Cara Membuat Undangan Pernikahan Hindu Digital dengan Rapi
Panduan membuat undangan pernikahan Hindu digital: apa yang diputuskan keluarga dulu, cara menyusun pawiwahan dan resepsi, lalu mengisinya di Swanvara.

Undangan pernikahan Hindu digital adalah undangan berbentuk satu link yang memuat salam Om Swastyastu, nama kedua mempelai beserta orang tua, jadwal pawiwahan, dan resepsi kalau ada. Tamu membukanya dari WhatsApp, dan isinya bisa kamu perbarui kalau jadwal bergeser.
Tulisan ini membahas urutan kerjanya: apa yang diputuskan keluarga lebih dulu, apa yang masuk ke undangan, lalu cara mengisinya di Swanvara. Contoh teks lengkap sudah ada di kata-kata undangan pernikahan Hindu, dan arah visualnya di inspirasi undangan pernikahan Bali, jadi dua hal itu tidak diulang di sini.
Putuskan tiga hal bersama keluarga dulu
Di banyak keluarga Hindu, ada keputusan yang harus selesai sebelum undangan disentuh. Form tidak bisa menggantikannya, dan undangan yang dibuat terlalu cepat biasanya harus dibongkar lagi.
Tanggal dan jam upacara. Di Bali, hari baik dipilih lewat dewasa ayu, biasanya bersama pemangku atau pemuka agama yang akan memimpin. Itu keputusan keluarga. Undangan hanya mencatat hasilnya, dan jam bisa jatuh di angka yang tidak bulat. Tulis apa adanya.
Siapa diundang ke bagian mana. Sebagian prosesi bersifat keluarga, sebagian terbuka untuk tamu yang lebih luas. Tentukan batasnya sebelum menulis satu kalimat pun.
Istilah dan ejaan. Om Swastyastu atau Om Swastiastu, Shanti atau Santih, pawiwahan atau sebutan lain di keluargamu. Pilih satu, lalu pakai konsisten di undangan dan di pesan WhatsApp.
Adat Hindu di Indonesia tidak seragam. Kebiasaan di Bali berbeda dari umat Hindu di Lombok, masyarakat Tengger dan Hindu Jawa, atau penganut Hindu Kaharingan di Kalimantan. Contoh dalam panduan ini mengikuti pola yang paling sering dijumpai. Kalau keluargamu punya urutan atau sebutan sendiri, ikuti keluargamu.
Yang dibawa undangan, dan tempatnya di form
Tabel ini memetakan isi undangan ke bagian form yang menampungnya.
| Isi undangan | Contoh | Di form Swanvara |
|---|---|---|
| Salam pembuka dan pengantar | Om Swastyastu, kalimat syukur, ajakan hadir | Kalimat pembuka undangan, maksimal 300 karakter |
| Nama kedua mempelai | Nama lengkap dengan I atau Ni, gelar kalau ada | Mempelai Pria dan Mempelai Wanita |
| Orang tua | Putra kedua dari Bapak dan Ibu | Keterangan singkat di bawah tiap nama |
| Upacara | Pawiwahan: tanggal, jam, alamat, peta | Blok acara pertama, jenis Pawiwahan |
| Resepsi | Tanggal, jam, tempat, peta | Blok acara kedua, label Resepsi |
| Salam penutup | Om Shanti Shanti Shanti Om | Pesan WhatsApp yang kamu kirim bersama link |
Cara menulis nama Bali beserta gelarnya dibahas di cara menulis nama di undangan pernikahan. Cek ke orang tua sebelum diketik, karena urutan lahir atau gelar yang keliru langsung terbaca oleh keluarga.
Pawiwahan, resepsi, dan prosesi yang tidak masuk undangan
Rangkaian pernikahan Hindu sering terdiri dari beberapa tahap. Sebutan dan pembagiannya, entah pawiwahan, mesakapan, atau istilah lain, mengikuti kebiasaan keluarga dan arahan pemangku. Tidak semua tahap itu mengundang tamu.
