Kata-Kata Undangan Sangjit: Contoh Formal, Hangat, dan Pesan WhatsApp Singkat untuk Keluarga Dekat
Contoh kata-kata undangan sangjit untuk keluarga dekat: versi formal, hangat, dan pesan WhatsApp singkat, lengkap dengan susunan teks dan cara mengirimnya.

Daftar isi(8)
Undangan sangjit, dalam praktiknya, berupa teks singkat yang mengabarkan keluarga dekat bahwa dua keluarga akan bertukar hadiah pertunangan, lengkap dengan waktu, tempat, dan siapa yang diharapkan hadir. Nadanya sopan dan hangat, panjangnya jarang lebih dari lima baris, karena yang membaca sudah kenal baik dengan pengirimnya.
Bayangkan seorang tante di Medan membuka WhatsApp pada Selasa malam dan menemukan pesan dari keponakannya. Isinya tiga kalimat: ada acara sangjit, hari Sabtu, pukul sepuluh pagi, di rumah calon mempelai wanita. Tidak ada yang perlu ditanyakan balik. Ia langsung membalas bahwa ia akan datang dan menawarkan membawa kue. Tulisan ini membantu kalian menulis pesan sependek itu.
Soal apa itu sangjit dan bedanya dengan lamaran sudah dibahas di perbedaan sangjit dan lamaran. Di sana disarankan agar sangjit punya undangan sendiri, tapi tidak ada contoh teksnya. Halaman ini mengisi bagian itu: susunan teks, contoh per nada, dan cara mengirimnya.
Siapa yang mengundang, dan siapa yang diundang
Sangjit punya dua pihak dengan peran berbeda, dan itu menentukan kata "kami" di teksnya.
- Keluarga pihak wanita adalah tuan rumah. Mereka menerima rombongan dan hadiah, jadi yang mereka undang adalah kerabat yang akan menyaksikan dan membantu menyambut.
- Keluarga pihak pria adalah rombongan yang datang. Pesan mereka biasanya bukan undangan dalam arti formal, melainkan kabar kepada kerabat yang ikut berangkat: kapan berkumpul, di mana, dan harus membawa apa.
Dua pesan itu isinya berbeda, jadi jangan memakai satu teks untuk keduanya. Pesan dari pihak wanita menyebut alamat rumah tuan rumah dan jam acara. Pesan dari pihak pria menyebut jam berkumpul, titik temu, dan hal yang perlu disiapkan.
Satu catatan tentang istilah. Rangkaian sangjit berbeda-beda antarkeluarga, dan sebagian keluarga punya sebutan sendiri dalam dialek leluhurnya. Tulis istilah yang memang dipakai di keluarga kalian. Kalau ragu, tanyakan ke orang tua atau sesepuh sebelum teksnya disebar, karena satu kata yang keliru lebih mengganggu daripada satu kata yang tidak ditulis.
Susunan teks undangan sangjit
Urutannya mirip kata-kata undangan lamaran, dengan satu bagian tambahan untuk hal praktis rombongan.
| Bagian | Isinya | Contoh kalimat |
|---|---|---|
| Sapaan | Nama penerima atau "Bapak/Ibu/Keluarga". | "Yth. Keluarga Om [Nama]" |
| Kabar acara | Sebut acaranya dan nama kedua mempelai. | "kami mengundang ke acara sangjit [Nama Wanita] dan [Nama Pria]" |
| Waktu dan tempat | Hari, tanggal, jam, alamat lengkap. | "[hari], [tanggal], pukul [jam] WIB di [alamat]" |
| Skala acara | Satu kalimat bahwa acaranya untuk keluarga dekat. | "Acara ini kami gelar dalam lingkup keluarga dekat." |
| Hal praktis | Jam berkumpul, pakaian, atau tempat parkir. Hanya yang memang perlu. | "Mohon hadir sebelum pukul [jam]." |
| Penutup | Permohonan hadir dan doa restu, satu kalimat. | "Kehadiran dan doa restunya sangat kami harapkan." |
Bagian keempat paling sering menimbulkan salah paham kalau dilewatkan. Tanpa kalimat itu, orang yang menerima pesan bisa mengira acaranya terbuka dan mengajak seluruh rumah.
Contoh formal
Untuk om, tante, dan kerabat yang lebih tua. Kalimatnya lengkap, nama orang tua disebut sebagai pengundang.
Dengan penuh syukur, kami bermaksud menyelenggarakan acara sangjit putri kami, [Nama Mempelai Wanita], dengan [Nama Mempelai Pria].
[hari], [tanggal]
Pukul [jam] WIB
[alamat lengkap]Acara kami gelar dalam lingkup keluarga dekat dan dimulai tepat waktu. Merupakan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu berkenan hadir dan memberikan doa restu.
Hormat kami,
Keluarga [Nama Orang Tua]
Versi untuk pihak pria, yang mengabari rombongan:
Dengan hormat, kami mengabarkan bahwa keluarga kami akan mengantarkan hadiah sangjit untuk [Nama Mempelai Wanita] ke kediaman keluarga [Nama Keluarga Wanita].
