Kata-Kata Undangan Siraman dan Midodareni: Contoh Pesan untuk Keluarga Dekat
Contoh kata-kata undangan siraman dan midodareni untuk keluarga dekat: formal, hangat, bernuansa Jawa, plus versi WhatsApp dan cara menatanya di undangan.

Daftar isi(9)
Kata-kata undangan siraman, dalam praktiknya, berarti pesan pendek yang dikirim kepada keluarga dekat untuk hadir menyaksikan calon pengantin dimandikan menjelang akad atau pemberkatan, biasanya sehari sebelumnya. Isinya hanya hari, jam, alamat, dan permohonan doa restu, dengan bahasa yang sopan dan hangat.
Bayangkan seorang bibi yang membuka WhatsApp pada Kamis siang dan menemukan pesan dari ibu calon pengantin: nama beliau di baris pertama, hari dan jam siraman di baris kedua, lalu satu kalimat meminta beliau menjadi salah satu yang menyiram. Pesan seperti itu tidak butuh halaman web. Yang dibutuhkan hanya kalimat yang tepat. Contoh-contohnya ada di bawah, bersama cara memindahkannya ke undangan digital kalau memang perlu.
Kalau kalian masih menimbang beda siraman dan midodareni, perbedaan siraman dan midodareni menjelaskan arti dan urutannya, jadi halaman ini langsung ke teks.
Siraman jarang masuk undangan utama
Siraman dan midodareni sama-sama acara keluarga. Hadirinnya kerabat dekat, sesepuh, dan beberapa tetangga yang memang diminta datang. Karena itu kebanyakan keluarga mengabarinya lewat pesan pribadi, telepon, atau kunjungan, sedangkan undangan pernikahan yang disebar ke banyak orang hanya memuat akad dan resepsi.
Ada alasan praktis di balik kebiasaan itu. Kalau siraman ikut tercantum di undangan utama, tamu jadi bertanya-tanya apakah mereka juga diundang ke siraman. Pesan pribadi mencegah kebingungan itu, karena yang menerimanya memang yang diundang.
Jadi ada tiga jalur, dan pilihannya tergantung seberapa banyak orang yang kalian undang.
| Jalur | Cocok untuk | Catatan |
|---|---|---|
| Pesan pribadi | Keluarga inti dan sesepuh, sekitar belasan orang | Paling sopan, bisa disesuaikan per orang |
| Undangan terpisah | Daftar tamu lebih panjang, butuh peta dan jam yang rapi | Dibuat sebagai undangan sendiri dengan link tamu sendiri |
| Satu blok di undangan utama | Siraman dan midodareni memang terbuka untuk semua tamu | Dua blok acara saja per undangan, dan semua tamu melihat keduanya |
Pembagian acara mana ke mana, termasuk saat acaranya lebih dari dua, dibahas di undangan untuk rangkaian acara pernikahan.
Susunan pesan undangan siraman
Pesan siraman pendek, jadi kerangkanya juga pendek. Lima bagian sudah cukup.
| Bagian | Isinya | Contoh kalimat |
|---|---|---|
| Sapaan | Nama penerima dengan sebutan yang tepat | "Yth. Bude [Nama]," |
| Pembuka | Satu kalimat syukur atau salam | "Dengan memohon ridha Tuhan Yang Maha Esa," |
| Maksud | Menyebut acara dan siapa yang disiram | "kami mengundang Bude ke acara siraman putri kami, [Nama]" |
| Hari, jam, tempat | Satu blok, alamat lengkap | "[hari], [tanggal], pukul [jam] WIB, di [alamat]" |
| Penutup | Doa restu, lalu nama pengundang | "Kami mohon doa restu. Salam hormat, Bapak [Nama] dan Ibu [Nama]" |
Soal jam, tulis yang pasti. Siraman berjalan berurutan: di banyak keluarga dimulai dengan sungkeman kepada orang tua, lalu air disiramkan satu per satu. Tamu yang datang terlambat melewatkan bagian yang tidak diulang. Satu kalimat seperti "Acara dimulai tepat waktu" sudah cukup untuk itu.
