Cara Mengirim Undangan Digital ke Tamu yang Tidak Pakai WhatsApp
Cara mengirim undangan digital lewat email, SMS, DM Instagram, Telegram, atau LINE, dengan contoh pesan dan tips per jalur untuk tamu yang tidak pakai WhatsApp.

Mengirim undangan digital tanpa WhatsApp berarti membagikan tautan undangan ke tamu lewat jalur lain, seperti email, SMS, Telegram, LINE, atau DM Instagram. Undangan digital cuma halaman web, jadi aplikasi apa pun yang bisa membawa tautan sudah cukup.
Di Swanvara, setiap tamu tetap punya link personalnya sendiri. Yang berubah hanya tempat kamu menempelkannya. Di bawah ini ada caranya, tabel jalur mana cocok untuk siapa, dan contoh pesan yang tinggal kamu sesuaikan.
Kapan kamu perlu jalur selain WhatsApp
Hampir semua orang yang kamu undang punya WhatsApp. Tapi daftar tamu hampir selalu punya beberapa nama yang tidak masuk hitungan itu:
- Om atau tante yang lebih sering membuka email daripada chat
- Kolega atau teman dari luar negeri yang terbiasa dengan Telegram, LINE, atau iMessage
- Teman yang lebih gampang dihubungi lewat DM Instagram
- Orang tua yang ponselnya hanya untuk telepon dan SMS
- Tamu yang tidak pegang ponsel pintar sama sekali
Untuk lima kelompok itu, tidak perlu membuat undangan kedua. Satu undangan yang sama bisa sampai lewat jalur berbeda. Yang kamu atur cuma isi pesannya dan cara menyampaikannya.
Kalau kamu masih mencari pola umum untuk menyebar lewat chat, mulai dari cara menyebar undangan via WhatsApp. Panduan ini melengkapinya untuk tamu yang di luar lingkaran itu.
Dua cara membawa link tamu ke aplikasi apa pun
Di dashboard Swanvara, tiap tamu punya baris sendiri, dan tiap baris punya menu pilihan. Dari menu itu ada dua jalan menuju aplikasi di luar WhatsApp.
Salin pesan atau salin link tamu
Buka menu di baris tamu, lalu pilih salah satu:
- Salin pesan menyalin pesan lengkap untuk tamu itu: sapaan dengan namanya dan link personalnya. Isinya mengikuti yang kamu atur di "Atur pesan WhatsApp". Namanya memang WhatsApp, tapi teksnya biasa saja dan bisa ditempel ke mana pun.
- Salin link tamu hanya menyalin tautannya. Pakai ini kalau kamu mau menulis pesan sendiri, misalnya untuk email atau SMS yang harus pendek.
Setelah disalin, buka aplikasi tujuan, tempel, periksa sekali, lalu kirim.
Bagikan lewat aplikasi lain
Di sebagian perangkat, menu itu juga memunculkan Bagikan lewat aplikasi lain. Pilihan ini membuka menu berbagi bawaan ponsel, dan kamu tinggal memilih aplikasinya: Telegram, email, SMS, atau yang lain. Pesan untuk tamu itu sudah terisi.
Pilihan ini hanya ada di tampilan ponsel, dan hanya muncul kalau ponselnya mendukung. Di laptop, pakai dua pilihan salin di atas. Hasilnya sama.
Tamu hanya perlu menekan tautan
Apa pun jalurnya, tamu hanya menekan tautan, dan undangan terbuka di browser. Tidak ada aplikasi yang harus dipasang dan tidak ada akun yang harus dibuat. Itu berlaku untuk tamu yang menerimanya lewat email di laptop kantor, SMS di ponsel lama, atau DM di Instagram.
Jalur mana untuk siapa
Tabel ini merangkum apa yang kamu kirim di tiap jalur dan apa yang sebaiknya diingat.
| Jalur | Yang dikirim | Tips |
|---|---|---|
| Pesan lengkap dari "Salin pesan", atau tiga-empat kalimat buatanmu plus link tamu | Beri subjek yang jelas dan menyebut nama kalian. Taruh link di baris sendiri. Kabari lewat chat atau telepon bahwa email sudah dikirim, karena email bisa mampir ke folder spam | |
| SMS | Link tamu plus satu-dua kalimat | Satu SMS biasa muat sekitar 160 karakter, jadi pesan lengkap akan terpecah jadi beberapa bagian. Perkenalkan diri di kalimat pertama, karena nomormu mungkin belum tersimpan di ponsel mereka |
| DM Instagram | Pesan ringkas dan hangat plus link tamu | Kalau kalian belum saling mengikuti, pesan masuk ke kotak permintaan pesan. Tulis siapa dirimu di baris pertama supaya tidak dikira spam |
| Telegram atau LINE | Pesan lengkap dari "Salin pesan" | Tidak perlu diubah banyak. Cocok untuk teman atau kolega yang memang memakai aplikasi itu sehari-hari |
| Kartu cetak atau telepon | Tanggal, jam, alamat, dan penjelasan lisan | Untuk tamu yang tidak pegang ponsel pintar. Kalau memungkinkan, titipkan link personalnya ke anak atau cucu mereka |
Jalur yang terbaik adalah jalur yang memang dibuka tamu itu setiap hari. Kamu lebih tahu daripada siapa pun aplikasi mana yang dipakai Om Budi dan mana yang dipakai teman kantormu.
