swanvara

Panduan

Foto Mempelai untuk Undangan Digital: Memilih Dua Potret dan Satu Sampul

Cara memilih foto mempelai untuk undangan digital: tugas sampul dan dua potret, potongan di layar ponsel, keserasian pasangan, hijab dan busana adat.

Tim Swanvara

Foto mempelai untuk undangan digital adalah tiga gambar yang diminta form sebelum undangan bisa selesai: satu potret untuk tiap mempelai dan satu foto sampul. Ketiganya wajib diisi, sedangkan galeri foto tetap opsional.

Karena wajib, tiga foto ini sering dipilih terburu-buru, padahal mereka yang pertama dilihat tamu. Tulisan ini membahas tugas masing-masing foto, cara memilihnya, dan kesalahan yang paling sering terjadi. Soal ukuran piksel dan format file sudah ada di panduan ukuran foto undangan digital. Soal memilih dari tumpukan hasil prewedding ada di tips memilih foto prewedding. Di sini fokusnya: foto mana yang masuk ke slot mana.

Tiga foto, tiga tugas

Form Swanvara punya dua slot nama, Mempelai Pria dan Mempelai Wanita, masing-masing dengan satu foto potret. Ditambah satu foto sampul. Fungsinya berbeda, jadi cara memilihnya juga berbeda.

SlotFungsiTips
Foto sampulHal pertama yang dilihat tamu. Memperkenalkan kalian sebagai pasanganFoto tegak, wajah di bagian atas-tengah, ada area tenang untuk nama dan tanggal
Potret mempelai priaMemperkenalkan satu orang di bagian mempelaiSatu orang saja, wajah jelas, wajah di tengah
Potret mempelai wanitaPasangan visual dari potret priaJarak, cahaya, dan suasana semirip mungkin dengan potret pria
Galeri (opsional)Cerita tambahan untuk tamu yang mau melihat lebih lamaBoleh dikosongkan, lihat cara membuat galeri foto

Satu catatan jujur: tiga foto wajib ini tidak bisa dilewati. Kalau kamu ingin undangan yang sama sekali tidak memajang wajah, gambarnya masih boleh berupa detail tangan, bunga, atau tekstur kain. Bagian itu dibahas di cara membuat undangan digital tanpa foto.

Foto sampul: dilihat di layar ponsel, bukan di album

Di form, foto sampul dipotong ke bentuk tegak 9:16, seperti layar ponsel. Saat memilih foto, kamu akan melihat kotak potongnya dan bisa menggeser serta memperbesar fotonya sebelum menyimpan. Tamu pun melihatnya di ponsel yang dipegang berdiri, jadi foto tegak adalah titik awal yang paling aman.

Beberapa hal yang membuat sampul berhasil:

  • Wajah di bagian atas-tengah. Di template yang memakai foto layar penuh, seperti Aurora, bagian bawah foto digelapkan cukup pekat, dan di situlah tanggal, nama, serta kalimat pembuka duduk. Wajah yang terlalu rendah bisa tertutup teks.
  • Ada area tenang. Dinding polos, langit, atau dedaunan yang blur memberi tempat bagi tulisan. Foto yang penuh detail dari ujung ke ujung membuat teks susah dibaca.
  • Kalian berdua kelihatan. Nama kalian berdua tampil di sampul, jadi foto berdua adalah pilihan yang paling masuk akal.
  • Tahan potongan yang berbeda. Tidak semua template memakai layar penuh. Riviera dan Folio membingkai foto sampul dalam rasio 4:5, jadi yang tampil lebih rapat. Foto dengan wajah di tengah aman di keduanya.

Kalau kamu belum yakin foto mana yang kuat, pasang dulu beberapa kandidat di form dan lihat pratinjaunya di beberapa template. Itu jauh lebih cepat daripada menebak.

Dua potret: jarak dan bentuknya

Potret mempelai dipotong ke rasio 3:4 di form, dan di kotak potongnya ada petunjuk "wajah sebaiknya di tengah". Anggap itu aturan utama.

Setelah itu, tiap template menampilkannya dengan caranya sendiri. Banyak template memakai bingkai 3:4 atau 4:5, sebagian memakai bentuk persegi, dan Celestial serta Platina membulatkannya. Bingkai bulat memotong sudut-sudut foto, jadi wajah yang agak ke pinggir bisa kena. Kalau wajah sudah di tengah dan ada ruang di sekelilingnya, potongan model apa pun aman.

Beberapa pegangan lain:

  • Satu orang per slot. Foto berdua cocok untuk sampul. Di slot potret, tamu mengharapkan satu orang.
  • Kepala sampai dada atau pinggang. Foto seluruh badan membuat wajah kecil sekali di bingkai potret.
  • Wajah menghadap kamera atau sedikit menyamping. Foto dari jauh atau dari belakang lebih enak ditaruh di galeri.

