swanvara

Inspirasi

Lagu Pernikahan untuk Resepsi: Daftar Pilihan per Momen Acara dan Jenis Lagu

Lagu pernikahan untuk resepsi dipilih per momen: tamu datang, pengantin masuk, santap, foto, dan penutup. Ada contoh lagu dan catatan untuk band atau playlist

Tim Swanvara
Daftar isi(7)

Lagu pernikahan untuk resepsi paling mudah dipilih kalau dibagi per momen, bukan per selera: kedatangan tamu, pengantin masuk, santap, sesi foto, dan penutup. Setelah momennya jelas, barulah tentukan jenisnya, misalnya pop Indonesia, lagu berbahasa Inggris, keroncong atau instrumental, atau lagu religi.

Bayangkan resepsi sudah berjalan satu jam. Pintu ballroom terbuka, MC memanggil kalian masuk, dan lagu yang terdengar ternyata lagu tentang ditinggalkan. Tamu tersenyum sopan, sementara beberapa orang mulai berbisik soal liriknya. Lagunya bagus, hanya saja diputar di saat yang salah.

Di artikel ini ada daftar lagu per momen, daftar lagu yang sebaiknya tidak dimainkan, dan satu lembar catatan yang bisa kalian serahkan ke band, pemain organ, atau orang yang memegang playlist.

Pilih per momen dulu, baru per jenis lagu

Satu resepsi biasanya punya lima momen musik. Masing-masing punya kebutuhan yang berbeda:

  • Kedatangan tamu. Musik harus nyaman di latar. Tamu sedang menyalami keluarga dan mencari tempat duduk, jadi suaranya tidak boleh menutupi sapaan.
  • Pengantin masuk. Satu lagu yang menjadi tanda. Tamu berdiri, ponsel terangkat, dan semua mata ke pintu.
  • Santap. Musik paling lama diputar di sini. Tempo pelan sampai sedang, tanpa vokal yang berteriak.
  • Sesi foto. Giliran keluarga, teman kantor, dan teman kuliah naik ke pelaminan. Lagu yang lebih riang membantu antrean tetap bergerak.
  • Penutup. Lagu yang ingin kalian dengar saat tamu pulang dan kalian akhirnya duduk sebentar.

Setelah lima momen itu punya satu lagu cadangan masing-masing, kalian tinggal memilih jenis lagunya: pop Indonesia untuk lagu yang dikenal semua umur, lagu berbahasa Inggris untuk tamu muda atau suasana yang lebih modern, keroncong atau instrumental untuk tamu yang lebih sepuh, dan lagu religi untuk acara yang memang bernuansa keagamaan.

Lagu pernikahan untuk resepsi menurut momennya

Tabel ini daftar awal, bukan daftar wajib. Tempo dan suasana di kolom kedua gambaran umum, jadi dengarkan sendiri sebelum memutuskan.

MomenTempo dan suasanaContoh lagu
Kedatangan tamuPelan sampai sedang, hangat, tidak menuntut perhatianLovely Day (Bill Withers), Bengawan Solo (Gesang), Canon in D (Johann Pachelbel, instrumental)
Pengantin masukPelan dan megah, ada awal yang jelasA Thousand Years (Christina Perri), Kasih Putih (Glenn Fredly), Beautiful in White (Westlife), Janji Suci (Yovie & Nuno)
SantapSedang, lembut, enak didengar sambil bicaraL-O-V-E (Nat King Cole), The Way You Look Tonight (Frank Sinatra), Everything (Michael Bublé), Sempurna (Andra and The Backbone)
Sesi fotoSedang sampai cepat, ceriaMarry You (Bruno Mars), Just the Way You Are (Bruno Mars), Cinta Luar Biasa (Andmesh), Can't Take My Eyes Off You (Frankie Valli)
PenutupPelan dan hangat, terasa seperti "terima kasih"Can't Help Falling in Love (Elvis Presley), At Last (Etta James), Cinta Sejati (Bunga Citra Lestari), Akad (Payung Teduh)

Beberapa catatan dari tabel itu:

  • Lagu satu momen bisa dipindah ke momen lain, kalau suasananya cocok. Bengawan Solo yang pelan, misalnya, juga enak dimainkan di jam santap.
  • Instrumental menyelamatkan obrolan. Versi tanpa vokal dari lagu yang sama sering lebih pas untuk kedatangan tamu dan santap, karena tidak bersaing dengan suara orang berbicara.
  • Lagu yang kalian suka belum tentu cocok untuk semua momen. Kalau lagu itu pribadi, simpan untuk penutup atau untuk lagu pengantin masuk, dan biarkan sisanya netral.