Swanvara menyediakan dua blok acara, dan setidaknya satu harus menyala. Jadi kamu tidak perlu memasukkan semua prosesi, cukup bagian yang memang mengundang tamu.
| Rencana keluarga | Blok pertama | Blok kedua |
|---|---|---|
| Upacara lalu resepsi | Pawiwahan | Resepsi |
| Upacara saja, tanpa resepsi | Pawiwahan | Dimatikan |
| Dua tahap yang sama-sama mengundang tamu | Pawiwahan | Label sendiri untuk tahap kedua |
| Upacara khusus keluarga, resepsi untuk umum | Dimatikan, kabari keluarga langsung | Resepsi |
Prosesi lain yang hanya untuk keluarga tidak perlu masuk ke halaman. Kabari anggota keluarga langsung, atau sebut satu kalimat di kalimat pembuka. Kalau upacara dan resepsinya digelar di dua kota, ada panduannya di cara membuat undangan pernikahan dua lokasi.
Langkah membuatnya di Swanvara
Alurnya satu form. Kamu bisa mengisi sampai selesai dan melihat pratinjau sebelum membayar.
- Pilih template. Buka galeri template dan lihat beberapa pratinjau. Data form sama untuk semua tampilan, jadi kamu bisa membandingkan tanpa mengetik ulang. Rekomendasinya ada di bagian berikut.
- Isi nama kedua mempelai. Dua kolom, berlabel Mempelai Pria dan Mempelai Wanita, lalu pilih nama siapa yang tampil duluan di Urutan nama di undangan. Foto untuk masing-masing wajib diisi.
- Tulis nama orang tua. Buka Tambah Instagram dan keterangan singkat (opsional), lalu isi seperti "Putra kedua dari Bapak I Made ... dan Ibu Ni Luh ...".
- Siapkan foto sampul. Form mewajibkan satu foto sampul, selain foto kedua nama tadi. Galeri sendiri opsional.
- Tulis kalimat pembuka. Maksimal 300 karakter, cukup untuk salam dan satu kalimat syukur. Contoh: "Om Swastyastu. Atas asung kerta wara nugraha Ida Sang Hyang Widhi Wasa, kami mengundang Bapak/Ibu/Saudara/i untuk hadir dan memberi doa restu pada pawiwahan kami."
- Isi blok upacara. Pilih jenis Pawiwahan, lalu isi jam mulai dan selesai (atau Sampai selesai) dan Tempat. Tanggalnya sudah kamu pilih di layar Kapan hari bahagianya, sedangkan tautan peta ada di balik Tambah tautan Google Maps, siaran langsung, atau tanggal berbeda. Kalau upacara digelar di rumah keluarga, tulis alamat selengkap mungkin, termasuk banjar dan desa.
- Isi blok resepsi. Label Resepsi, atau tulis sendiri kalau tahapnya punya nama lain. Jam dan tempatnya diisi sendiri. Kalau lokasinya sama, tombol Pakai tempat yang sama dengan Pawiwahan menyalin tempat dan tautan peta dari blok upacara. Tanggalnya mengikuti tanggal acara, kecuali kamu mengisi Tanggal berbeda.
- Periksa pratinjau di ponsel, karena di sanalah hampir semua tamu akan membukanya.
- Pilih paket dan bayar. Lite Rp 99rb, Pro Rp 199rb, atau Max Rp 349rb, sekali untuk tiap undangan. Pembayaran ada di akhir, sebelum undangan terbit.
Galeri memuat 10 foto di Lite, 20 di Pro, dan 40 di Max. Uploader-nya sendiri dibatasi sesuai kuota, jadi kamu tidak bisa memilih lebih banyak. Kalau kurang, tambahan 5 foto bisa dibeli seharga Rp 5rb. Musik latar dipilih dari katalog sejak Lite, sedangkan mengunggah lagu sendiri mulai dari Pro.
Satu keputusan yang perlu kamu pikirkan sebelum membayar: alamat undangan, misalnya wayan-ayu.swanvara.com. Di Lite dan Pro alamat itu permanen. Max memberi lima kali penggantian, tapi alamat lama langsung mati tanpa pengalihan, jadi link yang sudah tersebar tidak bisa dibuka lagi.
