Ucapan Selamat Menikah Bahasa Sunda: Basa Lemes untuk yang Dituakan, Loma untuk Teman, Lengkap dengan Artinya
Ucapan selamat menikah bahasa Sunda beserta artinya: basa lemes untuk orang tua dan sesepuh, loma untuk teman, plus kata kunci dan kesalahan umum.

Daftar isi(9)
- Tentukan dulu: lemes atau loma
- Ucapan basa lemes untuk orang tua dan sesepuh
- Ucapan loma untuk teman dan sahabat
- Ucapan campuran: satu baris Sunda, sisanya Indonesia
- Kata kunci yang sering muncul
- Kesalahan yang paling sering terjadi
- Minta orang Sunda membacanya dulu
- Di mana ucapan Sunda ini bisa ditulis
- Kalau kalian pasangan yang menyiapkan undangan
Ucapan selamat menikah dalam bahasa Sunda cukup satu atau dua kalimat pendek, dan pilihan katanya mengikuti siapa yang disapa: basa lemes untuk orang tua dan sesepuh, loma untuk teman sebaya. Yang paling sering dipakai adalah "Wilujeng nikah" untuk menyapa dengan hormat dan "Wilujeng nya" untuk sahabat.
Bayangkan kalian datang ke hajatan di Garut. Tenda sudah berdiri di halaman, dan uwa dari pihak pengantin menyalami kalian dalam bahasa Sunda yang halus. Kalian ingin membalas dengan sesuatu yang lebih dari "selamat ya, Wa", tapi takut tertukar antara kata untuk memuliakan orang lain dan kata untuk merendahkan diri sendiri. Tulisan ini disusun untuk saat itu, dan untuk kartu, chat, atau buku tamu digital yang kalian isi sebelum atau sesudahnya.
Setiap kalimat Sunda di sini ditulis bersama artinya dalam bahasa Indonesia, supaya kalian bisa memeriksa sendiri apa yang sebenarnya kalian ucapkan. Kalau yang kalian cari adalah teks undangan dari sisi pasangan, bukan ucapan dari tamu, bahasannya ada di kata-kata undangan pernikahan bahasa Sunda.
Tentukan dulu: lemes atau loma
Bahasa Sunda mengenal undak usuk basa, tingkatan tutur yang berubah menurut siapa lawan bicara. Untuk ucapan pernikahan, tabel ini cukup sebagai pegangan pertama.
| Kalian menyapa | Tingkat tutur | Penanda yang dipakai |
|---|---|---|
| Orang tua pengantin, uwa, mamang, bibi, sesepuh | Lemes | abdi, sapaan seperti Bapa atau Uwa sebagai ganti kata kamu, mugia, ngiring, sareng |
| Kakak atau senior yang dekat tapi tetap dihormati | Lemes ringan, kalimat pendek | abdi, mugia, sareng |
| Teman sebaya, sahabat, sepupu seumur | Loma | kuring, manéh, muga-muga, jeung |
Pegangan kedua yang sering terlewat: sapaan kekerabatan. Pengantin yang lebih tua disapa Teh (Teteh) atau Kang (Akang), orang tua Bapa dan Ibu, kakak orang tua Uwa, adik orang tua Mang atau Bi. Sapaan ini membuat ucapan terdengar akrab sekaligus hormat.
Ucapan basa lemes untuk orang tua dan sesepuh
Orang tua pengantin biasanya berdiri di samping pelaminan, dan merekalah yang paling menghargai ucapan berbahasa Sunda halus. Kalimat berikut pendek dan aman diucapkan atau ditulis.
Menyampaikan selamat
Abdi ngahaturkeun wilujeng, Bapa sareng Ibu. Mugia putra-putri Bapa sareng Ibu rahayu tur akur salamina.
Saya menghaturkan selamat, Bapak dan Ibu. Semoga putra-putri Bapak dan Ibu sejahtera dan rukun selamanya.
Ikut berbahagia
Abdi ngiring bingah, Bu. Mugia hajatan ieu lancar sadayana.
Saya ikut berbahagia, Bu. Semoga hajatan ini lancar semuanya.
Berterima kasih atas undangan
Hatur nuhun parantos kersa ngulem abdi. Mugia salawasna dipaparin kasehatan sareng berkah.
