swanvara

Inspirasi

Inspirasi Undangan Pernikahan Mandailing: Marga, Kain, dan Gordang Sambilan Tanpa Salah Label

Mandailing punya marga, kain, dan gordang sambilan sendiri. Cara menyusun undangan Mandailing digital tanpa memaksakan label Batak pada keluarga.

Tim Swanvara
Daftar isi(7)

Undangan pernikahan Mandailing, dalam praktiknya, berarti undangan yang memakai nama, marga, dan istilah adat dari tanah Mandailing di Tapanuli bagian selatan persis seperti cara keluarga itu menyebutnya sendiri. Kata "persis" di situ yang membuatnya lain dari undangan adat kebanyakan.

Bayangkan seorang sepupu membuka link undangan di ponselnya. Matanya langsung ke dua tempat: ejaan marga di blok nama, lalu apakah ada kata yang tidak akan ditulis keluarganya. Kalau dua-duanya benar, dia lanjut scroll. Kalau salah satunya meleset, dia berhenti di situ.

Batak atau bukan: tanya keluarga dulu

Ini keputusan pertama, dan keputusan ini bukan milik desainer.

Mandailing sering disebut bersama Toba, Karo, Simalungun, Angkola, dan Pakpak di bawah payung Batak. Sebagian keluarga Mandailing memang menerima payung itu. Sebagian lain tidak, dan merasa Mandailing berdiri sendiri dengan bahasa, adat, dan sejarahnya. Dua-duanya sikap yang nyata dan keduanya hidup berdampingan, kadang di dalam satu keluarga besar.

Kami tidak akan memutuskan yang mana yang benar, dan halaman ini sengaja tidak menyebut Mandailing sebagai sub-kelompok apa pun. Yang bisa kami sampaikan hanya cara menghindari salah langkah.

  • Tanyakan ke orang tua dan tetua adat bagaimana keluarga menyebut dirinya di surat dan di acara.
  • Pakai kata itu, dan hanya kata itu, di seluruh undangan.
  • Kalau jawabannya beragam, tulis "Mandailing" atau nama daerah asal keluarga (misalnya Mandailing Natal) saja dan biarkan kata Batak tidak muncul.
  • Jangan pinjam undangan Batak Toba sebagai contoh lalu mengganti nama daerahnya. Kosakata, kain, dan susunan acaranya berbeda.

Untuk pembanding tentang bagaimana adat tetangga memakai marganya, inspirasi undangan pernikahan Batak bisa dibaca sebagai bahan, bukan sebagai cetakan.

Marga dan tiga kelompok kerabat

Seperti banyak adat di Sumatra Utara, undangan Mandailing dibaca dari nama. Marga di belakang nama memberi tahu tamu siapa mereka bagi keluarga ini.

Dalam setiap acara, sistem kekerabatan Mandailing menempatkan tiap kerabat di salah satu dari tiga posisi terhadap keluarga yang berhajat: mora (pihak pemberi anak perempuan), kahanggi (kerabat semarga), dan anak boru (pihak penerima anak perempuan). Di Mandailing susunan ini disebut dalian na tolu. Toba punya susunan serupa bernama dalihan na tolu, tetapi dengan istilah yang berbeda. Marga yang lazim ditemui antara lain Lubis, Nasution, dan Rangkuti.

Konsekuensi untuk tampilan cukup konkret:

  • Tulis marga lengkap, jangan disingkat jadi inisial.
  • Beri blok nama ruang dan ukuran huruf paling besar di halaman.
  • Cantumkan nama orang tua beserta marganya. Nama itu memperlihatkan garis keluarga yang dipakai tamu untuk menempatkan diri.
  • Periksa ejaan marga ke keluarga, bukan ke internet. Satu huruf yang keliru langsung terbaca oleh kerabat terdekat, yaitu tamu yang paling kalian harapkan hadir.

Di form Swanvara, tiap mempelai punya slot nama dan baris "Keterangan singkat" yang cocok untuk menulis nama orang tua lengkap dengan marganya. Aturan umum urutan nama dibahas di cara menulis nama di undangan pernikahan.

Kain, bulang, dan gordang sambilan

Tiga hal ini paling sering diambil sebagai wajah visual Mandailing, dan ketiganya membawa bobot adat yang tidak boleh diperlakukan sebagai ornamen biasa.

Kain. Tapanuli Selatan punya tenunnya sendiri, dengan nama, motif, dan pemakaian yang tidak sama dengan ulos Toba. Di sebagian keluarga, kain itu disebut abit, bukan ulos. Penyebutan dan penggunaannya berbeda antarsumber dan antarkeluarga, dan kami tidak akan menerangkan arti motif tertentu. Pelajaran dari kain adat lain berlaku di sini: ambil warna dan tekstur sebagai latar tipis, jangan meniru satu motif utuh sebagai bingkai halaman.

