swanvara

Etiket

Bolehkah Pakai Sneakers dan Jeans ke Kondangan? Kapan Santai Masih Sopan

Boleh pakai sneakers dan jeans ke kondangan? Kadang boleh, di pesta taman atau undangan santai. Di akad dan gedung, naik satu tingkat. Ini cara menimbangnya.

Tim Swanvara
Daftar isi(18)

Boleh atau tidaknya sneakers dan jeans ke kondangan bergantung pada jenis acaranya: di pesta taman atau acara yang undangannya menulis santai biasanya boleh, sedangkan di akad nikah, resepsi gedung, dan acara dengan banyak orang tua dari keluarga inti, keduanya lebih baik diganti. Pegangan yang paling aman: baca dress code di undangan dulu, dan kalau tidak ada, berpakaianlah satu tingkat lebih rapi dari yang kalian rencanakan.

Bayangkan kalian baru pulang kerja dan masih punya waktu satu jam sebelum resepsi. Jeans gelap ada di badan, sneakers putih bersih di kaki, dan celana bahan masih tersimpan di lemari. Apakah kalian perlu pulang dulu? Jawabannya ada di bawah, termasuk situasi yang membuat sneakers justru pilihan paling masuk akal.

Kenapa pertanyaan ini muncul

Banyak undangan modern yang tidak lagi kaku. Resepsi di kafe, pesta kebun, atau syukuran di halaman rumah makin sering. Di acara seperti itu, tamu bergaun panjang dan bersepatu hak justru bisa terlihat berlebihan.

Di sisi lain, kondangan tetap acara yang menghormati dua keluarga. Orang tua, kerabat sepuh, dan tamu undangan sering datang dengan pakaian rapi. Pakaian harian yang terlalu santai bisa dianggap kurang serius menghadiri undangan, walaupun niat kalian tidak begitu.

Jadi yang dinilai bukan sneakers atau jeans-nya, melainkan apakah pilihan kalian pas dengan suasana acara itu. Panduan dress code pernikahan menjelaskan arti tiap kode busana, dari semi-formal sampai garden party. Tulisan ini fokus pada tiga barang yang paling sering membuat ragu: sneakers, jeans, dan polo.

Kapan sneakers, jeans, dan polo masih sopan

Ada beberapa keadaan yang membuat busana santai wajar, bahkan lebih pas.

Pesta taman atau acara luar ruang

Rumput, paving, dan tanah basah tidak ramah untuk hak tinggi atau sepatu kulit yang licin. Di acara seperti ini, sneakers yang bersih dan polos justru sepatu yang praktis. Jeans gelap dengan kemeja linen atau blus rapi juga masuk akal, terutama kalau acaranya siang.

Undangan yang menulis santai

Kalau pasangannya sendiri menulis "santai", "casual", atau "boleh berpakaian nyaman", kalian tidak perlu menebak. Meski begitu, santai di sini bukan berarti kaus oblong. Anggap artinya kemeja atau blus yang rapi, celana yang bersih, dan sepatu tanpa lumpur.

Syukuran kecil dan acara intim

Makan malam keluarga, syukuran setelah akad di rumah, atau resepsi dengan tamu tidak sampai lima puluh orang biasanya lebih luwes. Tetap perhatikan siapa yang hadir. Kalau ada orang tua dan kerabat sepuh, tampil sedikit lebih rapi adalah cara sederhana untuk menunjukkan hormat.

Pernikahan teman dekat yang kalian kenal selera acaranya

Kalau kalian tahu teman kalian menikah di rooftop dengan dress code smart casual, jeans gelap dan loafers atau sneakers kulit polos biasanya aman. Patokan ini hanya berlaku kalau kalian memang kenal acaranya, bukan hasil tebakan.

Kapan sneakers dan jeans dianggap kurang menghormati

Akad nikah

Akad adalah bagian paling sakral, dan keluarga inti biasanya berpakaian paling rapi. Pria lazimnya memakai batik lengan panjang, kemeja, atau baju koko, dan perempuan memakai kebaya atau busana sopan. Jeans dan sneakers akan terlihat mencolok di antara mereka. Untuk panduan lengkapnya, baca etika menghadiri akad nikah.

Resepsi di gedung atau hotel

Ballroom, karpet, dan panggung pelaminan membawa suasana formal. Di tempat seperti ini, sepatu kulit atau flat shoes yang rapi dan celana bahan adalah standar yang tidak pernah salah. Sneakers dan jeans yang kalian pakai ke kantor pun masih bisa dianggap kurang pas.

Ada orang tua dan kerabat sepuh

Pernikahan dengan banyak keluarga besar biasanya punya ukuran kepantasan yang lebih ketat. Orang yang lebih tua sering memandang sepatu dan celana sebagai tanda apakah seseorang bersungguh-sungguh datang. Berpakaian satu tingkat lebih rapi adalah cara termudah supaya tidak disalahpahami.