Satu hal kecil: di form kamu bisa memilih nama siapa yang tampil lebih dulu di sampul dan bagian mempelai. Pilih sesuai yang kalian inginkan, lalu pastikan urutan fotonya masuk akal saat dilihat berdampingan.

Samakan pasangannya

Dua potret yang bagus satu per satu belum tentu bagus saat ditaruh bersebelahan. Yang paling sering mengganggu adalah perbedaannya, bukan kualitasnya.

Periksa empat hal ini:

  1. Jarak. Kalau satu foto close-up dan satunya sepinggang, wajah yang satu kelihatan jauh lebih besar.
  2. Cahaya. Foto siang yang terang di samping foto malam yang hangat membuat warna kulit tampak berbeda.
  3. Latar dan warna. Dua latar yang sama sekali berbeda terlihat seperti dua undangan yang digabung.
  4. Suasana. Satu foto resmi dan satu foto tertawa lepas membuat sepasang itu terasa tidak sedunia.

Cara paling mudah: ambil dua foto dari sesi yang sama, di tempat yang sama, dengan jarak yang kurang lebih sama. Kalau tidak ada, cari dua foto dari acara yang mirip, misalnya sama-sama foto keluarga atau sama-sama foto resmi.

Terbaru atau prewedding, resmi atau santai

Tidak ada aturan bahwa foto mempelai harus hasil sesi prewedding. Yang dinilai tamu adalah apakah kalian dikenali dan suasananya enak dilihat.

  • Terbaru lebih baik dari terbagus. Foto dari enam tahun lalu dengan model rambut berbeda membuat tamu dari kantor atau komunitas bertanya-tanya. Pilih foto yang masih mirip kalian sekarang.
  • Prewedding cocok untuk sampul. Hasil sesi foto biasanya paling matang cahayanya dan paling rapi komposisinya. Cara memilihnya ada di tips foto prewedding.
  • Foto biasa untuk potret. Dua foto dari satu acara keluarga atau satu hari jalan-jalan sering lebih serasi sebagai pasangan potret daripada dua foto pilihan dari sesi yang berbeda.
  • Resmi atau santai. Resmi aman untuk semua tamu, dari kakek-nenek sampai atasan. Santai terasa lebih hangat. Dicampur juga boleh, asal dua potret berada di tingkat kesantaian yang sama.

Hijab, busana adat, dan penutup kepala

Busana yang kamu pakai di foto menentukan bagaimana foto itu dipotong. Beberapa catatan praktis:

  • Beri ruang di atas kepala. Hijab dengan model menjulang, siger, sanggul tinggi, blangkon, tanjak, atau mahkota adat bisa terpotong kalau fotonya mepet atas. Kotak potong hanya bisa digeser di dalam foto, jadi pilih foto yang memang menyisakan ruang di atas kepala, lalu geser sampai ruang itu ikut masuk.
  • Perhatikan batas wajah dan kain. Hijab atau kain yang warnanya sama dengan latar membuat garis wajah hilang. Latar yang sedikit lebih terang atau lebih gelap membuat wajah tampil jelas.
  • Jangan buang detail busananya. Songket, tenun, kebaya, atau beskap yang rapi adalah bagian dari identitas foto. Jangan dipotong sampai separuh.
  • Samakan tingkat formalitas. Kalau satu mempelai berbusana adat penuh dan satu berpakaian formal biasa, potret berdampingan akan terlihat tidak sepadan. Pilih dua foto dengan tingkat busana yang sama.
  • Hormati kenyamanan. Tidak semua orang nyaman memajang wajahnya, dan itu sah. Form menerima gambar JPG, PNG, atau WebP apa saja, jadi detail busana atau foto dari samping pun bisa jadi pilihan. Pembahasan lengkapnya ada di undangan digital untuk pasangan yang tidak suka pamer.

Satu catatan: jangan memilih foto adat hanya untuk menyesuaikan dengan template. Template yang bertema daerah, seperti Tongkonan, Tenun, Pesona, dan Embun, dibuat untuk daerahnya masing-masing. Foto yang kamu pilih tetap harus jujur menggambarkan kalian.

Yang sebaiknya dihindari

  • Foto rombongan. Di bingkai potret, wajah kalian jadi sangat kecil dan tamu tidak tahu mana yang dimaksud.
  • Filter tebal dan efek kecantikan. Warna kulit jadi tidak natural dan sulit disamakan antar foto. Kalau sudah diedit, pakai satu pengaturan untuk ketiganya.
  • Foto dari WhatsApp. WhatsApp memampatkan gambar. Foto dari obrolan grup biasanya sudah berkali-kali dikirim ulang dan terlihat pecah setelah dipakai sebagai sampul layar penuh. Minta file asli dari fotografer, atau kirim sebagai dokumen.
  • Tangkapan layar. Resolusinya rendah dan sering ada bagian antarmuka aplikasi yang ikut terbawa.
  • Kacamata hitam dan wajah tertutup. Kecuali kalian memang sengaja menjadikannya gaya, tamu perlu melihat mata.
  • Watermark atau tulisan di foto. Nama fotografer atau tanggal di sudut foto akan bertumpuk dengan teks template.
  • Foto yang sudah terlalu sering dipakai. Kalau foto yang sama sudah ada di undangan cetak, spanduk, dan media sosial, undangan digital lebih hidup dengan foto yang berbeda.