Template yang pas, dan yang tidak
Belum ada template khusus Bali atau khusus Hindu di Swanvara. Yang ada template berbasis daerah lain: Tongkonan untuk Toraja, Tenun untuk Sumba dan NTT, Pesona dengan motif batik Jawa, dan Embun untuk Sunda. Meminjam salah satunya untuk undangan Bali akan terbaca keliru oleh tamu yang paham, jadi sebaiknya jangan.
Pilihan yang lebih aman adalah bingkai netral yang tenang, supaya teksmulah yang bicara:
- Imprint: gaya letterpress di atas kertas krem dengan segel lilin. Resmi dan hangat, cocok untuk undangan dari dua keluarga.
- Aurora: serif editorial bergaya majalah dengan satu aksen merah anggur. Memberi ruang bagi salam dan nama untuk dibaca pelan.
- Verdant: palet hijau sage dan merah muda pudar dengan foto berbingkai polaroid. Lebih santai, pas untuk upacara siang di taman atau halaman rumah.
Kalau ingin menengok pilihan lain, buka galeri template dan bayangkan nama kalian di tiap halaman. Satu catatan jujur: sebagian efek khas template hanya muncul di layar lebar. Di ponsel tampilannya lebih sederhana, jadi nilai dari pratinjau ponsel, bukan hanya dari laptop.
Link personal untuk tiap tamu
Setelah undangan terbit, tiap tamu bisa mendapat link sendiri dari kode singkat, misalnya wayan-ayu.swanvara.com/kode. Halaman yang terbuka menyapa tamu dengan namanya. Kamu menambahkan tamu satu per satu di dashboard, atau lewat Tempel daftar: tempel satu nama per baris, dan tambahkan ", 4" atau "(4)" di belakangnya kalau satu undangan untuk empat orang.
Link personal membantumu mengatur siapa yang dikirimi, tapi isi halamannya sama untuk semua tamu. Keluarga inti dan kenalan luas sama-sama melihat kedua blok acara, dan di RSVP sama-sama bisa memilih acara yang akan didatangi. Kalau ada tamu yang hanya diundang ke resepsi, tambahkan satu kalimat di chat-nya sebelum menekan kirim.
Soal pengirimannya:
- Tiap baris tamu punya tombol Kirim via WhatsApp. WhatsApp terbuka dengan pesan yang sudah terisi, kamu tinggal memilih chat dan menekan kirim. Swanvara tidak mengirim apa pun sendiri.
- Isi pesan untuk semua tamu diatur sekali di Atur pesan WhatsApp. Teks bawaannya menyebut "acara pernikahan kami", jadi ganti dengan kalimatmu sendiri, termasuk salam Om Swastyastu di awal dan salam penutup di akhir.
- Link umum bisa disalin dari header acara, tapi hanya untuk dilihat. RSVP dan ucapan buku tamu hanya bisa dikirim dari link personal, jadi kalau ingin tahu siapa yang hadir, kirim link personal, jangan hanya menaruh link umum di grup.
Di RSVP, tamu memilih Hadir atau Tidak Hadir, acara mana yang akan didatangi (atau Keduanya), dan jumlah tamu sampai batas yang kamu tentukan. Rekapnya hanya terlihat olehmu di dashboard: hadir, tidak hadir, dan belum menjawab, dihitung per orang. Tidak ada fitur untuk mengunduh daftar itu, jadi kamu membacanya langsung di dashboard.
Satu hal yang perlu kamu tahu sejak awal: halaman undangan tidak muncul di mesin pencari, tapi tidak dikunci kata sandi. Siapa pun yang memegang link-nya bisa membukanya. Kalau ada bagian yang hanya untuk keluarga, jangan tulis di undangan. Kabari keluarga langsung, karena semua isi halaman terbaca oleh siapa pun yang memegang link-nya.
Kalau ada tamu yang bukan Hindu
Banyak undangan pernikahan Hindu juga dikirim ke teman kantor, tetangga, dan keluarga dari agama lain. Tambahkan padanan istilah dalam kurung sekali saja, misalnya "Pawiwahan (Pernikahan)", supaya tidak ada yang menebak. Kalau ada hal praktis yang perlu diketahui tamu, misalnya jam hadir atau acara yang hanya untuk keluarga, tulis di kalimat pembuka atau di pesan WhatsApp.