Contoh undangan siraman, nada formal
Untuk sesepuh dan kerabat yang dituakan. Pengundangnya orang tua, bahasanya terjaga, dan tidak ada singkatan. Calon pengantin pria biasanya juga menjalani siraman di rumahnya sendiri; untuk undangan dari pihaknya, ganti "putri" dengan "putra".
Yth. Bapak/Ibu [Nama],
Dengan memohon rahmat dan ridha Tuhan Yang Maha Esa, kami bermaksud menyelenggarakan acara siraman putri kami, [Nama Calon Pengantin], yang akan melangsungkan pernikahan pada [tanggal akad].
[hari], [tanggal]
Pukul [jam] WIB
[alamat lengkap]Acara kami gelar dalam suasana kekeluargaan dan dimulai tepat pukul [jam]. Merupakan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu berkenan hadir dan memberikan doa restu.
Hormat kami,
Bapak [Nama] dan Ibu [Nama]
Versi yang meminta penerimanya ikut menyiram, untuk bude, pakde, dan kakek-nenek. Di banyak keluarga Jawa, yang menyiram dipilih dari sesepuh yang sudah berumah tangga, jumlahnya ganjil dan sering tujuh orang, jadi sepakati daftarnya dengan orang tua sebelum pesan ini dikirim:
Yth. Eyang [Nama],
Kami mohon kesediaan Eyang untuk hadir dan ikut menyiram dalam siraman putri kami, [Nama], pada [hari], [tanggal], pukul [jam] WIB di [alamat]. Doa dan restu Eyang sangat kami harapkan.
Hormat kami,
Bapak [Nama] dan Ibu [Nama]
Contoh undangan midodareni
Midodareni berlangsung malam hari, biasanya selepas magrib, dan suasananya pelan. Calon pengantin perempuan berdiam di kamar, calon pengantin pria datang bersama keluarganya (di banyak keluarga tanpa bertemu calon istrinya), dan yang ditunggu adalah doa. Teksnya pun tidak perlu meriah.
Yth. Bapak/Ibu [Nama],
Menjelang akad nikah putri kami, [Nama Calon Pengantin], dengan [Nama Calon Pengantin Pria], kami mengundang Bapak/Ibu pada malam midodareni:
[hari], [tanggal]
Pukul [jam] WIB
[alamat lengkap]Mohon kehadiran dan doa restu Bapak/Ibu agar acara esok hari berjalan lancar. Atas kehadirannya, kami ucapkan terima kasih.
Hormat kami,
Bapak [Nama] dan Ibu [Nama]
Di banyak keluarga, siraman dan midodareni jatuh di hari yang sama. Kalau begitu, kirim satu pesan yang memuat keduanya, masing-masing dengan jamnya di baris sendiri. Penerima tidak perlu membaca dua pesan untuk satu hari.
Undangan siraman bernuansa Jawa
Banyak keluarga Jawa ingin ada napas Jawa di teksnya. Yang paling aman, dua atau tiga baris yang sudah umum dan kalian tahu artinya, dipasang di dalam pesan berbahasa Indonesia. Kalau keluarga menginginkan versi krama penuh seperti contoh di bawah, susun bersama orang tua, karena krama yang disusun hanya dari ingatan mudah keliru. Tingkat tutur dan artinya dijelaskan di kata-kata undangan pernikahan bahasa Jawa.
Nuwun.
Kanthi ngunjukaken puji syukur dhumateng Gusti Ingkang Maha Agung, kula ngaturi rawuh Bapak/Ibu [Nama] ing adicara siraman putri kula, [Nama], dinten [hari], [tanggal], tabuh [jam] WIB, wonten ing [alamat].
Kula nyuwun rawuh saha tambahing pangestu panjenengan.
Kula ingkang ngaturi,
Bapak [Nama] saha Ibu [Nama]
Artinya: "Dengan memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Agung", "kami mengundang Bapak/Ibu untuk hadir di acara siraman putri kami", "Kami memohon kehadiran serta tambahan doa restu Bapak/Ibu", dan "Kami yang mengundang". Praktiknya berbeda antara Solo, Yogyakarta, dan daerah lain, jadi sebelum dikirim, minta orang tua atau sesepuh membacanya sekali.
Pesan WhatsApp yang pendek
Untuk kerabat yang akan dikabari lewat chat, tiga baris sudah cukup. Taruh nama acara dan jamnya di baris awal, karena WhatsApp memotong pesan yang panjang.