Contoh pesan untuk tiap jalur
Ganti bagian dalam kurung siku. Link tamu ada di tombol salin, jadi tidak perlu mengetik alamatnya.
Subjek yang jelas membuat email dibuka dan bukan diabaikan. Sebut nama kalian dan acaranya.
Subjek: Undangan pernikahan [Nama] & [Nama], [tanggal]
Yth. Bapak [Nama],
Dengan senang hati kami mengundang Bapak dan keluarga ke pernikahan kami pada [hari, tanggal]. Detail acara, lokasi, dan konfirmasi kehadiran ada di undangan berikut:
[link tamu]
Mohon kesediaan Bapak membuka tautan itu dari ponsel atau komputer, lalu mengisi konfirmasi kehadiran di halaman itu. Terima kasih banyak.
Hormat kami, [Nama] & [Nama]
SMS
Perkenalkan dirimu dulu, lalu satu kalimat, lalu link. Pakai "Salin link tamu", bukan pesan lengkap.
Halo Tante Rina, ini [Nama], putri Bu [Nama]. Kami mengundang Tante ke pernikahan kami tanggal [tanggal]. Undangannya di sini: [link tamu]
DM Instagram
Nada paling santai, tapi tetap sebut siapa kamu dan kenapa menulis.
Halo [Nama], ini [Nama kamu] ya. Kabar baik: [Nama] & [Nama] akan menikah tanggal [tanggal]. Kalau berkenan, ini undangan kami: [link tamu]. Semoga bisa hadir!
Telegram atau LINE
Pesan dari "Salin pesan" biasanya sudah pas. Kalau mau lebih akrab, tambahkan satu kalimat pribadi di awalnya.
Halo [Nama], lama tidak kabar! Kami akan menikah dan ingin kamu ada di sana. Undangannya ada di sini: [link tamu]
Tamu yang tidak pegang ponsel pintar
Bagi mereka, tautan tidak ada artinya, dan itu tidak apa-apa. Untuk kelompok ini, ada tiga hal yang biasanya cukup:
- Telepon. Kabari tanggal, jam, dan alamat secara lisan. Untuk orang yang dituakan, telepon sering lebih dihargai daripada pesan apa pun.
- Kartu cetak sederhana. Satu lembar berisi tanggal, jam, tempat, dan nomor yang bisa dihubungi. Tidak perlu desain mewah, cukup jelas dan terbaca.
- Titip ke orang terdekat. Kalau ada anak, cucu, atau tetangga yang dekat dengan mereka, kirim link personalnya ke orang itu dan minta bantuannya membukakan. Pola ini dibahas lebih panjang di undangan digital untuk tamu gaptek.
Soal konfirmasi hadir: RSVP diisi tamu sendiri dari tautan personalnya. Untuk tamu yang kamu kabari lewat telepon atau kartu, kamu catat jawabannya sendiri, di luar dashboard.
Jangan kirim link umum ke tamu yang kamu harapkan konfirmasi
Ada satu hal yang gampang terlewat saat kamu pindah ke jalur lain. Di Swanvara ada dua jenis tautan. Link umum adalah alamat utama undangan yang bisa kamu tempel di mana saja. Link personal punya kode pendek di belakang alamat dan menyapa tamu dengan namanya.
RSVP dan buku tamu hanya bisa diisi dari link personal. Link umum hanya bisa dibaca. Jadi kalau kamu mengirim link umum lewat email atau DM ke seseorang yang ingin kamu hitung kehadirannya, orang itu bisa membaca undangannya tapi tidak bisa menjawab.
Aturan praktisnya:
- Tamu yang perlu kamu hitung: kirim link personal lewat jalur apa pun.
- Tamu yang cukup kamu kabari, misalnya kenalan jauh atau grup alumni: boleh pakai link umum.
Perbandingan lengkap keduanya, termasuk cara memilih untuk tiap lingkaran, ada di link undangan personal vs link umum.
Hal kecil yang menghemat waktu
- Kirim per orang, bukan sekaligus. Salin, tempel, kirim, lalu pindah ke baris berikutnya. Memang satu per satu, tapi tiap pesan sudah siap dan menyebut nama yang benar.
- Status di dashboard tetap jalan. Begitu tamu membuka link personalnya, statusnya berubah dari Belum dibuka menjadi Sudah dibuka, apa pun aplikasi yang kamu pakai untuk mengirim. Pratinjau tautan di aplikasi chat atau pemindai keamanan email kadang ikut membukanya, jadi anggap status ini petunjuk, bukan kepastian. Jawaban RSVP-nya juga kamu baca di dashboard.