Terima kasih sudah berkenan mengundang saya. Semoga selalu diberi kesehatan dan berkah.
Untuk pengantin yang lebih tua atau sangat dihormati
Wilujeng nikah, Teh. Mugia janten kulawarga anu sakinah, mawaddah, warahmah.
Selamat menikah, Teh. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Doa sakinah, mawaddah, warahmah berasal dari tradisi Islam. Untuk pasangan yang beragama lain, kalimat kedua bisa diganti "Mugia janten kulawarga anu akur sareng tengtrem" (semoga menjadi keluarga yang rukun dan tenteram).
Doa agar langgeng
Mugia rumah tanggana langgeng dugi ka pakotrék iteuk.
Semoga rumah tangganya langgeng sampai sama-sama tua dan bertongkat.
"Pakotrék iteuk", tongkat yang saling beradu, adalah ungkapan Sunda untuk menua bersama. Di telinga orang tua, doa ini terdengar manis sekaligus akrab. Kalimat Indonesia untuk menyapa orang tua pengantin langsung di pelaminan ada di ucapan saat salaman dengan pengantin.
Ucapan loma untuk teman dan sahabat
Dengan teman sebaya, lemes justru terdengar kaku, seolah kalian sedang menghadap atasan. Loma membuat ucapan terdengar seperti obrolan kalian sehari-hari, dan di sini humor kecil diperbolehkan.
Wilujeng nya, Rina. Tungtungna jadi panganten!
Selamat ya, Rina. Akhirnya jadi pengantin!
Kuring milu bagja pisan. Muga-muga akur salawasna, langgeng nepi ka pakotrék iteuk.
Aku ikut bahagia sekali. Semoga rukun selamanya, langgeng sampai sama-sama tua dan bertongkat.
Sing akur, sing sabar, ulah poho seuri babarengan.
Yang rukun, yang sabar, jangan lupa tertawa bersama.
Tungtungna teu jomblo deui. Wilujeng nya, ulah poho traktir!
Akhirnya tidak jomblo lagi. Selamat ya, jangan lupa traktir!
Untuk ucapan yang sedikit lebih panjang di kartu atau chat:
Wilujeng nya, Rina. Kuring milu bagja, da manéh jeung Dimas tungtungna nepi ka poé ieu. Muga-muga séhat jeung akur salawasna.
Selamat ya, Rina. Aku ikut bahagia, karena kamu dan Dimas akhirnya sampai di hari ini. Semoga sehat dan rukun selamanya.
Kata "manéh" (kamu) hanya pantas untuk teman yang benar-benar dekat. Kepada kenalan yang belum akrab, pakai nama langsung atau "anjeun". Ragam Sunda juga berbeda antardaerah: contoh di atas mengikuti ragam Priangan, dan di tempat lain pilihan katanya bisa sedikit bergeser.
Ucapan campuran: satu baris Sunda, sisanya Indonesia
Ini pilihan yang paling banyak dipakai tamu yang tidak fasih bahasa Sunda. Baris Sunda menandai bahwa kalian menghormati asal keluarga, dan kalimat Indonesia memastikan maksud kalian sampai.
Selamat menikah, Teh Rina dan Kang Dimas. Wilujeng nikah, mugia janten kulawarga anu sakinah, mawaddah, warahmah. Kami ikut berbahagia.
Arti baris Sundanya: selamat menikah, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.
Dimas, selamat ya. Muga-muga akur salawasna, langgeng nepi ka pakotrék iteuk. Sampai ketemu di resepsi.
Arti baris Sundanya: semoga rukun selamanya, langgeng sampai sama-sama tua dan bertongkat.
Polanya sederhana: sapa dengan nama dan sapaan kekerabatan, satu kalimat Sunda yang kalian yakin artinya, lalu satu kalimat Indonesia. Kalau kalian ingin pilihan nada lain untuk pasangan yang sama, kumpulan ucapan selamat pernikahan memuat contoh berbahasa Indonesia per suasana.