Mohon Bapak/Ibu berkumpul di [titik temu] pada [hari], [tanggal], pukul [jam] WIB. Kami berangkat bersama dari sana.
Atas kesediaan dan doa restunya, kami ucapkan terima kasih.
Keluarga [Nama Orang Tua]
Contoh hangat untuk keluarga sendiri
Untuk sepupu, kakak, adik, dan paman yang sehari-hari dipanggil santai. Bahasanya seperti kalian bicara langsung, tapi jam dan alamat tetap jelas.
Halo, Koko dan Cici sekalian. Hari [hari], [tanggal], keluarga [Nama Pria] akan datang ke rumah kami untuk acara sangjit [Nama Wanita] dan [Nama Pria]. Kami ingin kalian ada di sana.
Pukul [jam] WIB di [alamat]. Acaranya kecil, hanya keluarga dekat, jadi tolong datang sebelum jam itu ya.
Kabar bahagia dari rumah kami: sangjit [Nama Wanita] dan [Nama Pria] akan digelar [hari], [tanggal], pukul [jam] WIB di [alamat]. Mama dan Papa berharap kamu bisa datang dan membantu menyambut rombongan.
Sapaan "Koko" dan "Cici" untuk kakak atau sepupu yang lebih tua memang umum dipakai di banyak keluarga Tionghoa, tapi tidak semua keluarga memakainya, dan sebutannya berbeda antardaerah (di Medan, misalnya, banyak keluarga memakai "Ahia" dan "Aci"). Ganti dengan panggilan yang biasa kalian pakai sehari-hari.
Singkat untuk WhatsApp
WhatsApp memotong pesan panjang dengan tombol "Baca selengkapnya", jadi taruh acara dan waktunya di baris awal. Tiga sampai empat baris cukup.
Halo, [Nama]. Kami mengundang ke acara sangjit [Nama Wanita] dan [Nama Pria], [hari], [tanggal], pukul [jam] WIB di [alamat]. Acara untuk keluarga dekat. Ditunggu kehadirannya ya.
Yth. Bapak/Ibu [Nama]. Izin mengundang ke acara sangjit putri kami pada [hari], [tanggal], pukul [jam] WIB di [alamat]. Detail lengkapnya ada di link berikut. Terima kasih atas doa restunya.
Pengingat: sangjit besok, pukul [jam] WIB, di [alamat]. Mohon hadir 15 menit sebelumnya. Sampai ketemu besok.
Pesan ketiga cocok untuk H-1. Kirim ke orang yang sudah menjawab, jadi tidak semua kontak mendapat pengingat yang tidak mereka butuhkan.
Hal yang sebaiknya tidak ditulis
Undangan sangjit tidak perlu memuat semuanya. Beberapa hal lebih tepat disampaikan lewat telepon atau langsung.
- Daftar isi nampan. Hadiah dan jumlahnya dibicarakan antarkeluarga. Di undangan, kerabat yang diundang cukup tahu kapan dan di mana.
- Penjelasan makna adat yang panjang. Yang membaca biasanya sudah paham. Kalau ada anggota keluarga yang belum tahu, satu kalimat penjelasan sudah cukup.
- Angka dan nominal. Soal uang tidak ditulis di teks yang bisa diteruskan ke orang lain.
- Perhitungan hari baik. Sebut saja tanggal dan jamnya. Alasan pemilihannya urusan keluarga.
Pola yang sama berlaku untuk acara adat lain. Kalau keluarga kalian juga menggelar teapai, kabarnya biasanya cukup disampaikan di dalam keluarga, seperti yang dibahas di inspirasi undangan pernikahan Tionghoa.
Membuat undangan sangjit digital di Swanvara
Karena tamunya hanya keluarga dekat, sangjit lebih rapi dibuat sebagai undangan sendiri, terpisah dari undangan pernikahan. Dengan begitu, daftar tamu dan alamatnya tidak bercampur dengan undangan resepsi.
Cara mengisinya:
- Pilih template dari galeri template. Pilih yang nadanya tenang dan mudah dibaca, karena isinya hanya satu acara.
- Isi nama kedua mempelai. Form punya dua isian nama dan meminta foto cover serta satu foto untuk tiap mempelai.
- Tulis teksnya di "Kalimat pembuka undangan". Maksimal 300 karakter, jadi contoh singkat di atas muat. Buang sapaan nama, jam, dan alamatnya, karena nama tamu, waktu, dan tempat sudah tampil sendiri di halaman.
- Atur blok acara. Pada salah satu blok, pilih "Lainnya" lalu tulis "Sangjit" sebagai nama acara. Tanggalnya diisi di layar "Kapan hari bahagianya?", sedangkan jam, tempat, dan link maps diisi di blok itu. Blok yang tidak dipakai bisa dimatikan, asal minimal satu blok tetap menyala.
- Lihat preview-nya. Kalian bisa mengisi form dan mengecek tampilannya dulu. Satu hal untuk dicek: banyak template memuat tulisan bawaan bertema pernikahan, jadi baca preview-nya sebelum membayar dan pastikan terdengar pas untuk sangjit.