- Tanda terkirim hanya di perangkatmu. Kalau kamu memakai "Bagikan lewat aplikasi lain", dashboard menandai tamu itu sudah dikirimi, tapi tandanya hanya tersimpan di perangkat yang kamu pakai. Kalau kamu menyalin lalu menempel, catat sendiri siapa yang sudah kamu kirimi.
- Nama atau jumlah tamu salah? Pakai "Ubah" di menu baris itu. Link tamunya tetap sama, jadi pesan yang sudah terkirim tidak perlu dikirim ulang.
- Tidak ada pengiriman otomatis. Swanvara tidak mengirim atau menjadwalkan pesan. Kamu yang menekan kirim di aplikasi pilihanmu.
Mulai dari undangannya
Kalau kamu belum punya undangannya, mulai dari galeri template. Pilih satu yang paling mirip suasana acara kalian, isi form di ponsel atau laptop, dan lihat hasilnya lewat pratinjau sebelum membayar. Kamu baru bayar di akhir, tepat sebelum undangan diterbitkan.
Swanvara berbayar dan tidak punya paket gratis: Lite Rp 99rb, Pro Rp 199rb, atau Max Rp 349rb, sekali bayar per undangan. RSVP dan link personal untuk tiap tamu sudah ada di semua paket.
Setelah terbit, urutannya sederhana:
- Tambahkan tamu ke daftar di dashboard. Tiap tamu langsung punya link personal.
- Untuk tamu WhatsApp, pakai "Kirim via WhatsApp". Untuk tamu lain, buka menu di baris mereka, lalu "Salin pesan", "Salin link tamu", atau "Bagikan lewat aplikasi lain".
- Kirim lewat email, SMS, DM, atau Telegram, lalu pantau statusnya di dashboard.
- Untuk yang tidak pegang ponsel pintar, telepon atau titipkan lewat orang terdekat.
Masih memilih desain? Lihat dulu galeri template, lalu kembali ke daftar tamumu. Satu undangan, satu link per tamu, dan jalur pengirimannya terserah kamu.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
- Apakah undangan digital hanya bisa dikirim lewat WhatsApp?
- Tidak. Undangan digital hanyalah tautan ke halaman web, jadi bisa dikirim lewat aplikasi apa pun yang bisa menerima teks: email, SMS, Telegram, LINE, atau DM Instagram. Di Swanvara, kamu menyalin pesan atau link tamu dari menu di baris tamu, lalu menempelnya ke aplikasi pilihanmu. Tamu cukup menekan tautannya, dan undangan terbuka di browser.
- Apakah tamu perlu memasang aplikasi untuk membuka undangan?
- Tidak perlu. Undangan Swanvara adalah halaman web dengan alamatnya sendiri, jadi cukup browser yang sudah ada di ponsel atau laptop tamu. Tidak ada aplikasi yang dipasang dan tidak ada akun yang dibuat.
- Bagaimana dengan tamu yang tidak punya ponsel pintar?
- Tautan tidak bisa menolong mereka, jadi jalurnya lain: telepon langsung, kunjungan, atau secarik kartu cetak sederhana berisi tanggal, jam, dan alamat. Kalau ada anak atau cucu yang dekat dengan mereka, titipkan tautan personalnya ke orang itu. Kehadiran mereka kamu catat sendiri, karena RSVP diisi tamu sendiri dari tautan personalnya.
- Bolehkah kirim link umum ke tamu yang tidak pakai WhatsApp?
- Boleh kalau kamu cuma ingin mengabari. Tapi tamu yang kamu harapkan mengonfirmasi hadir sebaiknya dapat link personalnya, karena RSVP dan buku tamu hanya bisa diisi dari link personal. Link umum hanya bisa dibaca.
- Apakah Swanvara bisa mengirim undangan otomatis lewat email atau SMS?
- Tidak. Swanvara tidak mengirim atau menjadwalkan pengiriman otomatis. Kamu menyalin atau membagikan pesannya sendiri, lalu menekan kirim di aplikasi yang kamu pilih. Yang terisi otomatis di dalam pesan hanya nama tamu, jumlah tamu, dan link personalnya.
Baca juga
Panduan
Cara Membuat Undangan Tujuh Bulanan Digital: dari Mitoni sampai Pengajian
Panduan membuat undangan tujuh bulanan digital: isi yang wajib ada, cara menulis rangkaian siraman atau pengajian, pilihan template, dan langkahnya di Swanvara.
Panduan
Cara Menulis Love Story di Undangan Pernikahan (dengan Contoh)
Cara menulis love story di undangan pernikahan: pilih 3-6 momen, beri judul singkat, tulis 2-4 kalimat, pilih nada, dan tahu apa yang sebaiknya dilewatkan.
Panduan
Cara Menghitung Porsi Katering Pernikahan dari Data RSVP
Cara menghitung porsi katering pernikahan dari RSVP: dari diundang sampai yang datang, buffer prasmanan, gubukan, nasi kotak, dan kapan angkanya dikunci.
Siap membuat undangan kalian sendiri?
Pilih template, isi detail acara, dan bagikan tautannya ke tamu. Semuanya bisa selesai dalam satu sore.