Kalian bagian dari keluarga, among tamu, atau panitia

Orang yang bertugas di acara, dari penerima tamu sampai keluarga inti, mengikuti seragam atau permintaan keluarga. Pakaian harian tidak masuk hitungan di sini.

Jeans sobek, pudar, atau kaus bergambar

Untuk yang satu ini, hampir tidak ada yang berbeda pendapat. Jeans sobek, sepatu yang kotor, atau kaus bergambar tidak termasuk busana kondangan di acara jenis apa pun, kecuali pasangannya sendiri terang-terangan memintanya.

Aman, hindari, atau tanya dulu

Tabel ini merangkum situasi yang paling sering membuat orang ragu. Anggap sebagai pegangan kasar. Kalau undangannya menyebut dress code, yang tertulis di undangan selalu didahulukan.

Pilihan busanaAcaraPenilaianAlasannya
Sneakers polos dan bersihPesta taman atau acara luar ruangAmanPraktis di rumput, dan sesuai suasana.
SneakersUndangan menulis "santai"AmanPasangannya sendiri yang membolehkan.
Jeans gelap tanpa sobekan + kemeja rapiResepsi siang yang semi-formalTanya duluTergantung seberapa formal acaranya. Kalau ragu, pilih celana bahan.
Polo shirt + celana bahan + sepatu rapiAcara siang yang santaiAmanRapi dan nyaman, kerahnya membuat polo lebih rapi dari kaus.
SneakersAkad nikahHindariKeluarga inti biasanya berpakaian paling rapi.
JeansResepsi gedung atau hotelHindariTerlihat kurang pas di ruang formal.
Jeans sobek atau kaus bergambarAcara apa punHindariTidak termasuk busana kondangan.
Sneakers kulit polosPernikahan teman dengan dress code smart casualAmanMasih termasuk rapi.
Jeans atau sneakersPernikahan dengan banyak kerabat sepuhTanya duluBanyak yang menilai lewat sepatu dan celana.

"Tanya dulu" tidak harus berarti menghubungi pengantin yang sedang sibuk. Bertanya ke teman yang juga diundang, atau melihat foto acara serupa yang pernah dibuat keluarga itu, biasanya sudah cukup.

Pilihan jalan tengah yang jarang salah

Kalau kalian ragu dan tidak sempat bertanya, ada beberapa pilihan yang aman di hampir semua suasana.

  • Celana chino atau celana bahan gelap sebagai ganti jeans. Rasanya hampir sama nyamannya, tetapi kesannya jauh lebih rapi.
  • Loafers, sepatu derby, atau flat shoes sebagai ganti sneakers. Bahannya kulit atau kain polos, dan alasnya tidak tebal.
  • Sneakers kulit putih atau hitam polos, tanpa logo besar dan tanpa noda, kalau acaranya semi-formal dan kalian memang ingin tetap memakai sneakers.
  • Kemeja lengan panjang atau batik sebagai ganti polo. Batik ke kondangan hampir selalu pilihan yang pantas, di acara santai maupun resmi.
  • Blazer ringan atau outer yang bisa kalian pakai dan lepas sesuai suasana. Satu lapis tambahan sering mengubah kesan jeans jadi lebih rapi.
  • Warna gelap dan polos. Kalau kalian tertarik memakai hitam, baju hitam ke kondangan membahas kapan hitam aman dan kapan perlu diberi warna.

Aturan yang dipegang banyak orang: kalau ragu, naik satu tingkat. Tamu yang sedikit lebih rapi jarang dipandang aneh, sedangkan tamu yang terlalu santai bisa jadi bahan omongan.

Langkah sebelum memilih baju

Urutan ini cukup untuk memutuskan dalam beberapa menit.

  1. Buka undangan dan cari bagian dress code. Kalau pasangannya sudah menulis sesuatu, ikuti. Kalau yang tertulis "santai", pilih yang rapi tapi nyaman. Kalau tertulis formal atau batik, abaikan jeans dan sneakers.
  2. Cek acaranya akad, resepsi gedung, atau di luar ruang. Akad dan gedung menuntut lebih rapi. Taman dan halaman lebih longgar.
  3. Pikirkan siapa saja yang hadir. Banyak kerabat sepuh berarti naik satu tingkat.
  4. Lihat sepatu kalian. Sepatu sering jadi pembeda paling cepat. Sepatu yang bersih dan polos masih bisa lolos, sepatu yang kotor atau mencolok tidak.
  5. Kalau masih ragu, ganti satu barang. Menukar sneakers dengan loafers atau jeans dengan chino sudah cukup mengubah kesan keseluruhan.