Soal resolusi, form Swanvara menerima JPG, PNG, atau WebP sampai 25 MB per foto dan otomatis mengecilkan foto yang besar. Jadi kamu tidak perlu mengompres sendiri. Yang tidak bisa diperbaiki adalah foto yang sejak awal beresolusi rendah.

Galeri tetap opsional

Karena tiga foto di atas sudah wajib, wajar kalau kamu bertanya apakah galeri juga harus. Tidak. Galeri boleh dikosongkan, dan undangannya tetap lengkap. Kalau kamu ingin mengisinya, kuota galerinya 10 foto di Lite, 20 di Pro, dan 40 di Max, dengan tambahan 5 foto per Rp 5rb yang bisa ditumpuk.

Kamu bisa mulai dari tiga foto yang wajib, lalu menambah galeri kalau ada foto lain yang layak. Mengisi banyak foto hanya karena slotnya ada justru melemahkan ketiga foto utama.

Langkah berikutnya di Swanvara

Setelah tiga foto terpilih, urutannya sederhana:

  1. Buka galeri template dan pilih desain yang suasananya searah dengan fotomu.
  2. Isi form: nama dan potret mempelai pria, nama dan potret mempelai wanita, lalu foto sampul. Saat memilih foto, kotak potong akan muncul dan kamu bisa menggesernya.
  3. Cek pratinjaunya. Kalau potongan sampul atau potret terasa kurang pas, pakai tombol Ganti foto (atau Potong ulang, kalau tombol itu muncul), lalu lihat lagi.
  4. Bayar hanya ketika kamu sudah yakin dan siap menerbitkan. Paketnya Lite Rp 99rb, Pro Rp 199rb, atau Max Rp 349rb, sekali bayar per undangan.
  5. Bagikan lewat link pribadi tiap tamu. Dari dashboard, tombol "Kirim via WhatsApp" membuka WhatsApp dengan pesan yang sudah terisi, dan kamu sendiri yang menekan kirim.

Isi undangan bisa kamu ubah kapan saja setelah terbit, jadi foto yang kurang pas masih bisa diganti. Kalau ragu memilih desain, coba foto yang sama di dua atau tiga template di galeri template. Satu foto bisa tampil sangat berbeda tergantung bingkainya, dan kamu akan langsung tahu mana yang paling cocok untuk kalian.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Berapa foto yang wajib diisi untuk undangan digital di Swanvara?
Tiga: satu foto potret untuk mempelai pria, satu untuk mempelai wanita, dan satu foto sampul. Ketiganya diminta form sebelum undangan bisa diselesaikan. Galeri foto bersifat opsional, jadi boleh dikosongkan.
Foto mempelai sebaiknya foto berdua atau sendiri-sendiri?
Untuk dua slot potret, pakai foto sendiri-sendiri, satu orang per slot. Foto berdua paling pas dipasang di sampul, karena sampul memperkenalkan kalian sebagai pasangan. Dua potret yang dipilih sepasang, dengan jarak, cahaya, dan suasana yang mirip, akan terlihat serasi saat bersebelahan.
Bagaimana memilih foto kalau mempelai berhijab atau memakai busana adat?
Pastikan wajah terlihat jelas dan beri ruang kosong di atas kepala, supaya hijab, siger, sanggul, atau penutup kepala adat tidak terpotong saat foto disesuaikan. Hindari latar yang warnanya sama dengan busana, karena garis wajah dan busana jadi menyatu. Kalau salah satu mempelai lebih nyaman tidak memasang wajah, form menerima gambar apa saja berformat JPG, PNG, atau WebP.
Kenapa foto dari WhatsApp terlihat pecah di undangan?
WhatsApp mengecilkan dan memampatkan foto yang dikirim sebagai gambar biasa. Hasilnya resolusi rendah, dan baru kelihatan pecah ketika foto diperbesar jadi sampul layar penuh. Minta file asli dari fotografer atau kirim lewat WhatsApp sebagai dokumen, jangan sebagai foto.
Apakah boleh pakai foto yang diedit atau diberi filter?
Boleh, selama ringan. Filter tebal membuat warna kulit tidak natural dan sulit disamakan antara dua potret. Pakai satu pengaturan warna yang sama untuk semua foto, atau tanpa filter sama sekali.

Baca juga

Siap membuat undangan kalian sendiri?

Pilih template, isi detail acara, dan bagikan tautannya ke tamu. Semuanya bisa selesai dalam satu sore.