Kata kunci yang sering muncul
Dengan beberapa kata ini, kalian bisa menyusun ucapan sendiri tanpa menyalin utuh.
| Kata | Artinya | Dipakai di |
|---|---|---|
| wilujeng | selamat | lemes, lazim juga dalam loma |
| nikah | menikah | lemes dan loma |
| panganten | pengantin | lemes dan loma |
| mugia | semoga | lemes |
| muga-muga | semoga | loma |
| kulawarga | keluarga | lemes dan loma |
| akur | rukun, selaras | lemes dan loma |
| tengtrem | tenteram, tenang | lemes |
| langgeng | langgeng, awet | lemes dan loma |
| bingah | senang, bahagia | lemes |
| bagja | bahagia, beruntung | lemes dan loma |
| ngiring | ikut | lemes |
| hatur nuhun | terima kasih | lemes |
| abdi | saya | lemes |
| kuring | saya, aku | loma |
| sareng | dan, dengan | lemes |
| jeung | dan, dengan | loma |
Kesalahan yang paling sering terjadi
Ucapan Sunda yang terdengar janggal biasanya keliru di salah satu dari empat hal ini.
- Mencampur lemes dan loma dalam satu kalimat. "Abdi milu bagja" memadukan "abdi" (lemes) dengan "milu" (loma). Untuk orang yang dihormati, pakai "abdi ngiring bingah". Pilih satu tingkat dan pertahankan.
- Memakai "kuring" atau "manéh" kepada orang yang dituakan. Kepada uwa atau orang tua pengantin, sebut diri "abdi" dan sebut mereka dengan sapaan, bukan "manéh".
- Menukar "wilujeng nikah" dengan "wilujeng sumping". Wilujeng sumping adalah selamat datang, sapaan yang diucapkan tuan rumah kepada tamu. Untuk pernikahan, pasangkan wilujeng dengan nikah atau panganten.
- Terlalu panjang. Kalimat lemes yang panjang mudah tergelincir di tengah. Dua kalimat pendek yang benar lebih baik daripada satu paragraf yang meragukan.
Ucapan yang ditulis dengan niat baik jarang dianggap kurang ajar, bahkan kalau lemes-nya belum sempurna. Yang membuat orang tua tersenyum adalah usaha memakai bahasa mereka, bukan kesempurnaannya.
Minta orang Sunda membacanya dulu
Baris-baris di atas disusun dari pola lemes dan loma yang baku. Tetap saja, kebiasaan tiap keluarga dan tiap daerah berbeda. Undak usuk dipakai paling ketat di Priangan, sedangkan di sebagian daerah Sunda lain tuturan sehari-hari tidak setegas itu memisahkan lemes dan loma, sehingga kalimat yang pas di satu keluarga bisa terdengar kaku di keluarga lain.
Kalau ucapan itu akan kalian tulis di kartu, kirim ke orang tua pengantin, atau pajang di buku tamu yang bisa dibaca semua orang, mintalah satu orang yang sehari-hari berbahasa Sunda untuk membacanya sekali. Teman, uwa, atau tetangga yang sepuh biasanya senang diminta, dan satu kali baca cukup untuk menangkap kata yang kurang pas.
Kalau tidak ada yang bisa memeriksa, pilih cara yang paling aman: satu baris Sunda yang sudah kalian pahami artinya, sisanya bahasa Indonesia. Untuk gambaran apa saja yang sebenarnya dihadiri tamu di hajatan Sunda, urutan prosesi pernikahan adat Sunda bisa jadi bekal sebelum berangkat.
Di mana ucapan Sunda ini bisa ditulis
Ucapan berbahasa Sunda paling sering sampai lewat tiga jalur: diucapkan langsung di pelaminan, dikirim lewat chat atau kartu, dan ditulis di buku tamu undangan digital. Yang ketiga punya keunggulan sendiri: ucapan tidak tercecer di grup chat, dan pasangan bisa membacanya berulang kali, termasuk bertahun-tahun kemudian.
Di undangan Swanvara, tamu menulis ucapan di buku tamu dari link pribadi yang dikirim ke masing-masing tamu. Link umum hanya untuk dilihat, jadi tamu yang ingin menulis ucapan Sunda perlu membuka link yang dikirim khusus untuknya. Buku tamu ada di semua paket (Lite dari Rp 99rb), ucapan langsung tampil tanpa menunggu persetujuan, dan pasangan bisa menyembunyikan atau menghapusnya dari tab Ucapan di dashboard. Detail paket ada di halaman harga.