Dari sisi tamu, etika tamu di pernikahan agama lain membahas sikap yang pas, dan itu bisa kamu bagikan ke teman yang bertanya.
Langkah berikutnya
Urutannya sederhana. Pastikan tanggal dan jam sudah disepakati keluarga, pilih template dari galeri template, isi form dari nama sampai blok resepsi, lalu cek pratinjau di ponsel. Bayar hanya saat kamu siap menerbitkan, kemudian susun daftar tamu dan kirim link personalnya lewat WhatsApp.
Isi undangan tetap bisa diubah kapan saja setelah terbit. Kalau jam upacara bergeser, perbarui di dashboard, dan tamu yang membuka link yang sama akan melihat versi terbarunya. Kalau perlu menutup sementara, ada pilihan Sembunyikan undangan di header acara, dan undangan bisa dinyalakan lagi.
Cara mengirimnya, termasuk teks pengantar untuk grup dan chat pribadi, ada di cara menyebar undangan via WhatsApp.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
- Apa saja yang perlu ada di undangan pernikahan Hindu digital?
- Salam pembuka Om Swastyastu, nama lengkap kedua mempelai beserta orang tua, tanggal dan jam upacara pawiwahan dengan alamat lengkap dan tautan peta, lalu resepsi sebagai acara terpisah kalau ada. Salam penutup biasanya ikut di pesan yang kamu kirim bersama link. Istilah dan ejaan mengikuti kebiasaan keluargamu.
- Apakah tanggal dewasa ayu harus ditulis di undangan?
- Tidak. Dewasa ayu adalah cara keluarga memilih hari baik, dan undangan cukup mencatat hasilnya: hari, tanggal, dan jam. Tulis jam persis seperti yang diputuskan keluarga dan pemangku, jangan dibulatkan. Jangan menyebar undangan sebelum tanggalnya benar-benar disepakati.
- Bagaimana kalau sebagian prosesi hanya untuk keluarga?
- Cantumkan di undangan hanya bagian yang memang mengundang tamu. Prosesi keluarga cukup kamu kabari langsung. Karena tiap tamu menerima link personalnya sendiri, kamu yang menentukan siapa yang dikirimi, dan rekap RSVP hanya terlihat olehmu sebagai pemilik undangan. Halaman undangannya tetap sama untuk semua tamu.
- Apakah ada template khusus Bali atau Hindu di Swanvara?
- Belum ada. Yang tersedia template untuk Toraja, Sumba, Jawa, dan Sunda, dan tidak satu pun cocok dipinjam untuk undangan Bali. Pilih bingkai netral yang tenang seperti Imprint, Aurora, atau Verdant, lalu biarkan salam, nama, dan istilah upacara yang membawa nuansanya.
- Berapa biaya membuat undangan pernikahan Hindu digital di Swanvara?
- Lite Rp 99rb, Pro Rp 199rb, dan Max Rp 349rb, dibayar sekali untuk tiap undangan. Kamu mengisi form dan melihat pratinjaunya lebih dulu, pembayaran baru terjadi di akhir sebelum undangan terbit. Semua paket berbayar.
Baca juga
Panduan
Cara Membuat Undangan Tujuh Bulanan Digital: dari Mitoni sampai Pengajian
Panduan membuat undangan tujuh bulanan digital: isi yang wajib ada, cara menulis rangkaian siraman atau pengajian, pilihan template, dan langkahnya di Swanvara.
Panduan
Cara Menulis Love Story di Undangan Pernikahan (dengan Contoh)
Cara menulis love story di undangan pernikahan: pilih 3-6 momen, beri judul singkat, tulis 2-4 kalimat, pilih nada, dan tahu apa yang sebaiknya dilewatkan.
Panduan
Cara Menghitung Porsi Katering Pernikahan dari Data RSVP
Cara menghitung porsi katering pernikahan dari RSVP: dari diundang sampai yang datang, buffer prasmanan, gubukan, nasi kotak, dan kapan angkanya dikunci.
Siap membuat undangan kalian sendiri?
Pilih template, isi detail acara, dan bagikan tautannya ke tamu. Semuanya bisa selesai dalam satu sore.
