepada keluarga kami. Kami akan menjaganya dan menganggapnya seperti anak sendiri.
Pesan dari keluarga wanita bernada lebih pelan, karena banyak ibu baru saja melepas anak perempuannya ke keluarga baru.
Terima kasih, Bapak dan Ibu [nama keluarga], atas penerimaan yang begitu baik untuk [Nama]. Kami pulang dengan hati tenang. Mohon bimbingannya untuk anak-anak kita.
Kalimat "mohon bimbingannya" dipakai kedua pihak dan tidak merendahkan siapa pun. Itu cara halus mengatakan bahwa dua keluarga akan belajar bersama.
Untuk besan yang membantu biaya atau menampung kerabat
Ini jenis pesan yang paling mudah salah nada. Terlalu ringan, bantuannya terkesan dianggap biasa. Terlalu berlebihan, penerima jadi tidak enak hati.
Pegangan sederhananya: sebut bantuan dengan kata umum, jangan menyebut angka, dan arahkan terima kasihnya pada hasil bagi anak-anak.
Bapak dan Ibu [nama keluarga], terima kasih atas bantuan dan perhatian Bapak dan Ibu untuk acara anak-anak kita. Kami tahu itu tidak kecil, dan kami tidak akan lupa. Berkat Bapak dan Ibu, hari itu berjalan lancar dan mereka bisa tenang.
Untuk besan yang menampung rombongan atau kerabat dari luar kota:
Terima kasih sudah membuka rumah untuk keluarga kami. Kami tahu merepotkan, dan Ibu tetap menyambut dengan sabar. Kalau Bapak dan Ibu berkunjung ke tempat kami, giliran kami yang menjamu.
Kalimat terakhir itu sengaja ditambahkan untuk menandai bahwa hubungan dua keluarga berjalan dua arah, dan kebaikan itu akan dibalas dalam bentuk silaturahmi, bukan kewajiban. Urusan hitungan biaya, kalau ada, dibicarakan lewat telepon atau bertemu, tidak di pesan ini.
Versi islami
Untuk keluarga muslim, pesan ke besan lazimnya dibuka dengan salam dan ditutup dengan doa. Setelah akad, doa untuk pasangan yang sudah sah menikah boleh dipakai, termasuk "barakallahu lakuma" bagi kedua mempelai.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah acara berjalan lancar. Terima kasih atas segala kebaikan Bapak dan Ibu [nama keluarga]. Semoga Allah membalas dengan yang lebih baik, memberkahi pernikahan anak-anak kita, dan mempererat tali silaturahmi dua keluarga.
Jazakumullahu khairan atas kehadiran dan doa Bapak dan Ibu. Kami bersyukur dipertemukan dengan keluarga yang begitu baik. Semoga pernikahan [Nama] dan [Nama] diberkahi dan kita semua dimudahkan dalam menjaga mereka.
Versi pendeknya cocok kalau kalian hanya ingin menyapa tanpa menulis panjang:
Alhamdulillah. Terima kasih banyak, Bapak dan Ibu. Semoga Allah berkahi dua keluarga kita.
Teks undangan dengan nuansa yang sama ada di kata-kata undangan pernikahan islami, kalau kalian ingin nada pesan ucapan sejalan dengan undangannya.
Keluarga Kristen dan Katolik bisa memakai pola yang sama dengan salam dan doa dari tradisi mereka sendiri, misalnya "Salam sejahtera" atau "Shalom" di awal dan "Tuhan memberkati keluarga kita" di akhir.
Versi Jawa ringan
Untuk keluarga Jawa, satu atau dua kalimat krama sering menyentuh lebih dalam daripada paragraf Indonesia yang panjang. Pakai secukupnya, dan selalu sertakan versi Indonesia di sebelahnya supaya besan dari luar Jawa tetap paham.
Matur nuwun sanget, Bapak lan Ibu, sampun kersa rawuh lan paring pangestu. Mugi-mugi putra-putri kita tansah rukun, lan kita sakulawarga tansah raket.