Bulang. Mahkota emas pengantin perempuan dikenal dengan nama ini di Tapanuli Selatan. Bentuknya indah dipandang, tapi menggambarnya sebagai ikon dekorasi sama saja dengan memajang benda adat di sudut halaman. Kalau mempelai perempuan memang memakainya, fotonya yang bicara, bukan ilustrasinya.

Gordang sambilan. Sembilan gendang dengan ukuran berbeda yang dimainkan bersama. Ini bukan alat musik biasa, dan boleh tidaknya ia dimainkan di acara kalian diputuskan oleh keluarga dan tetua adat. Kami tidak akan menjelaskan aturannya karena itu bukan ranah kami.

UnsurCara memakainya di undanganYang sebaiknya dihindari
Marga pengantin dan orang tuaDitulis lengkap, ukuran besar, banyak ruang di sekelilingnyaDisingkat, dikecilkan, atau ditulis dari ingatan
Kata BatakDipakai hanya bila keluarga inti memang menyebut diri begituDitempel otomatis dari contoh daerah lain
Kain tenunWarna dan serat halus sebagai latar tipis satu bagianSatu motif ditiru utuh jadi bingkai keliling halaman
BulangMuncul lewat foto pengantin yang memakainyaDijadikan ikon atau hiasan sudut
Gordang sambilanDisebut satu baris di susunan acara bila memang hadirDigambar sebagai ilustrasi sebelum keluarga setuju
Mora, kahanggi, anak boruDipakai sebagai istilah bila keluarga memang memakainyaDijelaskan panjang di undangan yang tamunya sudah paham

Kalau jawaban dari keluarga belum datang sementara waktu mepet, kerjakan yang tidak meminjam apa pun. Template netral yang warnanya dekat dengan kain yang akan dipakai kedua keluarga, ditambah blok nama yang lega, sudah cukup membuat halaman itu milik kalian.

Akad dulu, horja kemudian

Mayoritas keluarga Mandailing beragama Islam, jadi bagian yang mengesahkan pernikahan biasanya berupa akad. Di banyak keluarga, setelahnya ada rangkaian adat yang di Mandailing disebut horja, dengan tahapan seperti mangupa dan manortor yang dijalankan sesuai kebiasaan tiap keluarga. Nama, urutan, dan lamanya berbeda dari satu keluarga ke keluarga lain, jadi halaman ini tidak akan mendaftarnya.

Yang perlu dipikirkan hanya satu hal: bagian mana yang mengundang tamu.

  • Acara yang mengundang tamu butuh tanggal, jam, tempat, dan link maps sendiri.
  • Acara yang lingkupnya keluarga tidak perlu masuk ke undangan sama sekali.
  • Pisahkan akad dan horja. Jangan taruh keduanya di satu blok tanggal sampai tamu harus menebak.

Di Swanvara, dua blok acara itu bisa kalian isi langsung. Blok pertama berlabel Akad Nikah, blok kedua memakai label sendiri (misalnya nama horja menurut istilah keluarga kalian), dan masing-masing punya tanggal, jam, tempat, serta link maps sendiri. Kalau ada sesi tambahan, sebut di kalimat pembuka undangan.

Bahasa dan sapaan

Undangan Mandailing paling nyaman ditulis dalam bahasa Indonesia yang baku dengan satu-dua istilah adat di tempat yang tepat. Sapaan "Horas" dipakai juga di Mandailing dan Angkola, tetapi keluarga tertentu punya kebiasaan sendiri, jadi cocokkan dengan orang tua. Contoh kalimat dan cara menyandingkan dua bahasa dibahas di kata-kata undangan pernikahan bahasa Batak, yang contoh kalimatnya kebanyakan berbahasa Toba. Bahasa Mandailing berbeda, jadi pakai artikel itu sebagai ancang-ancang soal susunan, bukan sumber kalimat.

Untuk pasangan yang salah satunya berasal dari adat lain, misalnya salah satu keluarga Minang, undangan digital untuk pernikahan beda suku membahas cara memberi dua adat ruang yang setara tanpa saling meminjam bentuk. Pembanding visual yang berbeda arah ada di inspirasi undangan pernikahan Minang, dan gambaran luasnya ada di inspirasi undangan pernikahan adat.

Mewujudkannya di Swanvara

Di Swanvara kalian mengisi satu form, lalu mendapat undangan web dengan alamatnya sendiri, misalnya namakalian.swanvara.com. Form bisa diisi dan dilihat preview-nya dulu sebelum membayar, dan pembayaran menjadi langkah terakhir sebelum undangan terbit.