Kalau tamu kalian sangat beragam, campur dua atau tiga jenis saja. Terlalu banyak jenis lagu dalam satu jam membuat suasananya melompat-lompat.

JenisCocok untuk tamuContoh laguCatatan
Pop IndonesiaSemua umur, terutama keluarga besarSempurna (Andra and The Backbone), Cinta Luar Biasa (Andmesh), Janji Suci (Yovie & Nuno)Mudah dinyanyikan bersama, dikenal tamu sepuh dan muda
Berbahasa InggrisTeman kuliah, rekan kerja, tamu mudaPerfect (Ed Sheeran), Everything (Michael Bublé), At Last (Etta James)Cek liriknya sekali, karena beberapa lagu romantis punya baris yang kurang pas untuk keluarga
Keroncong atau instrumentalTamu sepuh, resepsi siang, acara yang tertataBengawan Solo (Gesang), Canon in D (Pachelbel)Paling nyaman untuk kedatangan tamu dan santap
ReligiAcara yang bernuansa keagamaanInsha Allah (Maher Zain), Amazing Grace (himne, tidak ada satu penyanyi tunggal)Tanyakan ke keluarga atau pemuka agama bila ragu

Lagu yang sebaiknya dihindari: patah hati dan galau

Lagu yang menyedihkan tetap bisa indah, tetapi resepsi bukan tempatnya. Tamu mendengar liriknya, dan kerabat yang sedang berduka atau baru berpisah bisa ikut sedih, padahal bukan itu yang kalian harapkan.

Contoh lagu yang cantik tetapi sebaiknya tidak masuk daftar:

  • Someone Like You (Adele), karena ceritanya tentang menyaksikan mantan yang sudah menikah dengan orang lain.
  • Hati yang Kau Sakiti (Rossa), karena seluruh liriknya tentang dikhianati.
  • Kehilangan (Firman), karena judul dan isinya tentang kepergian.

Tiga pertanyaan cepat sebelum memasukkan lagu ke daftar:

  1. Apakah liriknya tentang bersama, atau tentang berpisah?
  2. Kalau tamu mendengar satu baris dari tengah lagu, apakah lagunya tetap terdengar hangat?
  3. Apakah ada keluarga yang baru kehilangan seseorang tahun ini? Kalau ada, hindari lagu yang bicara soal kehilangan, meski liriknya samar.

Kalau tamu atau penyanyi meminta lagu yang tidak ada di daftar, jawabannya cukup ramah: giliran sudah diatur, dan lagunya bisa dimainkan lain kali. Aturan nyumbang lagu dan cara membaginya lewat MC dibahas di perlukah hiburan musik di resepsi, termasuk bagaimana memilih band, organ, atau playlist. Artikel ini tidak mengulang soal itu.

Lembar catatan untuk band, organ, atau pemegang playlist

Siapa pun yang memutar musik di hari acara tidak mengenal rundown kalian sebaik kalian. Satu lembar yang jelas lebih berguna daripada pesan WhatsApp yang panjang. Isinya:

  1. Urutan momen dan jam kasarnya. Misalnya kedatangan tamu pukul 18.30, pengantin masuk pukul 19.00, santap pukul 19.15. Samakan dengan susunan acara pernikahan kalian.
  2. Satu sampai tiga judul per momen, lengkap dengan artis atau versinya (asli, akustik, instrumental).
  3. Siapa yang memberi aba-aba. Biasanya MC, dan nomor kontaknya ada di lembar itu. Bagikan juga teks MC resepsi pernikahan supaya aba-abanya senada.
  4. Lagu yang tidak boleh dimainkan. Tulis judulnya, jangan hanya "lagu sedih".
  5. Aturan volume. Pelan saat kedatangan tamu dan santap, naik saat sesi foto kalau ruangan mengizinkan.
  6. Cadangan. Kalau lagu tidak bisa dimainkan, apa pengganti yang sudah disetujui.
  7. Satu orang penanggung jawab. Satu nama yang boleh memutuskan di tempat, bukan seluruh panitia.