- Bayar saat siap terbit. Pembayaran adalah langkah terakhir sebelum undangan terbit, sekali per undangan: Rp 99 ribu untuk Lite, Rp 199 ribu untuk Pro, dan Rp 349 ribu untuk Max. Detail harganya ada di halaman harga.
- Kirim link pribadi per tamu. Di daftar tamu, atur pesannya sekali lewat "Atur pesan WhatsApp", lalu pakai tombol "Kirim via WhatsApp" di baris tiap tamu. WhatsApp terbuka dengan pesan yang sudah terisi nama dan link pribadi, dan kalian yang menekan kirim.
Tamu mengonfirmasi kehadiran lewat link pribadinya masing-masing. Siapa yang sudah membuka dan menjawab kalian lihat sendiri di dashboard. Beda link pribadi dan link umum dijelaskan di link undangan personal vs link umum.
Langkah berikutnya
Tentukan dulu siapa yang kalian kirimi pesan: kerabat yang diundang ke rumah tuan rumah, atau rombongan yang ikut berangkat. Pilih satu contoh di atas, ganti isi kurung sikunya, dan bacakan sekali ke orang tua sebelum dikirim. Lalu buka galeri template, pilih tampilan yang tenang, isi form-nya, cek preview-nya, dan bayar hanya saat kalian siap menerbitkannya. Setelah terbit, tambahkan nama tamu satu per satu dan kirim link pribadinya lewat WhatsApp.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
- Apa contoh kata-kata undangan sangjit yang singkat?
- Tiga sampai empat baris sudah cukup: siapa yang mengundang, acaranya, lalu hari, jam, dan alamat. Misalnya, "Dengan gembira, kami mengundang [Nama] sekeluarga ke acara sangjit [Nama Mempelai Wanita] dan [Nama Mempelai Pria] pada [hari], [tanggal], pukul [jam] WIB di [alamat]. Acara ini kami gelar dalam lingkup keluarga dekat. Kehadiran dan doa restunya sangat kami harapkan." Sisanya bisa dijelaskan lewat telepon atau di halaman undangan.
- Siapa yang mengundang di undangan sangjit?
- Tergantung siapa yang diundang. Keluarga pihak wanita sebagai tuan rumah mengundang kerabatnya untuk menyaksikan hadiah diterima. Keluarga pihak pria mengabari rombongannya yang akan ikut berangkat. Karena dua lingkaran itu berbeda, tulis sapaan dan kata "kami" sesuai pihak yang mengirim, dan jangan memakai satu teks untuk keduanya.
- Apakah undangan sangjit perlu menyebut isi hadiah?
- Tidak perlu. Undangan cukup menyebut acaranya, waktu, tempat, dan hal praktis seperti jam berkumpul rombongan. Isi nampan biasanya dibicarakan antarkeluarga lewat jalur pribadi, bukan dituliskan ke semua orang yang diundang. Kalau tamu perlu tahu sesuatu, misalnya pakaian yang dikenakan, tulis itu saja.
- Apakah undangan sangjit perlu dibuat terpisah dari undangan pernikahan?
- Lebih rapi kalau terpisah. Sangjit hanya dihadiri keluarga dekat, sedangkan undangan pernikahan biasanya dikirim ke lingkaran yang jauh lebih luas. Di Swanvara, link pribadi hanya mengganti sapaan nama, bukan isi halaman, jadi acara untuk kelompok yang berbeda dibuat sebagai undangan tersendiri dengan alamat dan daftar tamunya sendiri.
- Bagaimana mengirim undangan sangjit lewat WhatsApp?
- Tulis pesan pendek yang menyebut acara dan waktunya di baris awal, lalu tempel link undangan. Di daftar tamu Swanvara, pesan dasarnya diatur sekali lewat "Atur pesan WhatsApp", nama tamu dan link pribadinya terisi sendiri, lalu tombol "Kirim via WhatsApp" membuka WhatsApp dengan pesan yang sudah tertulis. Kalian tinggal memilih kontak dan menekan kirim.
Baca juga
Kata-kata
Kata-Kata Undangan Ngunduh Mantu: Contoh dari Orang Tua Pria
Contoh kata-kata undangan ngunduh mantu dari orang tua mempelai pria: formal, islami, bernuansa Jawa, versi WhatsApp, plus cara menyebut akad yang sudah berlangsung.
Kata-kata
Kata-Kata Undangan Pernikahan dari Orang Tua: Contoh & Susunannya
Contoh kata-kata undangan pernikahan dalam suara orang tua: susunan bakunya bagian demi bagian, versi formal, islami, Kristen, dan versi pendek untuk chat.
Etiket
Perbedaan Sangjit dan Lamaran: Arti dan Urutan Acaranya
Beda sangjit dan lamaran: sangjit upacara serah hadiah pertunangan Tionghoa, lamaran prosesi meminang. Lengkap tabel pembanding, urutan, dan cara menatanya di undangan.