Soal template, belum ada yang dibangun dari adat Mandailing. Template Swanvara yang berakar daerah berangkat dari daerah lain, seperti Toraja, Sumba, Jawa, Sunda, Bali, dan Palembang, dan tidak satu pun cocok dipinjam untuk Mandailing. Yang lebih tepat adalah kerangka netral: margin lega, tipografi tenang, dan satu tempat untuk aksen warna. Buka galeri template, pilih yang paling lapang untuk blok nama kalian, lalu isi marga lengkap di sana.

Blok nama menerima nama lengkap dengan marga, dan keterangan singkatnya cukup untuk nama orang tua. Dua blok acara menampung akad dan horja. RSVP, buku tamu, galeri foto, dan musik latar dari katalog tersedia di semua paket. Tiap tamu bisa mendapat link pribadinya sendiri, dan link itulah yang menyapa mereka dengan nama. Isi undangan tetap bisa diubah setelah terbit, dan tamu yang membuka link lama melihat versi terbarunya. Harganya per undangan; detailnya ada di halaman harga: Lite Rp 99rb, Pro Rp 199rb, Max Rp 349rb.

Langkah berikutnya

Tanyakan dulu ke orang tua dua hal: bagaimana keluarga menyebut dirinya, dan bagian adat mana yang mengundang tamu. Catat ejaan marga yang benar. Lalu pilih template netral di galeri, isi form dengan nama lengkap dan marga, susun dua blok acara, dan cek preview-nya di ponsel. Bayar hanya setelah kalian dan keluarga puas dengan tampilannya, lalu kirim link pribadi ke tiap tamu.

Undangan Mandailing yang paling terhormat biasanya yang paling teliti, bukan yang paling ramai. Marga yang benar, kata yang dipilih keluarga, dan ruang yang cukup untuk nama kalian berdua.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah undangan pernikahan Mandailing termasuk undangan Batak?
Tergantung keluarganya. Sebagian keluarga Mandailing memakai Batak sebagai payung dan merasa cocok dengannya, sebagian lain tidak mau disebut begitu dan memakai nama Mandailing saja. Karena itu kata Batak sebaiknya tidak muncul di undangan kalian kecuali keluarga inti memang menyebut diri begitu. Cara paling aman adalah bertanya pada orang tua dan tetua adat, lalu mengikuti istilah yang mereka pakai sendiri.
Apa yang paling penting ditulis di undangan pernikahan Mandailing?
Nama lengkap dengan marganya, dan nama orang tua dengan marganya juga. Dari marga itu tamu tahu posisi mereka terhadap keluarga, apakah sebagai mora, kahanggi, atau anak boru. Ejaan marga perlu diperiksa ke keluarga, karena satu huruf yang keliru langsung terbaca oleh kerabat terdekat. Di Swanvara, nama orang tua bisa ditulis di baris keterangan singkat di bawah nama masing-masing mempelai.
Bolehkah gordang sambilan dipakai sebagai gambar di undangan?
Sebaiknya jangan dijadikan ikon hiasan sebelum keluarga dan tetua adat setuju. Gordang sambilan adalah rangkaian sembilan gendang yang dimainkan bersama dan membawa bobot adat, bukan alat musik biasa. Kalau kalian memang menghadirkannya di acara, cukup sebut di susunan acara sebagai satu baris informasi. Kalau belum ada jawaban, kerjakan halaman yang tidak meminjam bentuknya.
Apakah Swanvara punya template khusus adat Mandailing?
Belum ada. Template Swanvara yang berakar daerah berangkat dari daerah lain, seperti Toraja, Sumba, Jawa, Sunda, Bali, dan Palembang, jadi tidak satu pun cocok dipinjam untuk Mandailing. Yang lebih tepat adalah template netral dengan margin lega dan tipografi tenang. Kalian bisa mengisi form dan melihat preview-nya dulu sebelum membayar, karena pembayaran baru menjadi langkah terakhir sebelum undangan terbit.
Bagaimana menulis akad dan horja adat di undangan Mandailing?
Pisahkan keduanya sebagai dua blok acara, masing-masing dengan tanggal, jam, tempat, dan link maps sendiri. Blok pertama bisa berlabel Akad Nikah jika keluarga kalian Muslim. Blok kedua memakai label sendiri, misalnya nama horja menurut istilah keluarga kalian. Dengan begitu tamu tahu jadwal tiap bagian, dan di RSVP mereka bisa memilih acara yang akan dihadiri.

Baca juga

Langkah berikutnyaLihat semua templateSetiap template punya contoh lengkap yang bisa dibuka tanpa akun.