Kalau kalian pasangan yang menyiapkan undangan
Keluarga yang ingin tamunya merasa disambut dengan nuansa Sunda biasanya menyiapkan dua hal: satu baris Sunda di kalimat pembuka undangan, dan buku tamu yang siap menampung ucapan dari semua generasi. Langkahnya di Swanvara:
- Pilih template dari galeri template yang paling dekat dengan suasana keluarga.
- Isi form: nama, tanggal, acara, lokasi, foto, dan kalimat pembuka undangan.
- Cek preview-nya sampai puas. Form bisa diisi dan dilihat dulu, pembayaran adalah langkah terakhir sebelum undangan terbit.
- Bayar saat siap menerbitkan.
- Kirim link pribadi ke tiap tamu lewat tombol "Kirim via WhatsApp", supaya tamu sepuh pun bisa langsung menulis ucapan di buku tamu.
Kalau kalian ingin menyusun teks undangannya juga dalam bahasa Sunda, contoh lengkap dengan artinya ada di kata-kata undangan pernikahan bahasa Sunda.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
- Apa ucapan selamat menikah dalam bahasa Sunda?
- Untuk orang yang dihormati, yang paling lazim adalah "Wilujeng nikah, mugia janten kulawarga anu sakinah, mawaddah, warahmah", artinya "Selamat menikah, semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah". Doa sakinah ini umum untuk pasangan Muslim; untuk pasangan beragama lain, ganti dengan "mugia janten kulawarga anu akur sareng tengtrem". Untuk teman sebaya, versi lomanya "Wilujeng nya, tungtungna jadi panganten!", artinya "Selamat ya, akhirnya jadi pengantin!".
- Ucapan pernikahan bahasa Sunda pakai lemes atau loma?
- Lemes untuk orang tua pengantin, sesepuh, dan siapa pun yang lebih tua atau dihormati. Loma untuk teman sebaya dan sahabat dekat. Kalau ragu, pilih lemes dengan kalimat pendek, karena terlalu sopan jarang menyinggung orang, sedangkan terlalu santai kepada yang dituakan bisa terdengar kurang pantas.
- Apa arti wilujeng dalam bahasa Sunda?
- Wilujeng berarti selamat. Hati-hati dengan "wilujeng sumping": itu sapaan selamat datang, bukan ucapan selamat menikah. Untuk pernikahan, pasangkan wilujeng dengan kata nikah atau panganten.
- Bolehkah mencampur bahasa Sunda dan bahasa Indonesia dalam satu ucapan?
- Boleh, dan itu pilihan yang aman. Satu kalimat Sunda yang kalian pahami artinya, disusul kalimat Indonesia biasa, jauh lebih baik daripada ucapan lemes panjang yang setengah diingat. Pola contohnya ada di bagian ucapan campuran.
- Di undangan digital Swanvara, di mana tamu menulis ucapan?
- Di buku tamu, dan hanya dari link pribadi yang dikirim ke masing-masing tamu. Link umum hanya untuk dilihat. Buku tamu ada di semua paket, ucapan langsung tampil, dan pasangan bisa menyembunyikan atau menghapusnya dari tab Ucapan di dashboard.
Baca juga
Kata-kata
Kata-kata Undangan Pernikahan Bahasa Sunda Lemes dan Artinya
Contoh kata-kata undangan pernikahan bahasa Sunda lemes beserta artinya, bagian-bagiannya, dan satu baris Sunda yang pas disisipkan di undangan Indonesia.
Kata-kata
Kata-kata Sungkeman Pernikahan: Contoh Bahasa Indonesia, Jawa Krama, dan Sunda Lemes beserta Jawaban Orang Tua
Kata-kata sungkeman pernikahan dalam bahasa Indonesia, Jawa krama, dan Sunda lemes beserta artinya, plus jawaban yang biasanya diberikan orang tua.
Kata-kata
Ucapan Selamat Menikah Bahasa Jawa: Krama untuk yang Dituakan, Ngoko untuk Teman, Lengkap dengan Artinya
Ucapan selamat menikah bahasa Jawa beserta artinya: krama untuk orang tua dan sesepuh, ngoko untuk teman, plus cara memilih tingkat tutur yang pas.