Artinya: terima kasih banyak, Bapak dan Ibu, sudah berkenan hadir dan memberi doa restu. Semoga anak-anak kita selalu rukun, dan kita sekeluarga selalu dekat.
Nyuwun pangapunten menawi wonten kekirangan anggen kula nampi rawuhipun Bapak lan Ibu.
Artinya: mohon maaf kalau ada kekurangan kami dalam menyambut kedatangan Bapak dan Ibu. Kalimat ini lazim dipakai tuan rumah sebagai kerendahan hati, bukan pengakuan bahwa acaranya buruk.
Kalau kalian bukan penutur Jawa sehari-hari, mintalah orang yang fasih membacanya sebelum dikirim. Tingkat tutur yang salah lebih mengganggu daripada tidak memakai bahasa Jawa sama sekali. Pembahasan krama dan ngoko yang lebih lengkap ada di ucapan selamat menikah bahasa Jawa.
Kalau besan membalas
Balasan besan biasanya pendek dan seimbang. Tidak perlu membalasnya lagi dengan pesan panjang, karena percakapannya sudah cukup. Satu kalimat penutup sudah baik.
Sama-sama, Bapak dan Ibu. Kami yang berterima kasih. Sampai bertemu di acara keluarga berikutnya.
Kalau pesan kalian belum dibalas sampai besok, biasanya tidak ada apa-apa. Orang tua yang baru selesai menggelar acara sering baru sempat membuka ponsel dua atau tiga hari kemudian.
Kesalahan kecil yang sering terjadi
- Menyebut nilai bantuan. Angka, sekecil apa pun, membuat terima kasih terbaca seperti pembukuan.
- Membandingkan dua acara. "Acara di tempat kami lebih ramai" terdengar seperti pujian untuk diri sendiri.
- Mengirim ke grup keluarga besar. Pesan ke besan adalah pesan antar orang tua. Kirim ke chat pribadi, bukan ke grup yang dibaca sepupu dan tetangga.
- Memakai sapaan terlalu akrab di pesan pertama. Mulai dengan "Bapak" dan "Ibu", lalu ikuti ritme mereka. Kalau besan menjawab dengan sapaan yang lebih akrab, misalnya "Mas" dan "Mbak" di banyak keluarga Jawa, barulah kalian menyesuaikan.
- Menunda sampai sepekan. Pesan ke besan paling berarti saat acaranya masih hangat.
Untuk kalian yang membantu orang tua menulisnya
Sering kali yang membuka halaman ini justru anaknya, karena orang tua minta dicarikan kata-kata atau tidak terbiasa mengetik panjang. Itu wajar. Tulis satu draf, minta orang tua membacanya dengan suara keras, lalu ganti kalimat yang tidak terdengar seperti mereka.
Cara ini juga bisa dipakai sejak tahap undangan. Kalau orang tua ikut menyebar undangan ke kolega dan kerabat mereka, cara orang tua menyebar undangan digital menunjukkan siapa mengirim ke siapa dan bagaimana pesannya ditulis dalam suara mereka. Untuk ngunduh mantu, kata-kata undangan ngunduh mantu memuat contoh dari orang tua pria.
Di Swanvara, link personal tiap tamu hanya mengubah sapaan, sementara isi undangannya sama untuk semua. Karena itu, kalau tamu ngunduh mantu hampir tidak beririsan dengan tamu resepsi, undangan terpisah biasanya lebih rapi.
Langkah berikutnya di Swanvara
Kalau masih ada acara yang belum digelar, misalnya ngunduh mantu, mulailah dari galeri template dan pilih tampilan yang sejalan dengan suasana keluarga. Isi form (nama, tanggal, tempat, foto), lalu cek preview-nya di ponsel sebelum membayar. Pembayaran adalah langkah terakhir sebelum undangan terbit, dan paketnya bisa dilihat di halaman harga: Lite Rp 99rb, Pro Rp 199rb, Max Rp 349rb, masing-masing dibayar sekali per undangan.