Untuk playlist, tambahkan satu kebiasaan: matikan notifikasi di perangkat yang memutar, dan download lagunya ke perangkat itu supaya tidak bergantung pada sinyal gedung. Untuk band atau organ, kirim lembarnya minimal seminggu sebelum acara supaya mereka punya waktu berlatih.

Musik undangan dan musik resepsi dipilih terpisah

Satu hal yang sering membuat bingung: lagu yang diputar saat tamu membuka undangan digital tidak terhubung dengan musik di ruang resepsi. Di Swanvara, lagu latar undangan dipilih sendiri dari katalog Swanvara di semua paket, atau kalian bisa mengunggah lagu sendiri mulai paket Pro. Pertimbangan memilihnya ada di cara memilih lagu untuk undangan digital.

Yang sebaiknya senada hanya suasananya. Kalau resepsi kalian hangat dan santai, lagu latar undangan yang tenang sudah memberi tamu gambaran sejak mereka membuka link. Detail paket dan harga ada di halaman harga.

Yang perlu dilakukan sekarang

  1. Tentukan lima momen di resepsi kalian, lalu catat satu lagu utama dan satu cadangan untuk masing-masing.
  2. Dengarkan semuanya berurutan sekali, dari kedatangan tamu sampai penutup. Kalau ada yang merusak suasana, ganti.
  3. Tulis lembar catatan dan kirim ke band, organ, atau pemegang playlist, juga ke MC.
  4. Pilih lagu latar undangan terpisah, saat kalian mengisi form di Swanvara. Form bisa diisi dan dilihat preview-nya lebih dulu, dan pembayaran menjadi langkah terakhir sebelum undangan terbit.
  5. Pilih template yang cocok dengan suasana resepsi kalian di galeri template, lalu kirim link pribadi ke tiap tamu setelah undangan terbit.

Musik yang baik di resepsi jarang disadari tamu. Yang mereka ingat justru satu lagu di pintu masuk, dan suasana yang terus mengalir dari awal sampai akhir.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Lagu apa yang cocok untuk resepsi pernikahan?
Pilih lewat momennya dulu, baru jenis lagunya. Saat tamu datang dan saat santap, lagu yang tenang dan tidak menutupi obrolan paling pas. Saat pengantin masuk dan saat penutup, lagu yang lebih berbobot dan mudah dikenali. Saat sesi foto, tempo yang lebih riang membantu tamu bergerak. Contoh judul untuk tiap momen ada di tabel pada artikel ini.
Lagu apa untuk pengantin masuk ke ruang resepsi?
Pilih lagu yang punya awal yang jelas, supaya MC dan pemain musik bisa menyalakannya tepat saat pintu terbuka. Contohnya A Thousand Years oleh Christina Perri, Kasih Putih oleh Glenn Fredly, atau Janji Suci oleh Yovie & Nuno. Minta pemain musik atau pemegang playlist mencoba lagunya sekali di ruangan yang sama sebelum hari acara.
Lagu apa yang sebaiknya dihindari di resepsi pernikahan?
Hindari lagu patah hati, perpisahan, dan lagu galau, walaupun melodinya indah, karena tamu ikut mendengar liriknya. Contohnya Someone Like You oleh Adele, Hati yang Kau Sakiti oleh Rossa, dan Kehilangan oleh Firman. Kalau lagu itu muncul karena permintaan tamu atau penyanyi, minta MC mengatur ulang daftarnya.
Bagaimana menyiapkan daftar lagu untuk band, organ tunggal, atau playlist?
Tulis satu lembar berisi urutan momen, judul lagu, siapa yang memberi aba-aba, dan lagu yang tidak boleh dimainkan. Serahkan ke pemain musik atau orang yang memegang playlist, lalu kirim juga ke MC. Lembar itu sebaiknya sampai sekitar seminggu sebelum acara supaya masih ada waktu berlatih.
Apakah lagu resepsi dan lagu di undangan digital harus sama?
Tidak harus. Di Swanvara, lagu latar undangan dipilih terpisah dari musik resepsi: dari katalog di semua paket, atau lagu sendiri mulai paket Pro. Yang sebaiknya senada hanya suasananya, misalnya sama-sama tenang kalau resepsinya akan hangat dan santai.

Baca juga

Langkah berikutnyaLihat semua templateSetiap template punya contoh lengkap yang bisa dibuka tanpa akun.