Assalamu'alaikum, Bude [Nama]. Kami mengundang Bude ke siraman [Nama] pada [hari], [tanggal], pukul [jam] WIB di [alamat]. Mohon doa restunya. Salam dari Bapak [Nama] dan Ibu [Nama].
Selamat siang, Om [Nama]. Izin mengabari: siraman [Nama] akan digelar [hari], [tanggal], pukul [jam] WIB di [alamat], dan malamnya midodareni pukul [jam]. Kami berharap Om sekeluarga berkenan hadir.
Halo, [Nama]. Sehari sebelum akad ada siraman di rumah pukul [jam] dan midodareni selepas magrib. Kami tunggu kedatanganmu, ya. Alamatnya [alamat].
Pesan pertama dan kedua cocok dari orang tua untuk kerabat. Yang ketiga cocok dari calon pengantin untuk sepupu dan sahabat dekat.
Kalau siraman ikut masuk undangan digital
Ada dua situasi yang wajar. Pertama, siraman dan midodareni memang dibuka untuk banyak orang, misalnya keluarga besar dua pihak yang jumlahnya puluhan. Kedua, kalian ingin kerabat luar kota punya satu halaman dengan peta dan jam yang bisa dibuka kapan saja.
Di Swanvara, satu undangan memuat paling banyak dua blok acara, masing-masing dengan jam, tempat, link maps, dan tanggal sendiri bila jatuh di hari lain. Ada pilihan "Lainnya" untuk menulis nama acara sendiri, misalnya "Siraman" atau "Midodareni". Jadi ada dua cara memakainya:
- Undangan terpisah untuk keluarga: siraman di blok pertama, midodareni di blok kedua. Link-nya hanya dikirim ke kerabat yang diundang, dan tamu resepsi tidak ikut melihatnya.
- Undangan utama: akad dan resepsi tetap mengisi dua blok, sedangkan siraman dan midodareni dikabari lewat pesan pribadi.
Perlu diingat, link pribadi hanya mengganti sapaan nama, bukan isi acara. Semua orang yang membuka satu undangan melihat kedua blok. Karena itu jangan menaruh siraman di undangan yang juga dikirim ke kolega kalau memang tidak ingin mereka melihatnya.
Undangan terpisah dibayar sendiri sesuai paket yang dipilih: Rp 99 ribu untuk Lite, Rp 199 ribu untuk Pro, dan Rp 349 ribu untuk Max, sekali bayar per undangan. Detailnya ada di halaman harga. Satu hal yang perlu dicek: tulisan bawaan template berbasis pernikahan, misalnya kalimat sambutan di Janur yang berbunyi "Selamat Datang di Pernikahan", jadi lihat preview-nya dulu sebelum memutuskan memakainya untuk undangan siraman saja.
Template yang sesuai dengan asal keluarga
Template mengikuti latar keluarga, dan tidak dipinjam dari daerah lain.
Untuk keluarga Jawa yang menggelar pernikahan dengan suasana hajatan di rumah, ada Janur. Undangannya dibuka dari gerbang rumah: dua tiang bambu dengan hiasan janur yang bertemu menjadi gapura saat tombol Buka Undangan ditekan, lalu tamu berjalan di bawah tarub. Tiap acara tampil sebagai papan penunjuk arah di tiang persimpangan, lengkap dengan tombol Lihat Lokasi bila link maps diisi. Nada ini pas untuk keluarga yang masih memasang janur dan tuwuhan di depan rumah.
Keluarga Sunda juga menggelar siraman sebelum akad, walaupun malam sebelumnya di banyak keluarga diisi ngeuyeuk seureuh, bukan midodareni. Urutan lengkapnya ada di urutan prosesi pernikahan adat Sunda. Untuk mereka ada Teduh, yang berangkat dari payung geulis Tasikmalaya. Payung tertutup bersandar di dinding teras dengan nama tamu di pita kertasnya, lalu tombol Buka Payung membuka payung itu dan undangan dibaca dari puncak sampai ke tepinya, dengan lukisan bunga merah delima di kertas krem. Tampilannya tenang, cocok untuk keluarga Sunda yang menyukai kerajinan tangan dengan warna yang kalem.