Setelah terbit, tambahkan tamu orang tua satu per satu, lalu kirim link personal lewat tombol "Kirim via WhatsApp" di daftar tamu. Kalau orang tua ingin mengirim dari nomor mereka sendiri, pakai "Salin pesan" di menu baris tamu, lalu teruskan pesannya kepada mereka. Nama dan link tamu itu sudah terisi di dalamnya.
Dan untuk pesan ke besan malam ini: pilih satu contoh di atas, ganti nama dan satu detail, lalu kirim sebelum tidur.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
- Kapan ucapan terima kasih kepada besan sebaiknya dikirim?
- Malam hari setelah acara selesai atau pagi harinya, selagi dua keluarga masih mengingat hari itu. Untuk ngunduh mantu, kirim di hari yang sama atau esoknya. Kalau ada hal yang perlu dibicarakan, misalnya soal biaya atau barang yang tertinggal, ucapan terima kasihnya tetap dikirim dulu dan urusan lain menyusul di pesan terpisah.
- Apakah ucapan terima kasih kepada besan perlu dikirim kedua pihak?
- Sebaiknya ya. Orang tua pihak wanita berterima kasih atas kehadiran dan kerja keluarga pria, dan orang tua pihak pria berterima kasih atas sambutan serta penerimaan mereka. Dua pesan itu isinya berbeda karena pengalaman kedua keluarga di hari itu memang berbeda. Tidak perlu saling menunggu, siapa yang lebih dulu sempat boleh mengirim lebih dulu.
- Bagaimana berterima kasih kepada besan yang membantu biaya acara?
- Sebut bantuannya dengan kata yang sopan dan umum, misalnya "bantuan dan perhatian Bapak dan Ibu", tanpa menyebut angka. Akui bahwa itu bukan hal kecil, lalu arahkan pada hasilnya, yaitu acara yang berjalan baik untuk anak-anak. Urusan hitungan sebaiknya dibicarakan langsung atau lewat telepon, bukan di pesan ucapan terima kasih.
- Boleh memakai bahasa Jawa kalau besan berasal dari suku lain?
- Boleh sebagai satu atau dua kalimat penutup, selama artinya dipahami penerima dan Indonesianya tetap ada di sampingnya. Kalau salah satu keluarga tidak biasa berbahasa Jawa, versi Indonesia yang hangat lebih aman daripada pesan penuh krama yang tidak terbaca utuh. Bahasa yang dipakai sebaiknya bahasa yang dimengerti kedua keluarga.
- Apakah pesan ini dikirim lewat WhatsApp atau cukup disampaikan langsung?
- WhatsApp cukup, terutama kalau dua keluarga tinggal di kota berbeda. Untuk besan yang bantuannya besar, kirim pesan lebih dulu lalu sempatkan menelepon atau berkunjung dalam beberapa hari. Pesan tertulis tetap berguna karena bisa dibaca ulang, dan sering disimpan oleh penerimanya.
Baca juga
Kata-kata
Ucapan Terima Kasih Setelah Pernikahan (Contoh per Kelompok Tamu)
Contoh ucapan terima kasih setelah pernikahan untuk tamu yang datang, yang kirim kado dari jauh, keluarga, dan tim hari H, plus versi broadcast dan caption.
Kata-kata
Contoh Sambutan Pernikahan Mewakili Keluarga: Lima Bagian, Tiga Versi, Dua sampai Tiga Menit
Contoh sambutan pernikahan mewakili keluarga untuk ayah atau paman: lima bagian, versi Islami, Kristen, dan netral, plus patokan durasi 2-3 menit.
Kata-kata
Ucapan Selamat Wisuda untuk Sahabat, Keluarga, Pasangan, dan Rekan Kerja
Contoh ucapan selamat wisuda untuk sahabat, adik atau kakak, anak, pasangan, mahasiswa bimbingan, dan rekan kerja, plus versi doa Islami dan komentar Instagram.