Untuk pasangan: tulis saja di undangan

Kalau kalian yang menikah dan ingin tamu berpakaian santai, atau sebaliknya ingin mereka berpakaian rapi, satu kalimat di undangan menutup pertanyaan ini dari awal. Tamu tidak perlu menebak, dan kalian tidak perlu menjawab pesan yang sama berulang kali.

Beberapa contoh yang bisa kalian sesuaikan:

Dress code: smart casual. Kemeja atau blus yang rapi, sepatu yang nyaman untuk berjalan di taman.

Dress code: batik atau busana formal. Mohon tidak memakai jeans dan sneakers.

Dress code: santai. Datanglah dengan pakaian yang membuat kalian nyaman. Kami hanya ingin merayakan bersama.

Contoh pertama cocok untuk pesta taman. Contoh kedua untuk resepsi gedung dengan banyak keluarga besar. Contoh ketiga untuk acara intim. Beri alasan kalau perlu, misalnya "acara di halaman, pilih alas kaki yang nyaman", karena dengan alasan, permintaan itu terdengar ramah, bukan seperti larangan.

Di Swanvara, dress code punya bagiannya sendiri di form, namanya Busana tamu, dan bisa kalian nyalakan atau matikan. Kalian mengetik busana yang kalian harapkan, bisa memilih pilihan cepat seperti Formal atau Batik, lalu menambahkan warna tema. Awalnya satu isian berlaku untuk semua tamu, dan lewat "Bedakan untuk pria dan wanita" permintaan untuk pria dan wanita bisa dibuat berbeda.

Kalau acara kalian santai, tulis itu jelas di kolomnya, misalnya "Smart casual, sepatu nyaman untuk di taman". Kalau acara kalian formal, tulis "Formal, mohon tidak memakai jeans dan sneakers". Bagian ini sudah ada di paket Lite (Rp 99rb, dibayar sekali per undangan). Isi undangan tetap bisa kalian ubah setelah dibagikan, jadi kalau lokasinya pindah ke dalam ruangan karena hujan, tamu yang membuka link yang sama melihat versi terbarunya. Detail paket lain ada di halaman harga.

Untuk pernikahan di taman, Verdant dirancang untuk acara luar ruang. Latarnya krem dengan hijau sage dan foto dalam bingkai polaroid, dan kalau kalian mengisi Busana tamu, warna temanya tampil sebagai daun-daun kecil berwarna di bagian dress code. Template lain bisa kalian lihat di galeri template.

Langkah berikutnya

Pilih template dari galeri template, isi formnya, lalu lihat preview-nya sebelum membayar. Pembayaran adalah langkah terakhir sebelum undangan terbit. Setelah itu, bagikan link pribadi ke tiap tamu lewat tombol Kirim via WhatsApp di daftar tamu, dan isi Busana tamu supaya tidak ada yang datang dengan tebakan.

Template

Template yang dibahas di artikel ini

Buka halamannya untuk melihat contoh lengkap dan detail desainnya.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Bolehkah pakai sneakers ke kondangan?
Boleh kalau acaranya jelas santai, misalnya pesta taman, syukuran kecil, atau undangan yang menulis dress code santai. Untuk akad nikah dan resepsi di gedung atau hotel, sneakers sebaiknya diganti sepatu kulit, loafers, atau flat shoes. Kalau ragu, naik satu tingkat dari yang kalian rencanakan.
Bolehkah pakai jeans ke kondangan?
Jeans gelap tanpa sobekan, dipadukan dengan kemeja rapi atau blazer, masih wajar di resepsi santai dan pesta taman. Untuk akad, resepsi gedung, atau acara yang ada orang tua dari keluarga inti, celana bahan lebih pantas. Jeans sobek atau pudar sebaiknya ditinggal di rumah.
Apakah polo shirt boleh dipakai ke kondangan?
Boleh untuk acara siang yang santai, dengan celana bahan dan sepatu yang rapi. Polo bukan pilihan yang aman untuk akad atau resepsi formal, karena kerahnya tidak setegas kemeja. Kemeja lengan panjang atau batik hampir selalu lebih pas.
Bagaimana kalau undangannya tidak menyebut dress code?
Anggap acaranya semi-formal dan berpakaian satu tingkat di atas kebiasaan kalian sehari-hari. Tanpa petunjuk dari undangan, memakai pakaian yang sedikit lebih rapi hampir tidak pernah jadi masalah, sedangkan yang terlalu santai bisa terlihat kurang menghormati.
Di mana tamu bisa melihat dress code dari pengantin?
Di undangan digital, dress code biasanya punya bagian sendiri. Di Swanvara, pasangan mengisinya di bagian Busana tamu, berisi busana yang diminta dan warna tema. Judulnya di undangan mengikuti template, misalnya Dress Code atau Kode Busana. Bagian ini hanya tampil kalau pasangannya mengisinya, jadi buka undangannya dan baca dulu sebelum memilih baju.

Baca juga