Keduanya hanya untuk keluarga dengan latar yang sesuai. Kalau keluarga kalian dari daerah lain, pilih template yang netral di galeri template.
Langkah berikutnya di Swanvara
Pilih dulu jalurnya: pesan pribadi untuk keluarga inti, atau undangan terpisah kalau daftar tamunya panjang. Untuk pesan pribadi, salin contoh di atas, ganti isi kurung sikunya, dan kirim lewat WhatsApp.
Untuk undangan terpisah, pilih template yang cocok dengan keluarga kalian, isi form-nya, lalu tulis siraman dan midodareni sebagai dua blok lewat pilihan "Lainnya". Lihat preview-nya sampai puas. Pembayaran baru terjadi di akhir, sebelum undangan terbit. Sesudah itu, tambahkan kerabat satu per satu di daftar tamu dan kirim link pribadi masing-masing lewat tombol "Kirim via WhatsApp". Hanya dari link pribadi itu mereka bisa mengirim konfirmasi hadir. Kalau butuh bantuan menyusun kalimat sapaannya, kata-kata undangan pernikahan bahasa Jawa punya contoh yang bisa dipinjam.
Template
Template yang dibahas di artikel ini
Buka halamannya untuk melihat contoh lengkap dan detail desainnya.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
- Apakah siraman perlu dibuatkan undangan sendiri?
- Biasanya tidak. Siraman dihadiri keluarga inti dan sesepuh yang jumlahnya bisa dihitung, jadi pesan pribadi lewat WhatsApp atau telepon sudah cukup dan terasa lebih sopan. Untuk sesepuh, banyak keluarga Jawa masih memilih datang langsung (sowan). Undangan tersendiri baru masuk akal kalau daftar tamunya cukup panjang dan butuh peta serta jam yang jelas.
- Bolehkah siraman ditulis di undangan pernikahan utama?
- Bisa, dengan satu syarat: undangan Swanvara memuat dua blok acara, dan semua tamu satu undangan melihat kedua blok itu. Kalau dua blok itu sudah dipakai untuk akad dan resepsi, siraman tidak punya tempat, dan lebih rapi dikabari lewat pesan pribadi atau undangan terpisah.
- Bagaimana kata-kata undangan midodareni yang pantas?
- Singkat, tenang, dan menyebut maksudnya: mengundang keluarga untuk hadir di malam midodareni, dengan hari, jam, dan alamat. Midodareni acara menunggu dan merestui, jadi nadanya pelan. Tutup dengan permohonan doa restu, tanpa ajakan yang meriah.
- Apakah undangan siraman harus memakai bahasa Jawa?
- Tidak harus. Kalimat Indonesia yang sopan sudah cukup, dan satu atau dua baris Jawa yang kalian pahami artinya boleh dipasang sebagai pembuka atau penutup. Minta orang tua atau sesepuh membacanya dulu sebelum dikirim.
- Siapa yang sebaiknya mengirim undangan siraman?
- Orang tua pihak yang menggelar, karena siraman adalah acara keluarga. Pesan yang datang dari ayah dan ibu mempelai terbaca sebagai undangan, sedangkan pesan dari calon pengantin sendiri cocok untuk teman dekat dan sepupu.
Baca juga
Kata-kata
Kata-Kata Undangan Ngunduh Mantu: Contoh dari Orang Tua Pria
Contoh kata-kata undangan ngunduh mantu dari orang tua mempelai pria: formal, islami, bernuansa Jawa, versi WhatsApp, plus cara menyebut akad yang sudah berlangsung.
Kata-kata
Ucapan Selamat Menikah Bahasa Jawa: Krama untuk yang Dituakan, Ngoko untuk Teman, Lengkap dengan Artinya
Ucapan selamat menikah bahasa Jawa beserta artinya: krama untuk orang tua dan sesepuh, ngoko untuk teman, plus cara memilih tingkat tutur yang pas.
Kata-kata
Kata-kata Undangan Pernikahan Bahasa Jawa dan Artinya
Contoh teks undangan pernikahan bahasa Jawa krama beserta artinya, bagian-bagian ulem, dan satu baris Jawa yang bisa kamu pakai di undangan Indonesia.

